Riders on the Storm: 4 Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

Aman Berkendara

Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada umumnya, dalam kondisi normal, musim penghujan akan terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun. Buatmu yang sering berlalu-lalang memacu kendaraannya di musim hujan, yuk simak tips berikut ini biar aman berkendara — mirip judul lagunya The Doors: Riders on the Storm!

Seperti yang diketahui, kepesatan peningkatan jumlah penduduk dan kawasan pemukiman yang semakin meluas semakin mengurangi area yang sebelumnya difungsikan sebagai daerah resapan air.

Dengan berkurangnya daerah resapan air tersebut, apabila terjadi hujan deras dalam durasi yang cukup lama, air akan menggenang tinggi di beberapa area yang menjadi akses kendaraan bermotor.

Ini sudah menjadi salah satu masalah yang lumrah dialami oleh para pengendara kendaraan bermotor pada musim hujan. Dalam kondisi tersebut, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor untuk menjaga performa kendaraannya dan agar tetap aman berkendara dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Cek Kondisi Cuaca

Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya untuk memastikan bahwa jalan yang dilalui tidak sedang dalam cuaca yang buruk.

Anda dapat memeriksa kondisi cuaca menggunakan aplikasi ramalan cuaca atau kondisi cuaca terkini di smartphone.

Selain itu, ada beberapa sumber seperti laman berita daring yang biasanya memberikan informasi mengenai kondisi cuaca terkini atau dari informasi kerabat yang sedang berada di lokasi tujuan Anda.

Namun, perlu diketahui juga bahwa kondisi cuaca tidak bisa diduga. Tapi ada baiknya apabila Anda lebih waspada dan melakukan persiapan cadangan sebelum melakukan perjalanan.

Cek Kondisi Kendaraan

Dalam kondisi cuaca seperti apapun, memeriksa kondisi kendaraan perlu dilakukan. Lakukan pemeriksaan dasar seperti memastikan tekanan ban cukup, bahan bakar yang memadai, lampu-lampu kendaraan dalam kondisi menyala, dan sebagainya.

Dalam kondisi hujan yang deras, jarak pandang akan menjadi lebih terbatas. Oleh karena itu, lampu-lampu kendaraan bermotor seperti lampu senja atau Daytime Running Light (DRL), lampu utama, lampu sein, dan lampu rem menjadi kelengkapan yang mutlak berfungsi untuk keselamatan berkendara disaat hujan.

Lampu akan membantu pengguna jalan lainnya untuk mengetahui posisi Anda sehingga mereka dapat menjaga jarak yang aman.

Hindari Genangan Air agar Tetap Aman Berkendara

Apabila hujan terjadi dalam durasi yang cukup panjang, biasanya akan menimbulkan genangan air yang tentunya menghambat kelancaran lalu lintas karena pengguna jalan akan berjalan lebih pelan daripada dalam kondisi cuaca cerah.

Anda sebaiknya bisa mengetahui kondisi jalanan yang tergenang dari jarak yang ideal supaya bisa mengambil tindakan seperti beralih ke jalan alternatif atau berteduh di tempat yang aman.

Jangan memaksakan kendaraan Anda untuk melewati genangan, terutama genangan yang tingginya sudah melebihi setengah dari tinggi ban kendaraan Anda.

Genangan tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan beberapa komponen yang terdapat pada kendaraan dan dapat menyebabkan kerusakan fatal.

Perlu diingat juga, walaupun kendaraan Anda dilindungi oleh asuransi, pihak asuransi memiliki ketentuan dan batas tertentu yang akan mereka tanggung untuk kendaraan Anda.

Jangan pernah menerobos genangan air dengan sengaja, karena klaim Anda bisa gugur dan tidak ditanggung oleh pihak asuransi.

Apabila Anda sudah terjebak dalam kondisi macet sehingga kendaraan yang Anda kendarai terendam air, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mematikan mesin dan memutuskan kontak listrik seperti aki yang terdapat pada kendaraan Anda.

Gunakan jasa derek atau bantuan orang sekitar untuk menarik kendaraan Anda dari genangan. Jangan pernah menghidupkan mesin kendaraan dalam kondisi kendaraan terendam!

Cuci Bagian Kolong Kendaraan

Setelah sampai di tujuan, bersihkan bagian bawah kendaraan dengan menggunakan air bersih. Bagian rem juga perlu dibersihkan karena apabila kendaraan melewati genangan, biasanya ada pasir dan tanah yang tersangkut di bagian rem.

Hal ini dapat memperpendek usia rem kendaraan dan berbahaya untuk keselamatan pengendara. Selain bagian rem, ruang mesin bagian bawah juga perlu dibersihkan untuk melindungi dari terjadinya penimbunan kerak di ruang mesin. Apabila memungkinkan, bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Sering Cuci Hidrolik Kendaraanmu? Ini Risiko dan Bahayanya!

Cuci Hidrolik

Rajin mencuci tanda pemilik sayang sama mobilnya. Namun, kalau cuci hidrolik tanpa ditutup dengan perilaku benar ternyata malah bisa bikin kendaraan punya risiko terkena penyakit tersendiri.

Nah, sebelum bahas risikonya, ketahui dulu kalau lift hidrolik itu fungsinya seperti dongkrak. Alat ini bakal mengangkat mobilmu ke atas, dan menahannya selama beberapa menit sampai akhirnya mobil selesai dicuci.

Ketika mobil didongkrak dan dibiarkan dalam waktu lama, pasti ada tekanan juga di bagian kaki-kaki. Biar jelas, yuk kita simak ulasan soal risiko keseringan cuci mobil hidrolik.

1. Cuci hidrolik melemahkan komponen suspensi

Ketika mobilmu menggantung di atas hidrolik, maka spooring pun bisa berubah. Salah seorang pemilik bengkel cuci hidrolik di Jakarta Timur juga membenarkan hal ini. Jika pemilik mobil terlalu sering mencuci mobilnya dengan hidrolik, maka selain spooring berubah, suspensi depan mobil bisa terkunci.

Penyakit ini umumnya dialami oleh mobil-mobil yang usianya sudah di atas lima tahun. Sebab, kerusakan shockbreaker sebagian besar dipicu oleh umur pakainya, bukan jarak tempuh mobil yang bersangkutan.

Lantas kalau mobilmu masih baru, apakah boleh sepuasnya cuci hidrolik? Untuk mobil yang usianya masih di bawah lima tahun sih gak masalah didongkrak ratusan kali, tapi sebisa mungkin dijaga saja deh kesehatan shockbreaker-nya.

Biaya ganti shockbreaker juga gak murah, lho! Untuk satu shockbreaker kurang lebih harganya di kisaran Rp 700 ribuan, atau bahkan bisa lebih tergantung merek sparepart apa yang kamu gunakan.

2. Potensi mobil jatuh

Sudah sering dong baca berita seputar mobil jatuh dari lift hidrolik pas lagi dicuci? Kalau kejadiannya seperti ini, pasti bikin geger semua yang ada di bengkel. Intinya sih, potensi mobil jatuh saat didongkrak tetap ada dan biasanya disebabkan karena human error.

Yang jelas, ketika mobil jatuh, potensi kerusakannya juga beragam. Kalau jatuhnya menyamping, maka sudah pasti kaca spion hancur dan body mobil pun penyok atau ringsek.

Jika kondisinya seperti ini, ada dua pilihan yang bisa kamu lakukan, yaitu membawanya ke bengkel resmi atau bengkel body repair umum. Harga perbaikan di bengkel resmi sudah pasti lebih mahal, sebaliknya di bengkel umum lebih murah. Namun, kualitas bengkel umum gak bisa dijamin bagus. Ada yang bisa sempurna, ada juga yang mengecewakan.

Kalau sudah parah, biaya yang kamu keluarkan bisa mencapai Rp 25 jutaan, lho! Itu adalah biaya perbaikan body sekaligus dengan pengecatannya. Kalau sudah ringsek, proses perbaikannya memakan waktu selama sebulan.

Kiat Supaya Cuci Hidrolik Kendaraan Tetap Aman

Nah setelah tahu dengan risiko di atas, masih mau cuci mobil hidrolik gak nih? Gak perlu kapok sih, cuci hidrolik itu bermanfaat kok sebenarnya. Tapi biar lebih aman, pastikan kamu melakukan hal ini:

1. Usahakan memilih bengkel cuci hidrolik dengan lift tipe “H”

Sebelum nyuci, lihat dulu lift hidrolik di bengkel cucinya. Lift hidrolik itu ada dua, yakni yang berbentuk huruf X dan yang berbentuk huruf H. Kalau yang X hanya bisa menopang chassis, jadi lift akan berfungsi layaknya dongkrak. Sementara itu yang tipe H bisa menopang ban mobilmu.

Buat mekanik, menempatkan mobil di hidrolik tipe X tentu lebih susah. Karena kalau gak presisi, bisa-bisa mobilnya miring dan jatuh. Sementara kalau tipe H lebih mudah. So, kalau memang bengkelnya punya hidrolik tipe H, kamu bisa lebih lega deh cuci mobilnya.

2. Lindungi mobilmu dengan asuransi

Kalau mobil terjatuh dari lift hidrolik, apakah bisa diklaim asuransi? Jawabannya adalah bisa. Hak tuntut pemilik mobil akan dialihkan ke pihak asuransi, jadi yang akan menuntut bengkel cuci mobil itu ya dari asuransinya.

Seperti diketahui, di wilayah Jakarta, jasa cuci hidrolik harganya kurang lebih Rp 45 ribuan, sedangkan kalau non-hidrolik (cuci biasa) bisa Rp 35 ribu. Bahkan yang Rp 25 ribu pun masih ada lho kalau kamu pintar nyari tempatnya.

Kalau keseringan bayar Rp 45 ribu tapi risikonya seperti itu, pikir-pikir lagi deh. Lebih baik cuci hidroliknya dua kali dalam sebulan saja bukan? Atau malah cuci sendiri aja biar lebih hemat.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Beli Hunian Bekas Bisa Bikin Untung, Kalau Sudah Cek 5 Hal Ini

Hunian Bekas

Beli hunian bekas itu harus seperti cari pacar. Semuanya dicek, dari yang kelihatan di depan mata sampai yang di belakang layar alias “disembunyi-sembunyiin”.

Ada lho orang jual hunian bekas tetap mengakunya sudah siap dihuni tapi ternyata rusak di sana-sini. Begitu rumah atau apartemen sudah dibeli, baru ketahuan. Kamu tentunya gak mau mengalami hal seperti itu, kan?

Makanya, simak dulu tips dari UrbanLife.id untuk beli hunian bekas berikut ini biar gak rugi.

1. Pintu dan jendela

Rumah gak lengkap kalau gak ada pintu dan jendela. Tapi wujud berupa daun pintu dan jendela saja gak cukup.

Cek dua komponen penting itu dengan detail. Lihat engselnya, apakah ada bagian yang lepas. Selain itu, buka-tutup pintu dan jendela gampang atau gak.

Bisa jadi engsel sudah rusak, sehingga pintu atau jendela gak bisa tertutup rapat. Jika engsel berbunyi ketika dibuka atau ditutup, bisa diatasi dengan memberikan cairan pelumas.

Lubang kunci juga mesti dicermati. Apakah susah memutar anak kunci? Handle atau pegangan juga harus dicek. Jangan-jangan pas dipegang untuk buka-tutup langsung lepas.

Bila perlu diganti, bisa minta si pemilik untuk mengganti dulu komponen yang rusak. Apalagi bila banyak jendela dan pintu yang demikian.

Makanya, nanti kalau kamu udah punya rumah, jangan malas merawatnya ya. Nanti susah sendiri kalau mau jual, lho!

2. Atap

Wah, repot dong kalau atap rumah bocor nanti banjir di dalam rumah dong! Atap bocor adalah masalah yang bikin kesel, terutama saat musim hujan.

Membetulkan atap yang bocor gak gampang, lho! Biayanya pun bisa bikin rugi. Terlebih bila kita gak punya pengalaman jadi tukang. Makanya, saat beli hunian bekas, pastikan dulu seluruh atap solid tanpa lubang sedikitpun.

Biasanya, sering jadi persoalan adalah rembesan yang gak kelihatan. Dalam hal ini, bisa minta jaminan ke pemilik rumah itu bahwa gak ada kebocoran atau ada yang rembes. Bila kelak diketahui ada, si penjual hunian bekas itu mesti bertanggung jawab menambalnya.

3. Saluran air

Bapak Presiden Jokowi saja gak segan blusukan sampai ke selokan, masa kamu males periksa saluran air buat rumahmu? Ada setidaknya dua saluran air yang harus dicek.

Pertama, saluran keran kamar mandi hingga wastafel. Pastikan air mengalir lancar dan tak ada kotoran berupa remahan tanah atau pasir. Bila aliran tersendat, ada kemungkinan saluran mampet.

Kalau ada remahan tanah atau pasir, ini mengindikasikan adanya kebocoran pipa. Ini berbahaya, karena bisa membuat tagihan air melonjak lantaran air merembes keluar. Air yang kita gunakan pun jadi kotor.

Saluran kedua adalah sink atau pipa pembuangan tempat cucian. Sink yang mampet bakal bikin kita repot karena harus panggil tukang sedot dan bahkan membongkar keramik untuk mencari titik yang mampet.

Coba menyalakan air di sink dan biarkan air mengalir selama setidaknya satu menit. Seharusnya air gak menggenang di sink kalau saluran lancar.

4. Rayap

Ini nih penyakit mematikan yang gak kelihatan saat beli hunian bekas. Seringkali jadi poin penentu, kira-kira berharga gak ya beli hunian bekas kalau kayu-kayunya sudah pada lapuk? Soalnya kalau mesti renovasi, biayanya juga lumayan kan.

Bila konstruksi hunian sebagian besar masih berbahan kayu, rayap adalah bahaya yang amat mengancam. Kayu kaso dan reng di atap, misalnya, mesti dipegang untuk mengetahui apakah sudah lapuk dimakan rayap. Artinya, mesti naik ke langit-langit untuk memastikannya.

Komponen kayu lain yang sering jadi korban rayap adalah kusen. Salah satu cara mendeteksi rayap adalah adanya suara dari dalam kayu. Bila ada suara, coba semprot dengan semprotan anti-nyamuk untuk melihat ada-tidaknya rayap yang keluar dari sana.

5. Lubang tikus di hunian bekas

Kita tentunya gak mau bahan pangan habis diserbu tikus setelah beli hunian bekas itu. Makanya, periksa baik-baik bagian atap dan dekat dapur.

Lokasi-lokasi itu sering dilubangi tikus sebagai pintu masuk ke rumah. Sebaiknya minta lubang itu ditutup atau bagian yang berlubang diganti seluruhnya.

Meski begitu, memang tikus adalah masalah yang kerap dihadapi semua orang. Apalagi di permukiman padat penduduk. Setelah ditutup, bukan jaminan tikus gak bakal datang lagi.

Hunian bekas sering jadi pilihan ketika gak berhasil dapet rumah baru di lokasi yang diinginkan. Di Jakarta, misalnya, rumah dan apartemen baru lebih sering dibangun di daerah pinggiran.

Bila ingin cari di tengah, pilihan yang paling memungkinkan adalah rumah atau apartemen bekas. Tetapi ingat, meski jadi pilihan terakhir, tetap harus cermat saat beli hunian bekas biar gak rugi.

Lima hal di atas belum mencakup sertifikat ya. Bila hendak beli hunian bekas, pastikan pula gak ada sengketa agar nanti gak terlibat masalah saat sudah ada deal dengan si penjual.

Satu lagi nih, beli hunian bekas juga tetap bisa pakai KPR (Kredit Pemilikan Rumah), lho! Tetapi hati-hati, ketahui dulu prosedur dan tahapan yang mesti dilalui untuk mendapatkan fasilitas kredit yang satu ini ya. Soalnya, KPR buat hunian bekas beda sama rumah atau apartemen baru.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Mau Cari Uang Tambahan? Bikin Bisnis Sewa Kamar di Hunianmu Saja!

Sewa Kamar

Ruangan di rumah atau apartemen bisa menjadi investasi properti yang menguntungkan, apalagi kalau hunianmu itu masuk dalam segmen menengah atas. Sama halnya seperti unit ruko, ruangan di hunianmu pun bisa juga dijadikan bisnis sewa kamar, lho! Ya, hitung-hitung sebagai uang tambahan untuk melunasi cicilan hunianmu dengan cepat.

Menurut Airbnb, ada tiga cara untuk mencari uang tambahan, antara lain:

Sewakan Ruang atau Kamar Ekstra untuk Bisnis Sewa Kamar

Misalkan kamu memiliki kamar kosong, kamu bisa membuat semacam kos harian atau guest house. Harga sewa per hari bisa kamu banderol Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu. Lumayan kan bisa menambah pemasukan dari bisnis sewa kamar ini.

Menjadi Tuan Rumah bagi Pelancong

Banyak pelancong dari luar negeri yang mencari kamar atau rumah sewa lewat situs Airbnb. Mereka bisa saja tertarik pada rumah atau apartemenmu. Namun, bisa saja tidak disewa setiap hari.

Gak ada salahnya kalau kamu sesekali mengorbankan sebuah kamar yang masih digunakan untuk mendapatkan uang tambahan. Semisal kamar anak. Si anak bisa kamu tempati di kamarmu dulu untuk sementara.

Pengalaman Unik Tuan Rumah

Ceritakan kegemaran dan keahlianmu sebagai tuan rumah atau keistimewaan dari tempat tinggalmu. Dengan menceritakan pengalaman unik, para pelancong mancanegara akan tertarik untuk menginap di hunianmu. Menjadi host yang baik sangatlah penting untuk memastikan tamu kamu mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat menginap di tempat kamu.

Cara Mendaftarkan Tempat Kamu di AirBnB

Pertama-tama, masuk ke AirBnB dan sign-up. Setelah sign-up, isi sebanyak mungkin informasi profil kamu, termasuk pasang foto profil yang jelas (tampak wajah). Ini penting supaya orang percaya bahwa profil kamu adalah real person dan terlihat berkomitmen menyediakan servis yang baik.

Selanjutnya, kamu siap untuk menambahkan tempat kamu (kamar/rumah/apartemen) ke dalam daftar AirBnB. Catatan saja, kamu tidak perlu selalu punya ‘tempat untuk disewakan’ tersedia kapan pun (ALL THE TIME) — kamu bisa memilih tanggal yang cocok untuk sewakan tempat kamu. Klik tombok “menjadi tuan rumah” di bagian atas layar dan kemudian “tambahkan iklan baru”.

Cara Menentukan Harga

Kamu bebas menentukan harga untuk kamar kamu di AirBnB, dan kamu juga bisa membedakan harga untuk weekends, hari libur atau hari khusus lainnya. Tapi menemukan harga yang kompetitif bukanlah hal yang mudah.

Pertama-tama, kamu harus tahu harga sewa untuk properti yang mirip punya kamu di AirBnB. Penting juga buat kamu untuk membandingkan harga sewa properti kamu dengan hotel yang selevel di area kamu karena tamu juga biasanya membanding-bandingkan harga AirBnB dengan harga hotel sebelum booking.

Dari sana barulah kamu menentukan harga yang kompetitif — dengan kata lain, harga yang lebih bagus dari kamar lain dengan kualitas yang mirip.

Kalau kamu baru mulai menyewakan properti di AirBnB, biasanya lebih baik memulai dengan memberikan harga diskon agar mendapatkan review yang positif. Setiap tamu yang puas akan menambahkan bintang. Rating bintang inilah yang nantinya jadi faktor penentu bagi tamu selanjutnya.

Tapi mendapatkan tamu pertama bisa jadi sulit (karena belum ada rating/review), oleh karena itu taktik yang bisa digunakan adalah dengan memasang harga murah yang tidak bisa dikalahkan — setidaknya sampai kamu dapat cukup booking dan kami bisa menaikkan harga ke harga normal. Ini merupakan pendekatan yang biasa dilakukan oleh hotel saat pembukaan dengan memberikan rate khusus.

Saat periode sibuk, kamu bisa menaikkan harga. Tanggal-tanggal penting biasanya sekitar Lebaran, tapi bisa juga di tanggal-tanggal merah lainnya juga. Kamu harus mencoba-coba untuk menentukan harga terbaik untuk properti kamu. Tapi ada juga orang-orang yang mendapatkan banyak sekali keuntungan dari tanggal-tanggal merah tersebut sehingga mereka cuma buka properti mereka saat periode sibuk saja.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Kids Zaman Now Perlu Terapkan 7 Resep Kantong Sehat Ini

Kids Zaman Now

Masa muda Kids Zaman Now kadangkala diidentikkan dengan masa foya-foya. Kesenangan menikmati gaji pertama. Kebebasan karena belum memiliki tanggungan keuangan yang banyak, dan lain sebagainya. Namun, tidak jarang anak muda bablas mengabaikan pengelolaan keuangan yang baik sehingga terjerat masalah finansial.

 

Akhirnya, banyak cerita anak muda terjerat utang piutang, anak muda yang tidak memiliki aset sama sekali karena uangnya habis untuk gaya hidup, dan lain sebagainya.

Nah, sebagai kids zaman now, Anda tidak bisa terus terusan mengabaikan pentingnya pengelolaan keuangan. Jangan sampai ketika usia beranjak semakin tua, Anda baru sadar telah melakukan banyak kesalahan pengelolaan keuangan.

Simak 7 hal yang perlu Anda perhatikan tentang pengelolaan keuangan yang sehat menurut HaloMoney.co.id:

  1. Gunakan kartu kredit dengan cara yang benar

 

Anak muda zaman sekarang sudah banyak yang akrab dengan kartu kredit. Nah, agar terhindar dari masalah kartu kredit, Anda perlu mengingat selalu bahwasannya fungsi kartu kredit yang terutama adalah sebagai alat transaksi nontunai, bukan sebagai tambahan pendapatan. Biasakan membayar penuh tagihan kartu kredit dan jangan memakai kartu kredit bila Anda tidak yakin bisa membayarnya saat tagihan tiba.

 

Baca juga: Cari Pinjaman Uang Online? Ini Pilihan Mudah buat Kamu

 

  1. Bangun reputasi kredit yang bagus

 

Perjalanan masih panjang bagi Anda. Di masa mendatang, Anda akan menemukan berbagai macam kebutuhan keuangan yang memaksa Anda memakai pinjaman. Maka itu, selagi muda, mulailah membangun reputasi kredit yang baik sehingga kelak saat membutuhkan pinjaman, Anda tidak akan kesulitan mendapatkan akses. Cara mudah membangun reputasi kredit salah satunya adalah dengan memakai kartu kredit dengan bijak.

 

  1. Tidak perlu terburu membeli mobil

Membeli mobil dengan uang tunai membutuhkan uang yang tidak sedikit. Sedangkan opsi membeli mobil memakai kredit mobil, bukanlah cara tepat membelanjakan penghasilan Anda. Beli mobil memakai cicilan hanya akan menjadi tindakan konsumtif karena nilai mobil Anda terus menurun sedangkan cicilan yang Anda tanggung nilainya tetap. Bila memang ada kebutuhan transportasi, manfaatkan saja transportasi publik dan platform transportasi on-demand yang saat ini banyak tersedia. Anda bisa memakai penghasilan Anda untuk hal lain yang lebih produktif, misalnya, membeli rumah.

  1. Berinvestasi tidak perlu menunggu kaya

 

Siapa bilang investasi hanya untuk mereka yang memiliki uang lebih? Sedari mula Anda memiliki penghasilan, walau usia Anda masih muda, mulailah berinvestasi sejak sekarang. Semakin awal Anda berinvestasi, Anda bisa memetik hasilnya kelak dengan lebih optimal. Saat ini ada banyak pilihan produk investasi yang terjangkau. Mulai dari reksadana, saham, sampai investasi properti.

 

 

  1. Hindari jebakan gaya hidup

 

Menikmati hidup itu sah-sah saja, misalnya dengan rutin berlibur, atau nongkrong bersama teman-teman satu geng. Namun, tidak perlu berlebihan dan memaksakan diri juga sehingga menguras uang Anda. Buatlah budget khusus untuk kebutuhan yang sifatnya “gaya hidup” tersebut dan berusahalah tidak melampaui anggaran yang telah Anda tetapkan. Tanpa langkah itu, bisa-bisa penghasilan Anda hanya akan habis untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif dan selebrasi.

 

Baca juga: Kredit Usaha Tanpa Syarat Ribet dari Empat Bank

 

 

  1. Paksa diri menabung sebisanya

 

Setiap kali mendapatkan penghasilan, sisihkan sebagian untuk Anda tabung. Tabungan itulah yang akan menjadi bagian dari dana darurat Anda. Dengan menyiapkan tabungan, Anda bisa mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan mendadak di masa mendatang sehingga tidak perlu langsung berutang.

 

  1. Pikirkan untuk menyicil rumah

 

Membeli properti, apakah itu rumah atau apartemen, dapat menjadi pilihan terbaik untuk berinvestasi bagi kids zaman now. Harga properti hampir selalu naik dalam jangka panjang sehingga menyicil pembelian properti bisa dikategorikan sebagai kredit produktif. Properti yang Anda beli dapat Anda gunakan sendiri, disewakan atau kelak dijual sehingga Anda dapat menikmati capital gain. Manfaatkan kredit pemilikan rumah dan anggaplah cicilan KPR Anda tiap bulan tersebut sebagai bentuk cicilan investasi masa depan.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan HaloMoney.

4 Produk Keuangan Wajib Dimiiki Setelah Menikah

setelah menikah

Menikah tidak hanya menuntut seseorang untuk memiliki kesiapan dalam segi mental saja, tapi finansial yang sehat pun menjadi sebuah keharusan. Sebab sebelum atau pun setelah menikah, finansial akan menjadi persoalan yang krusial.

Salah satu cara mempersiapkan diri sebelum menikah sebenarnya tidak hanya uang, tapi memiliki sejumlah produk keuangan. Lengkapilah diri Anda dengan empat produk keuangan ini agar setelah menikah, Anda bisa menjalani hari-hari bersama pasangan Anda dengan lebih bahagia.

Berikut ini empat produk keuangan yang wajib Anda miliki setelah menikah:

Asuransi Kesehatan

Menikah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, Anda harus memastikan dana yang sudah disiapkan tidak terpangkas untuk kebutuhan yang lain. Begitu juga setelah pernikahan, pastikan bahwa Anda tidak menghamburkan uang yang sudah disimpan untuk menopang kehidupan ke depannya. Nah jika Anda sudah memiliki asuransi kesehatan, uang yang Anda simpan tidak akan terganggu untuk menanggung biaya pengobatan.

Pilihlah asuransi kesehatan yang bisa menutup risiko kesehatan Anda dan istri dalam satu produk. Dan setelah buah hati Anda lahir, asuransi tersebut dapat diperluas ke anak anda dengan membeli asuransi tambahan atau rider.

Baca juga: Pinjaman Uang Online dari Berbagai Bank yang Bisa Kamu Manfaatkan

Asuransi Jiwa

Banyak orang yang lupa memiliki asuransi jiwa setelah menikah. Langkah ini cukup berisiko sebenarnya. Sebab tanpa asuransi jiwa keluarga Anda tidak dapat perlindungan dari risiko kematian. Risiko ini bisa terjadi kapan saja, bahkan di usia muda sekalipun. Jadi sebelum dan sesudah Anda menikah memilikilah asuransi jiwa. Asuransi jiwa sebaiknya cukup dibeli atas nama suami, bukan istri. Jika suami, sebagai pencari nafkah meninggal dunia, maka istri dan anak akan menjadi ahli waris.

Investasi

Mengumpulkan dana pernikahan melalui produk investasi seperti deposito, saham atau reksa dana akan lebih menguntungkan dari sekadar tabungan. Sebab, uang yang disimpan dalam produk investasi memiliki kencenderungan bertambah. Dengan memiliki produk investasi setelah menikah, Anda sudah menyiapkan rencana keuangan jangka panjang bersama pasangan. Pilihlah produk investasi yang rutin Anda top up setiap bulan sesuai kemampuan. Pertimbangkan sisi keamanannya,  namun tetap memberikan imbal hasil atau keuntungan yang cukup atas simpanan pokok Anda.

Alat Bantu Transaksi Seperti Kartu Kredit

Mungkin, Anda akan berpikir apa hubungannya kartu kredit dengan pernikahan. Kartu kredit ini bisa digunakan untuk membantu memudahkan transaksi sesudah menikah. Pada saat semua penghasilan bulanan Anda habis terpakai untuk kebutuhan keluarga, namun Anda membutuhkan kredit talangan untuk suatu kebutuhan penting. Maka kartu kredit bisa menjadi dana darurat yang bisa digunakan. Dengan catatan, Anda melunasi penuh di bulan depan setelah gajian agar tidak terkena bunga, atau mengubahnya menjadi cicilan tetap agar keuangan Anda tidak terganggu. Jangan lupa Anda harus menggunakan kartu kredit dengan bijak, agar tidak terjerat dalam hutang.

Selain kartu kredit perbankan, kini telah berkembang kartu kredit virtual yang bisa Anda gunakan untuk berbelanja online. Tanpa perlu kartu kredit berbentuk fisik, Anda bisa membeli dengan cicilan dengan bunga tertentu atau tanpa bunga sepeserpun jika Anda melunasinya sebelum 30 hari.

Baca juga: Kartu Kredit Virtual Bebas Bunga Hingga 30 Hari

Itulah produk keuangan yang wajib dimiliki sebelum menikah. Perlu Anda tekankan bahwa menikah bukan untuk waktu yang sebentar, jadi Anda harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Gunakan situs HaloMoney.co.id untuk membandingkan dan mengajukan kartu kredit dan pinjaman tanpa agunan dari berbagai bank.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan HaloMoney.

3 Pertimbangan Penting Sebelum Anda Menabung di Deposito

Bunga Deposito

Deposito masih menjadi tempat favorit bagi masyarakat dalam menyimpan uang di bank. Anda mau menambah tabungan dari bunga deposito? Baca pertimbangan ini dulu sebelum kamu menempatkan dana di deposito.

Lihat data terbaru dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Total simpanan di bank umum per Agustus 2017 mengalami peningkatan sebesar 0,37%, dari Rp 5.123,27 triliun di bulan Juli 2017 menjadi Rp 5.142,25 triliun di bulan Agustus 2017.

Dilihat dari jenis simpanan, jenis simpanan yang jumlah rekeningnya mengalami kenaikan paling tinggi adalah tabungan. Kenaikannya mencapai 0,02% dari 215.540.448 rekening di bulan Juli 2017, menjadi 220.096.828 rekening di bulan Agustus 2017. Sedangkan dari sisi kenaikan nominal simpanan,  tertinggi adalah deposito, yaitu sebesar 1,87%, dari Rp 2.274,19 triliun di bulan Juli 2017 menjadi Rp2.316,63 triliun di bulan Agustus 2017.

Data dari situs Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang keluar awal Oktober ini menunjukkan masyarakat masih menyimpan dananya di instrumen investasi yang sederhana.  Padahal masih tersedia beragam instrumen investasi lain yang bisa menjadi alternatif. Sebut saja, reksadana, obligasi ritel, dan saham.

Sebelum kamu ikut membenamkan dana ke deposito, kenali dulu kelebihan dan kekurangan instrumen investasi ini.

Dijamin pemerintah

Deposito masuk dalam kategori simpanan masyarakat yang dijamin oleh pemerintah, di samping  tabungan, giro, di bank umum maupun di bank syariah. Simpanan masyarakat yang dijamin sepanjang nilainya tidak lebih dari Rp 2 miliar, tercatat resmi di sistem pembukuan bank, dan imbal hasil atau bunga simpanan tidak melebihi suku bunga penjaminan.

Sejak 15 September 2016 sampai 15 Januari 2017, batasan maksimal suku bunga penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ialah 6,25% di bank umum, 0,75% untuk simpanan valas, dan 8,75% di Bank Perkreditan Rakyat. Jika suku bunga yang diberikan lebih dari suku bunga penjamin, simpanan Anda tidak dijamin.

Baca juga: Pinjaman Uang Online yang Bisa Kamu Manfaatkan Sekarang

Relatif aman, tapi terlalu sederhana

Deposito cukup disukai karena relatif aman. Nilai simpanan deposito tidak terganggu oleh gonjang-ganjing yang terjadi di pasar keuangan. Berbeda dengan saham atau reksadana yang harganya berfluktuasi, dana deposito tidak akan berfluktuasi.

Saat terjadi guncangan di pasar keuangan, Anda perlu mencermati nilai simpanan yang dijamin pemerintah.  Apakah pemerintah masih menjamin simpanan Anda atau tidak? Pada 2008, pemerintah pernah menurunkan nilai simpanan yang dijamin menjadi Rp 100 juta per orang, lalu mulai 13 Oktober 2008 dinaikkan menjadi Rp 2 miliar.

Tetapi Deposito dinilai sebagai tempat  investasi yang sederhana karena suku bunga atau imbal hasilnya terbilang rendah, hanya sedikit di atas tabungan, dan di bawah investasi lain seperti obligasi ritel.

Suku bunga tabungan saat ini berkisar 0% hingga 2,5%. Sedangkan deposito berkisar 4,5% hingga 7% tergantung bank yang Anda pilih, nilai tabungan dan lamanya waktu penyimpanan. Bandingkan dengan suku bunga reksadana yang bisa mencapai 15% – 20% per tahun secara konservatif.

Suku bunga Deposito sangat bergantung pada naik turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia, namanya Seven Days Repo Rate. Jika suku bunga acuan BI dalam tren turun seperti saat ini, imbal hasil deposito pun cenderung akan dipangkas.

Baca juga: Kredit Cepat Bebas Bunga Selama 30 Hari

Bebas biaya administrasi, tapi…

Simpanan dana di deposito bebas biaya administrasi karena kamu mengunci dana Anda dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan di tabungan, Anda dapat dengan mudah menggunakan simpanan Anda sehingga Anda bebas menggunakan dana Anda sehingga Anda terkena biaya administrasi, selain pajak atas bunga tabungan.

Meski bebas biaya administrasi, deposito terkena pajak penghasilan (PPh) atas bunga deposito. Besarannya, deposito di dalam negeri yang dananya bukan berasal dari hasil ekspor, dikenakan PPh sebesar 20% dari nilai bunga deposito.

Sedangkan deposito dalam mata uang rupiah yang berasal dari devisa ekspor, dikenakan PPh final sebesar 7,5% dari nilai bunga deposito jika ditempatkan dalam jangka waktu sebulan dan 0% jika enam bulan atau lebih lama. Sedangkan deposito dalam valuta asing yang berasal dari dana ekspor, dikenakan PPh mulai dari 10%, 7,5%, 2,5% dan 0% tergantung lamanya simpanan.

Ketentuan  tentang pajak penghasilan atas bunga deposito berlaku mulai 22 Februari 2016, lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 26/PMK.010/2016 tentang Pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) atas Bunga Deposito, Tabungan, serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Selamat mengembangbiakkan dana Anda. Gunakan situs HaloMoney.co.id untuk membandingkan dan mengajukan kartu kredit dan pinjaman KTA dari berbagai bank penyedia.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan HaloMoney.

Cryptocurrency (Bukan) untuk Semua

Cryptocurrency (Bukan) untuk Semua - URBANLIFE.ID

Dunia teknologi yang semakin berkembang pesat dewasa ini telah melahirkan banyak inovasi di berbagai aspek. Salah satunya adalah lahirnya cryptocurrency sebagai pengganti uang untuk bertransaksi dan investasi. Dengan kata lain, cryptocurrency juga sama dengan mata uang digital.

Bitcoin adalah mata uang virtual yang pertama diciptakan di dunia pada tahun 2009. Saat ini, ada banyak mata uang digital lainnya selain Bitcoin, yang sering juga disebut Altcoins. Adalah Satoshi Nakamoto, seorang ilmuwan yang mencetuskan sistem yang mendasari terciptanya mata uang digital. Sampai saat ini, ada ratusan jenis mata uang virtual di pasaran selain Bitcoin. Adapun beberapa jenis alternatif mata uang virtual yang dapat digunakan saat ini adalah Ripple, Litecoin, Feathercoin, Primecoin, Darkcoin, dan HunterCoin.

Sebagian besar dari seluruh jenis mata uang virtual didesain untuk mengalami penurunan produksi dalam jangka waktu yang tertentu. Hal inilah yang membedakan cryptocurrency dengan jenis mata uang fisik yang biasa kita pakai saat ini sehari-hari. Lembaga keuangan negara memiliki hak untuk mencetak uang baru yang tentunya akan berdampak terjadinya inflasi. Dalam peredarannya, mata uang virtual tidak pernah mencapai lebih dari angka 21 miliar. Sistem cryptography inilah yang dikembangkan oleh Satoshi Nakamoto.

Walaupun mata uang virtual diklaim lebih stabil dan aman, namun beberapa negara melarang penggunaannya sebagai alat transaksi. Beberapa negara itu diantaranya Islandia, Vietnam dan Tiongkok. Islandia pada dasarnya tidak mau menerima mata uang asing dalam bentuk apapun dan sudah memiliki undang-undang yang melarang penggunaan Bitcoin.

Sementara Vietnam memang melegalkan penggunaan sistem ini di negaranya. Di Tiongkok, lembaga keuangan yang menggunakan atau menangani Bitcoin akan dikenakan sanksi oleh pemerintah, namun legal untuk perseorangan yang menggunakan Bitcoin untuk kepentingan menyimpan, memperdagangkan, menambang, dan jual beli. Lain halnya dengan Rusia yang tidak melarang peredaran mata uang virtual, namun mereka telah membuat peraturan yang menganggap ilegal segala transaksi yang dilakukan apabila tidak menggunakan mata uang Rusia. Negara lainnya yang melarang tegas penggunaan cryptocurrency adalah Thailand, Ekuador dan Kyrgyztan.

Apabila berbicara tentang keamanan dalam mempergunakan cryptocurrency, mata uang digital ini aman untuk digunakan. Pengguna mata uang virtual aman dari para penyerang yang ingin mengambil keuntungan. Namun, cryptocurrency juga dapat disalahgunakan untuk transaksi anonimus yang memiliki latar belakang perbuatan kriminal dan akan sangat sulit dilacak. Dengan terbongkarnya beberapa kasus pencucian uang yang mempergunakan Bitcoin, para pelaku akhirnya beralih dengan menggunakan jenis cryptocurrency yang lainnya.

Pada akhirnya, penggunaan cryptocurrency kembali kepada kebijakan pengguna itu sendiri. Pemerintah dituntut untuk bisa bijak dalam menangani isu ini agar tidak terjadi penyalahgunaan cryptocurrency oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apabila cryptocurrency berkembang pesat dan terjadi kenaikan jumlah yang signifikan dalam jumlah pengguna, akan ada lebih banyak lagi negara yang akan mengatur dan memberi regulasi tentang penggunaannya. Kemungkinan besar, akan banyak negara yang akan mempertimbangkan untuk melarang penggunaan cryptocurrency.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

5 Rumah Horor di Indonesia

Rumah Horor

Rumah adalah tempat yang selayaknya menjadi tempat tinggal keluarga nan nyaman, asri dan aman. Akan tetapi, dengan budaya masyarakat kita yang biasanya tertarik dengan kisah mistis, ada beberapa rumah yang dipercaya memiliki kisah – kisah gaib nan horor di beberapa lokasi. Apakah Anda adalah tetangga dari salah satu rumah horor tersebut?

1. Rumah Pengabdi Setan
Beberapa waktu yang lalu, sutradara terkenal Joko Anwar merilis sebuah film bergenre horor yang bertajuk “Pengabdi Setan”.

Film ini sukses menembus angka lebih dari 2 juta penonton dalam waktu yang cukup singkat, yaitu dalam waktu 13 hari. Tentunya ini menjadi kesuksesan besar bagi Joko Anwar sebagai sutradara dan penulis skenario film tersebut.

Dibalik jumlah angka penonton yang fantastis, lokasi pembuatan film yang berupa rumah tua di daerah Pengalengan, Bandung, Jawa Barat ini menuliskan beberapa kisah mistis yang terjadi ketika proses pembuatan film “Pengabdi Setan”.

Salah satunya adalah daun pintu yang memuai secara tiba–tiba dan tidak dapat ditutup rapat. Setelah diusut, ternyata rumah ini sudah berdiri sejak jaman Belanda dan tidak ditempati selama puluhan tahun.

Menurut kesaksian masyarakat setempat, dulunya rumah ini sempat disewakan untuk vila tempat berlibur bagi masyarakat umum.

Namun, akhirnya tidak disewakan lagi karena para pengunjung sering mendapatkan gangguan dari makhluk halus. Para penjaga yang bertugas untuk memeriksa rumah ini juga menyatakan bahwa sering melihat nona dan menir Belanda.

Ada juga yang bersaksi mendengar suara anak kecil sedang bermain di dalam rumah dan berbicara menggunakan logat Belanda.

Penelusuran yang dilakukan oleh Ghost Photography Community (GPC) juga menemukan beberapa hal ganjil seperti pintu yang dibanting, getaran seperti gempa, aroma tajam bunga melati dan beberapa sosok gaib yang sempat tertangkap oleh kamera. Konon, rumah horor ini sekarang menjadi wisata hantu tengah malam. Anda berminat untuk menguji nyali disana?

2. Rumah Ambulance
Masih berlokasi di Bandung, Jawa Barat, Rumah Ambulance adalah salah satu urban legend yang sudah tidak asing di telinga masyarakat Bandung.

Pada siang hari, aktifitas di rumah ini yang sudah menjadi sebuah distro terlihat biasa saja. Namun, apabila malam menjelang, suasana horor mulai terasa pekat.

Konon, rumah ini dulunya ditempati oleh keluarga Belanda dan mereka pada akhirnya meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan.

Para korban kecelakaan tersebut dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan sebuah ambulance. Pagi harinya, warga menemukan ambulance yang mengantarkan para korban sudah parkir di pekarangan rumah keluarga Belanda yang menjadi korban kecelakaan tersebut.

Anehnya, tidak ditemukan sopir atau siapapun di dalam ambulance. Akhirnya, penjaga rumah memutuskan untuk mengembalikan ambulance ke rumah sakit.

Kejadian aneh terulang lagi pada malam berikutnya. Ambulance tersebut kembali ke rumah itu tanpa sopir. Kejadian ini berulang beberapa kali hingga pada akhirnya penjaga memutuskan untuk membiarkan ambulance tersebut parkir di pekarangan rumah.

Berlokasi di Jl. Bahureksa, ambulance mistis ini sering menyala sendiri dengan diikuti lampu yang berkedip–kedip. Karena para tetangga sekitar merasa terganggu, akhirnya mesin ambulance dilepaskan.

Namun, warga mengakui bahwa mereka masih sering mendengar suara mesin ambulance tersebut walaupun sudah tidak bermesin.

Belakangan, dikabarkan bahwa ambulance yang memiliki kisah mistis ini sudah dibeli oleh sebuah salah satu klub otomotif dari Parung, Bogor. Ambulance produksi Mercedes keluaran tahun 1941 ini sekarang sudah tidak diketahui keberadaannya. Apabila beruntung, mungkin Anda bisa berpapasan dengan ambulance ini di jalan sepi.

3. Rumah Gurita
Belum beranjak dari kota Lautan Api, Bandung. Ada satu properti yang banyak dikisahkan oleh para masyarakat sekitar mengenai hal yang mistis.

Rumah ini dikenal dengan Rumah Gurita karena diatas rumah ini terdapat sebuah patung gurita raksasa berwarna hitam yang tentunya mengerikan karena memberikan pemandangan yang tidak lumrah bagi orang pada umumnya.

Tanpa diketahui asal usul beritanya, rumah ini dipercaya menjadi tempat pemujaan setan atau aliran sesat. Menurut beberapa sumber, seks bebas dan meminum darah bayi adalah hal yang biasa dilakukan para pengikut aliran sesat di rumah ini.

Kondisi rumah horor yang kurang terawat dan adanya lumut kering yang terlihat di beberapa titik, menambah nuansa angker rumah horor ini. Mungkin Anda tertarik untuk mengunjungi sendiri rumah yang berlokasi di daerah Sukajadi, Bandung ini?

4. Rumah Darmo
Bangunan tua dan terbengkalai yang berlokasi di Surabaya ini adalah salah satu legenda urban yang kisahnya beredar di seantero Indonesia.

Keangkeran rumah ini tidak terlepas dari pesugihan yang dilakukan oleh penghuninya terdahulu. Masyarakat sekitar mengatakan bahwa banyak terjadi penampakan hantu wanita dan suara “auman” harimau dari dalam rumah. Kondisi bangunannya yang sudah sangat tidak terurus menambah kesan keangkeran Rumah Darmo terlebih lagi ketika malam hari.

5. Rumah “Nunggak”
Ini adalah bangunan yang terseram diantara beberapa rumah angker lainnya di berbagai belahan dunia. Banyak terjadi penampakan setan kredit yang konon tertekan karena kondisi ekonomi rumah tangga dan sering terdengar teriakan–teriakan dengan nada marah dari dalam rumah horor ini.

Umumnya penampakan sering terjadi pada saat tanggal tua dan tanggal mendekati jatuh tempo setiap bulannya. Sang penghuni konon juga kadang tidak terlihat apabila dikunjungi oleh penagih utang di bulan ketiga tunggakan.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

5 Pengusaha Sukses Indonesia di Bidang Properti

Pengusaha Properti

Indonesia dikenal sebagai negara berkembang dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa pada tahun 2016. Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, tentunya ini menciptakan peluang pasar untuk berbagai jenis usaha yang menyediakan kebutuhan primer, khususnya bagi para pengusaha properti untuk memproduksi kebutuhan masyarakat akan hunian.

Dengan segmen pasar bervariatif yang tersedia dari besarnya jumlah penduduk, segelintir pengusaha properti yang sudah merintis usaha propertinya sejak lama meraup keuntungan besar dari sini dan terdaftar sebagai pengusaha terkaya di Indonesia versi beberapa media.

1. Eka Tjipta Widjaja
Sinar Mas Group yang berdiri dan besar di bawah tangan dinginnya, memposisikan Eka Tjipta Widjaja pada urutan ketiga di daftar “10 Orang Terkaya di Indonesia” versi majalah Globe Asia 2008 dengan memiliki kekayaan sebesar US$ 3.8 miliar.

Ritel Trade Centre berlabel ITC di berbagai lokasi di Indonesia merupakan salah satu karya Sinar Mas Group. Tidak hanya itu, Sinar Mas Group juga membawahi 50 proyek properti yang di antaranya superblok, 4 kota baru, hotel, puluhan komplek perumahan dan banyak proyek properti lainnya yang sedang dibangun dan berkembang.

2. Mochtar Riady
Ayah kandung dari James Riady ini adalah pendiri Lippoland Group. Total aset yang dimiliki oleh Lippoland Group saat ini mencapai 39,9 triliun rupiah.

Saat ini, perusahaan yang didirikan oleh Mochtar Riady dijalankan oleh kedua anak lelakinya, James dan Stephen. Beberapa proyek kota mandiri seperti Lippo Village, Lippo Cikarang dan Tanjung Bunga Makasar adalah proyek yang tengah dikelola oleh Lippoland Group.

Belakangan, yang sedang heboh dibicarakan adalah proyek superblok Meikarta. Proyek ini penuh dengan kontroversi karena Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang belum terbit sebagai syarat mutlak.

Walaupun demikian, terlepas dari berbagai pemberitaan yang menyatakan kontroversi dari proyek superblok Meikarta, proyek ini mengundang minat tinggi masyarakat yang antusias terhadap konsep baru yang ditawarkan.

3. Alexander Tedja
Pendiri Pakuwon Djati ini dijuluki rajanya properti Surabaya. Pada tahun 2007, usaha propertinya memasuki pasar Jakarta dengan membangun superblok Gandaria City.

Alexander Tedja melanjutkan pengembangan usahanya di Jakarta dengan membangun superblok Kota Kasablanka pada tahun 2012 setelah sebelumnya lahan yang digunakan untuk membangun ini terbengkalai bertahun–tahun. Pada saat ini, Pakuwon Djati memiliki aset sebesar 12,7 triliun rupiah.

4. Ciputra
Pria berusia 86 tahun ini merupakan pencetus Grup Ciputra yang didirikan pada tahun 1981 sebagai usaha keluarga. Jauh sebelum mendirikan Grup Ciputra, Ciputra mendirikan PT Pembangunan Jaya yang dikenal juga dengan Jaya Group pada tahun 1961 setelah memperoleh gelar Insinyur dari ITB.

Salah satu karya Jaya Group adalah Taman Impian Jaya Ancol. Pada tahun 1971, Ciputra mendirikan PT Metropolitan Development yang beroperasi sebagai holding company dan mengelola real estate, hotel, kesehatan, pusat perbelanjaan, industri, pariwisata, pengelolaan saham dan kesehatan. Total aset yang dimiliki oleh Ciputra adalah sebesar 33 triliun rupiah.

5. Eka Tjandranegara
Pengusaha kelahiran Sanggau, Kalimantan Barat ini merupakan pendiri dari Grup Mulia bersama 3 saudaranya. Mereka bersama – sama membangun grup yang memiliki bisnis inti properti, keramik, kaca, dan logam.

Grup ini mereka dirikan pada tahun 1970. Eka Tjandranegara dijuluki sebagai pendekar segitiga emas karena berhasil membangun proyek di 3 lokasi strategis di Jakarta yaitu Sudirman, Thamrin dan Kuningan.

Grup ini terkenal dengan keahliannya sebagai pengusaha properti yang cepat dalam membangun proyek dengan komposisi pekerja–pekerja handal yang bekerja sebagai tim solid. Hotel Mulia di kawasan Senayan adalah salah satu karya dari Grup Mulia.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.