Mau Beli Apartemen untuk Investasi, Yuk Simak Tips dari Jakarta Pavilion Berikut Ini!

Jakarta Pavilion

Menurut pengembang besar, seperti Megakarya Propertyndo — developer properti Jakarta Pavilion Apartment — setidaknya terdapat dua alasan mengapa seseorang berinvestasi. Pertama, adalah menginginkan kenaikan modal, kedua mencari penghasilan pasif sebagai penghasilan tambahan.

Sesuai dengan tujuannya, investasi memiliki proyeksi jangka panjang. Bagi kamu yang belum berusia 40 tahun, sebaiknya jeli memilih produk poperti yang memberikan kenaikan modal secara agresif. Salah satu produk properti yang terbilang agresif adalah apartemen.

Mengingat tingginya harga lahan di Jakarta dan terbatasnya lahan untuk hunian, ternyata apartemen bisa menjadi pilihan hunian masa kini. Masyarakat produktif lebih mempertimbangkan akses transportasi, fasilitas dan yang paling penting peluang investasi.

Pendapat senada juga diutarakan olehAhmad Siddiq, Chief Executive Officer (CEO) Jakarta Pavilion Apartment di Cibinong yang melihat peluang menarik yang dapat menyerap pasar apartemen di daerah pinggir Jakarta.

Namun menurutnya, kendati berpeluang baik, masyarakat harus pintar dan cerdik melihat potensi apartemen itu sendiri.

“Tak hanya melihat kondisi dan situasi saat ini yang masih dalam pengembangan, tetapi juga dengan melihat masa depan dari daerah itu sendiri,” jelas Siddiq saat di temui di kantornya di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Siddiq menjelaskan hal ini terutama untuk menganggapi komentar warga sebelumnya yang dimuat media massa lokal bogorOnline yang mengutip sumber anonimus tanpa dasar.

“Liat saja jalan masuk ke rumah kami saja rusak. Bagaimanan kalau sudah berjalan pembangunan apartemen itu,” kata salah satu warga dikutip dari laman Bogoronline.com, Senin (30/1/2016).

Menurut Siddiq, pembeli harus mempertimbangkan lima hal untuk mendukung tujuan investasi apartemen, yaitu:

Lokasi strategis seperti yang dimiliki oleh Jakarta Pavilion Apartment

Mempertimbangkan faktor lokasi adalah hal mutlak bila Anda menginginkan keuntungan. Namun pertanyaanya, lokasi yang seperti apa yang bisa memberikan keuntungan?

“Bagi pengembang, memilih lokasi membangun apartemen haruslah memiliki penilaian sunrise property. Pertimbangan ini jugalah yang akan menguntungkan pembeli yang hendak berinvestasi,” kata Siddiq.

Kategori sunrise property cukup beragam. Ada yang menganggap lokasi sunrises properti dekat dengan pembangunan infrastruktur. Namun ada juga yang mengamini jarak menuju pusat bisnis adalah indikator utama.

Menurut Siddiq, kategori sunrise property adalah lokasi yang memiliki akses jalan yang sudah ada. Selain itu, kedekatan dengan pusat bisnis atau industri yang sedang mengalami kemajuan.

“Secara keseluruhan, lokasi menentukan pangsa pasar yang diinginkan dan besaran keuntungan yang hendak diraih,” paparnya.

Cibinong adalah salah satu lokasi sunrise property. Tepatnya di sepanjang Jalan Bogor-Jakarta. Jalan ini menjadi penghubung Jakarta dengan Kota Depok dan Kabupaten Bogor.

Siddiq juga menambahkan, selain menjadi jalan penghubung ada dua alasan mengapa lokasi ini dikatakan sunrise property.

“Lokasi ini cukup dekat dengan Jalan TB. Simatupang, di mana sepanjang jalan tersebut terdapat perkantoran baik nasional maupun multinasional. Harga tanah di kawasan tersebut juga sudah terlampau tinggi, bisa mencapai lebih Rp 20 juta meter persegi. Kedua, di Jalan Bogor-Jakarta juga terdapat lebih dari 90 perusahaan asing yang membutuhkan hunian yang dekat dengan tempat bekerja,” jelas Siddiq.

Dari paparan tersebut, pembeli bisa meraba keuntungan yang didapat. Jakarta Pavilion Apartment ini sudah mensurvei, untuk level pekerja top management, gaji ditaksir lebih dari Rp 7 juta. Dimana kategori pekerja bukan lagi lokasi tetapi sudah tenaga kerja asing seperti China, Korea, dan Jepang.

Harga sewa di sekitar juga bisa mencapai Rp 3 juta – Rp 6 juta per bulan sesuai dengan tipe unit dan furnish ruangan.

“Hal lain yang juga menarik adalah, di sepanjang jalan ini belum ada kompetitor lain yang menawarkan fasilitas yang serupa. Artinya, pembeli juga harus melihat peluang kompetitor. Kalau bisa terdapat sedikit kompetitor, atau bahkan tidak ada kompetitor sama sekali,” pesannya.

Kenaikan harga

Faktor kedua yang harus diperhatikan adalah mengenai kenaikan harga. Pembeli wajib mengetahui kapan apartemen tersebut dimulai dibangun, dan kisaran harga awal hingga sampai waktu pembeli berkunjung ke apartemen tersebut.

Siddiq mencoba menerangkan kenaikan yang signifikan terjadi pada Jakarta Pavilion Apartment dimana pada awal peluncuran 2016, unit 1 bedroom dibanderol sebesar Rp 160 juta. Pada tahun 2017 semester satu mengalami kenaikan hingga 100% menjadi Rp 300 juta.

“Di tower pertama, unit kami sudah habis terjual, dan kebanyakan dari penghuni berencana menyewakan kembali dengan harga Rp 3 juta per bulan. Dari sana, bila dihitung berdasarkan return on investment bisa mencapai 64% dengan asumsi harga sewa flat selama 2 tahun. Padahal, sebenarnya harga sewa juga bisa naik seiring pertumbuhan ekonomi global,”kata Siddiq.

Jadi, pertimbangkan dari kenaikan harga yang terjadi dan hitung sesuai perhitungan return on investmentnya.

Status lahan

Selanjutnya adalah jeli untuk mencari kebenaran status lahan apartemen tersebut. Apartemen yang tepat dijadikan untuk berinvestasi adalah sudah menjadi hak milik pengembang, dan bukan masih status Build, Operate, Transfer (BOT).

BOT sendiri merupakan upaya pemanfaatan aset milik negara atau daerah berupa tanah yang pemanfaatannya dilimpahkan kepada pihak lain atau swasta selama jangka waktu tertentu.

Pihak swasta memperoleh hak konsensi (hak mengelola lahan dan bangunan) dan pemerintah mendapatkan royalti atas pemakaian asetnya.

Secara pemanfaatan sangat baik, namun kelemahan dari status BOT ini adalah pada saat habis masa penggunaan oleh pihak swasta, tanah dan bangunan yang dibangun swasta di atas tanah tersebut harus dikembalikan atau diserahkan kepada pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

“Bila konsumen membeli 1 unit apartemen di atas lahan dengan status BOT, sekian ratus juta akan terjun payung dengan perhitungan sebesar 70% – 80% akan mengembalikan uang kepada pengembang. Nanti, uang tersebut dibagi-bagikan kepada penghuni sesuai luasan unit apartemen,” jelasnya.

Jadi jangan sampai, konsumen harus gigit jari karena sekian juta melayang hanya karena tidak jeli mencari kondisi status lahan.

Fasilitas

Mengingat penghuni apartemen sangat dinamis, jadi pilihan apartemen yang menyediakan fasilitas lengkap seperti pasar swalayan, food court, area parkir, shuttle bus, service charge yang terjangkau, kolam renang, taman bermain, dan fasilitas olahraga.

Memiliki area komersil

Terakhir adalah memiliki area komersial seperti hotel atau kondotel. Dengan adanya area komersil seperti itu, sebenarnya membuka pangsa pasar yang berpotensial.

Artinya, pasar akan menimbangkan antara dua pilihan, apabila harga sewa hotel dinilai lebih mahal.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Jakarta Pavilion Apartment.

Gaji Gede tapi Rekening Selalu Ludes Habis Gajian? Jelas Gak Bijak, Ini Cara Menyikapinya…

gaji gede

Pengalaman kerja sudah 5 tahunan, gaji gede tapi duit di rekening ludes melulu. Kalau sudah tanggal tua, bisa-bisa cuma ada sisa sejutaan di pos saldo. Lha, kemana saja duitnya?

Ada banyak hal yang mempengaruhi kenapa duit tabungan ludes. Ini erat kaitannya sama pengeluaran bulanan seseorang.

Sementara itu kalau bahas pengeluaran gak bisa dipukul rata. Pengeluaran laki-laki beda sama perempuan. Pengeluaran bujangan jelas beda sama yang sudah nikah.

Tapi setidaknya kita telusurin dulu tiga hal apa yang berpotensi membuat duit di rekening ludes. Kadang hal ini gak kita sadarin, lho!

1. Gaji gede tapi banyak pengeluaran tak terduga

Laki-laki, perempuan, bujangan atau sudah menikah, pasti gak bisa lepas sama pengeluaran tak terduga. Makanya ada istilah “dana darurat.”

Intinya adalah, pengeluaran ini bukan pengeluaran rutin yang sudah kamu rencanakan. Kadang anggaran belanja juga bisa timpang gara-gara pengeluaran ini.

Apa saja pengeluaran tak terduga? Bisa jadi kendaraan harus tune-up, harus ganti oli dan ganti ban. Selain itu, bisa juga anggota keluarga sakit dan gak ada asuransi atau rumah butuh renovasi.

Ketika cadangan dana darurat menipis dan ada pengeluaran tak terduga, maka duit di rekening ludes mendadak. Langsung deh habis itu mendadak puasa jajan sampai bulan depan.

2. Keinginan yang gak terkontrol

Kesulitan mengatur pengeluaran, khususnya dalam anggaran belanja biasanya bukan karena gaji gede yang gak cukup. Melainkan karena tingginya keinginan memuaskan hasrat belanja.

Baru saja gajian, sudah mau borong baju di mal mumpung ada diskon. Mentang-mentang tanggal muda tiap weekend nongkrong melulu di kafe mahal dan nonton.

Ujung-ujungnya, duit di rekening ludes deh pas tanggal tua karena buat kebutuhan sehari-hari dan biayain gaya hidup ala sosialita. Akhir bulan gak ada duit, ya mau gak mau gesek kartu kredit alias utang.

3. Duitmu mengendap di tabungan

Duit yang mengendap di rekening sudah pasti bakal habis kalau kamu konsumtif. Duit itu cuma diam saja gak berputar dan pastinya berkurang tiap hari.

Lain ketika duitnya kamu pakai buat investasi. Sebut saja investasi properti yang balik modalnya lama. Walau duitnya berkurang saat belinya, nanti juga bisa balik lagi saat dijual kok.

Kalau duit di rekening ludes terus itu tandanya kamu menggunakan duitmu dengan gak bijak. Setiap orang idealnya punya duit tabungan untuk masa depan. Kamu gak mau kan hidup gitu-gitu aja, gak ada perkembangan.

Kalau duit tabungan ludes terus gimana mau bayar biaya nikah? Gimana mau sekolahin anak di sekolah yang oke? Gimana mau punya rumah atau apartemen sendiri? Gimana mau punya mobil atau motor baru? Masa minjem duit terus.

Gak mau kan gagal dalam menggapai cita-cita itu? Makanya, biar duit gak ludes melulu coba lakukan hal ini.

1. Selalu pikirkan masa depan

Semua makhluk di dunia ini harus makan untuk bertahan hidup. Termasuk kamu yang harus memikirkan gimana bertahan hidup di masa depan saat keadaan tidak menentu, terutama saat tanggal tua.

Dengan selalu memikirkan masa depan, kamu bakal punya target hidup yang baik. Kamu pun jadi gak seenaknya buang-buang gaji gede kamu untuk hal yang gak perlu.

2. Investasi

Seperti yang dijelaskan di atas, duit mengendap di tabungan bisa habis kalau gak diputar. Tunggu apalagi, segera cari tahu produk investasi apa yang cocok. Konsultasi bila perlu.

Gak perlu keluar duit banyak untuk investasi. Kamu bisa pilih investasi properti dengan sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tapi intinya, pelajari dulu caranya dan jangan buru-buru.

So, gimana nih, jangan sampai duit di rekening ludes terus ya. Masa depanmu masih panjang.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

6 Rahasia Sukses Jack Ma yang Bikin Dia Jadi Orang Terkaya di China

jack ma

Dengan kekayaannya yang kini mencapai Rp 300-an triliun, Jack Ma berada di peringkat ketujuh sebagai orang terkaya sedunia di bidang teknologi.

Pengusaha asal Negeri Tiongkok itu masih berusia 50-an, tapi sudah menduduki peringkat kedua orang terkaya di China versi Forbes.

Di tingkat dunia, Jack Ma adalah orang terkaya nomor 33. Padahal pendiri Alibaba itu dulu pernah bolak-balik ditolak kerja di sejumlah perusahaan.

Tak diragukan, darah leluhurnya yang terkenal berkarakter gigih dan ulet dalam usaha ikut berpengaruh dalam kesuksesannya. Hal ini juga terlihat di Indonesia.

Banyak warga Tionghoa yang sukses menjadi miliarder di Tanah Air. Bersama warga dari kalangan lain, mereka ikut mengangkat ekonomi Indonesia di kancah internasional.

Beberapa kebiasaan yang jadi rahasia suksesnya ternyata berpengaruh besar dalam perjalanan karier Jack Ma. Mau tahu apa saja? Simak daftar di bawah ini:

Jack Ma selalu fokus pada inovasi

Jack Ma adalah satu dari segelintir orang pertama di China yang sukses memanfaatkan internet ketika teknologi itu masih baru. Dia melihat adanya peluang besar dari pasar internet.

Inovasinya yang pertama sekaligus utama adalah mendirikan Alibaba, sebuah pasar tempat jual-beli barang via internet.

Pada 1990-an, inovasi bisnis online itu sangatlah brilian. Bayangkan dengan di Indonesia, yang bisnis via internetnya baru booming pada 2010-an.

Inovasinya yang lain adalah mendirikan platform pembayaran sendiri. Jadi, orang yang mau belanja di Alibaba menyetor deposit ke situs.

Uang di deposit itulah yang digunakan buat membayar belanjaan di Alibaba. Metode ini digandrungi lantaran lebih simpel ketimbang transfer atau gesek kartu kredit.

Bisa menyatukan orang

Sebagai pemimpin suatu usaha, harus mampu menyatukan orang dari beragam latar belakang. Namun Jack Ma tidak menempatkan dirinya sebagai titik sentral dalam usahanya.

Dia percaya, orang-orang bisa bersatu hanya kalau punya tujuan yang sama, bukan karena dipimpin oleh orang yang sama. Jadi, tidak ada gunanya mempekerjakan orang-orang pintar namun masing-masing berlainan dalam tujuan.

Baginya, bisnis adalah yang utama. Ambisi pribadi, bahkan keluarga, sedikit dikesampingkan demi tujuan tersebut.

Karena itu, dia selalu menegaskan kepada timnya tentang visi-misi perusahaan, bukan visi-misinya sendiri. Jika semua sudah satu suara mendukung visi-misi bersama, mimpi kesuksesan itu ada di depan mata.

Hanya mengambil risiko yang perlu

Siapa bilang orang Tionghoa seperti Jack Ma itu sukses-sukses karena suka mengambil risiko? Mereka memang mengambil risiko, tapi mereka mengambil risiko hanya jika diperlukan.

Itulah salah satu alasan Alibaba bisa berkembang hingga saat ini. Jack Ma mengembangkan Alibaba antara lain lewat akuisisi perusahaan. Langkah akuisisi alias membeli perusahan lain ini jelas gak bisa dilakukan sembarangan.

Risiko rugi diambil dengan mempertimbangkan potensi keuntungan yang bisa didapat dengan cermat. Biasanya, potensi keuntungan akan tinggi jika risiko ruginya pun tinggi. Namun itu hanya rumus di atas kertas.

Bisa saja yang terjadi adalah sebaliknya, risiko rugi kecil namun bisa untung besar. Makanya, harus dihitung dengan hati-hati setiap langkah yang akan diambil.

Gagal berarti menyerah

Jack Ma punya prinsip, gagal berarti menyerah. Artinya, dia gak mau menyatakan suatu usaha yang gak berhasil sebagai sebuah kegagalan. Dia memandang hal itu sebagai suatu proses semata.

Alih-alih larut dalam kekecewaan lantaran merasa gagal, dia memilih belajar dari kesalahan. Strategi ia rancang kembali dengan mempertimbangkan kesalahan yang pernah ia buat sebelumnya.

Dengan begitu, dia terhindar dari malapetaka jatuh ke lubang yang sama. Malah, “kegagalan” itu menjadikannya lebih kuat.

Seperti kata filsuf Friedrich Nietzsche yang dipopulerkan Kelly Clarkson dan Katy Perry: “What doesn’t kill you make you stronger.”

Kompetitor adalah kawan

Daripada tenggelam dalam permusuhan melawan kompetitor, Jack Ma justru ingin bergandengan dengan pesaing-pesaingnya. Pertemanan itu antara lain terwujud lewat asosiasi pengusaha bersama.

Dari persahabatan itu, dia mampu melihat dan menyimpulkan, “O, dia sukses karena begini, to.” Atau “O, dia gagal karena begitu.” Pelajaran tentang kesuksesan dan kegagalan itu dia terapkan dalam usahanya sendiri.

Coba kalau dia bersikap anti terhadap lawannya. Egoisme semacam itu justru bisa menyesatkan. Namun dia menekankan, belajar bukan berarti meniru.

Jack Ma pernah bilang, “Belajarlah dari kompetitor, tapi jangan menirunya. Tiru, dan Anda akan mati.”

Sederhana

Hidup sederhana meski sudah jadi kaya. Itulah rahasia sukses orang Tionghoa ala Jack Ma terakhir di sini. Dia gak pernah diberitakan berfoya-foya.

Ketimbang memamerkan kekayaan, mending bersikap layaknya orang biasa saja. Uang diolah ke dalam usaha atau investasi, bukan dibelanjakan semena-mena.

Jack Ma memang bukan orang Indonesia. Tapi dalam darahnya mengalir karakter yang sama dengan orang Tionghoa di Indonesia.

Bahkan, seperti diberitakan di berbagai media massa, kesuksesan yang diraih Ma sekarang adalah buah dari kerja keras yang dia lakukan selama bertahun-tahun.

Ma tidak dilahirkan dari keluarga yang kaya. Dia juga bukan orang yang memiliki prestasi menonjol di sekolah. Malah dia sempat gagal ujian masuk SD 2 kali, SMP 3 kali, dan pernah ditolak Universitas Harvard 10 kali.

Bahkan setelah lulus dari bangku kuliah, Ma tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Dia pernah mengikuti tes jadi polisi, namun akhirnya gagal. Dia juga pernah melamar di KFC, tapi lagi-lagi dia mendapat penolakan.

Namun kegagalan demi kegagalan yang dia alami tak membuatnya menyerah begitu saja. Jack Ma sukses membalikkan nasibnya.

Yuk, jadikan Imlek 2017 ini momentum untuk mempelajari rahasia sukses orang Tionghoa sekaligus mempraktikkannya!


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan itrade.

7 Trik Menata Ruang Kerja yang Nyaman di Rumah

ruang kerja

Produktivitas kerja akan berkembang dengan baik di ruang kerja yang minim gangguan dan atmosfer yang menyegarkan. Banyak perkantoran pun dirancang untuk merangsang produktivitas pekerjanya.

Namun, bila kamu bekerja atau berbisnis dari rumah secara full time cobalah optimalkan produktivitas dengan menata ulang ruang kerja di rumah. Hal ini juga boleh diterapkan oleh kamu yang sesekali bekerja dari rumah.  Berikut tips yang bisa kamu contek.

Sesuaikan ruang kerja dengan gaya kamu

Studi dari University OF Exeter membuktikan bahwa membantu membuat keputusan desain untuk ruang kerjamu bisa meningkatkan produktivitas, kesehatan dan kebahagiaan. Bahkan partisipan dalam studi tersebut dapat meningkatkan produktivitas hingga 32%.

Sebelum menyewa desainer interior, pikirkan tentang gaya pribadi kamu. Apakah kamu suka  urban decor, art deco, modern country, atau shabby chic? Apa barang-barang yang menginspirasi ruang kerjamu? Apa kenang-kenangan yang membuat kamu termotivasi dan bahagia? Sentuhan-sentuhan semacam itu akan membuat kamu lebih nyaman.

Terapkan prinsip Feng Shui ketika menata meja

Jika ruang kerja di rumah membuatmu merasa lesu, pertimbangkan menata ulang sesuai prinsip Feng Shui. Menurut praktisi Feng Shui, penting untuk menempatkan mejamu dalam posisi ‘memerintah’. Posisi ini mengharuskan punggungmu tidak berhadapan dengan pintu dan mejamu tidak berada dekat pintu.

Posisi terbaik untuk meja adalah diagonal terhadap pintu masuk ruangan dan kamu duduk menghadap pintu. Lebih baik ada sesuatu yang kuat di belakang kamu seperti dinding yang solid daripada menempatkan sebuah jendela.

Manfaatkan warna hijau

Memilih warna cat yang tepat dapat merangsang kreativitas dan produktivitas. Menurut Feng Shui, hijau berkaitan dengan pertumbuhan dan ketegasan. Hijau menumbuhkan perasaan tenang. Sebuah studi dari Stephanie Lichtenfeld dari University of Munich juga menyimpulkan bahwa hijau berpotensi memicu kinerja kreatif.

Jika mengaplikasikan warna hijau ke seluruh kantor terasa kurang menyenangkan, kamu masih bisa menerapkannya dengan memberi akses hijau di dinding. Tanaman dan aksesoris lainnya juga baik untuk menambah kesan hijau.

Ciptakan pencahayaan yang tepat dan manfaatkan cahaya alami

Studi dari Carnegie Mellon University menunjukan tingkat pencahayaan yang lebih tinggi dapat meningkatkan produktivitas. Ada pula studi yang menyelidiki pencahayaaan di sekolah.

Studi itu membuktikan, siswa yang belajar di ruang kelas dengan jendela terbesar berkembang 15% lebih cepat  pada pelajaran Matematika dan 23% lebih cepat dalam membaca dibandingkan mereka yang belajar dengan tingkat cahaya yang lebih rendah di siang hari.

Maka, optimalkan cahaya alami dan pencahayaan di home office milikmu. Salah satu caranya dengan menghadapkan jendela ke arah yang pas.

Pencahayaan yang tidak tepat memicu mata lelah dan mengantuk, pasti produktivitasmu akan terhambat karena dua hal ini kan?

Bersihkan dari kekacauan

Kalau ruang kerjamu bebas dari kekacauan, kamu juga bisa berpikir lebih jernih. Bersihkan dari item yang tidak perlu. Kalau pun ada barang-barang yang kamu perlukan tetapi tidak setiap hari simpan di organizer.

Kelompokan item agar gampang ketika kamu mencarinya. Manfaatkan lemari arsip, keranjang, atau apapun, yang sifatnya menyenangkan mata dan fungsional.

Ruangan yang menarik dan terorganisir bisa meningkatkan kebahagiaan dan produktivitas.

Ciptakan home office yang privat

Gangguan dari anggota keluarga, hewan peliharaan, dan televisi dapat menghambat produktivitas kamu. Apakah kamu dapat menerima telepon dari rumah saat anjing menggonggong dan anak-anak mengganggu?

Memalukan bukan? Karena itu, buatlah ruang kerjamu terasa privat.

Pilihlah lokasi home office di area rumah yang relatif tenang. Kalau sulit, pakai pembatas ruang atau layar shoji ala rumah Jepang.

Pastikan anggota keluarga menghargai waktu kamu dengan menciptakan isyarat visual seperti tulisan ‘jangan ganggu’, terutama ketika kamu harus berhubungan dengan orang lain via telp atau video call.

Tingkatkan kualitas udara

Sebuah studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan SUNY-Upstate Medical School memaparkan, mereka yang bekerja di lingkungan hijau dengan kualitas udara yang lebih baik memiliki skor fungsi kognitif lebih tinggi dibandingkan meraka yang berada di lingkungan kedap udara dengan kualitas udara lebih buruk.

Kamu dapat menaruh jenis tanaman tertentu di ruangan untuk meningkatkan kualitas udara. Atau membuka jendela untuk keluar masuk udara.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

5 Destinasi Favorit di Dalam dan Luar Negeri Selama Liburan Imlek 2017

imlek

Tahun Baru Imlek tak hanya dirayakan di rumah bersama keluarga tercinta, namun juga bisa dilakukan sembari berlibur.

Yep, liburan saat Tahun Baru Imlek, selain merayakan hari besar, juga sebagai waktu untuk berkumpul menghabiskan waktu bersama keluarga di destinasi impian.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Pegipegi, salah satu Online Travel Agent yang melayani pemesanan hotel, tiket pesawat dan tiket kereta, ada 5 (lima) kota yang menjadi destinasi favorit. Dari 5 kota ini, Jakarta menduduki peringkat pertama sebesar 50%, disusul Surabaya sebanyak 22%, Medan 11%, Batam 9%, lalu Padang 8%.

Riset sendiri dilakukan untuk mengetahui tren pemesanan tiket pesawat dan destinasi favorit pada periode Tahun Baru Imlek 2016, serta prediksi destinasi favorit Tahun Baru Imlek 2017 yang akan jatuh pada tanggal 28-29 Januari nanti.

Sementara memasuki Tahun Baru Imlek 2017, pegipegi memprediksi lima kota tersebut akan kembali menjadi destinasi favorit, khususnya Jakarta dan Surabaya. Pemesanan tiket pesawat di pegipegi untuk keberangkatan pada periode Tahun Baru Imlek 2017 pun terus meningkat.

Data internal pegipegi menunjukan peningkatan pemesanan tiket pesawat dengan rata-rata 51,9% per harinya untuk keberangkatan pada tanggal 27 dan 28 Januari 2017. Sedangkan puncak pemesanan tiket pesawat biasanya jatuh pada 2-3 hari sebelum Tahun Baru Imlek berlangsung.

Bagi kamu yang belum menentukan destinasi untuk liburan Imlek nanti, bisa juga lho mengunjungi sejumlah tempat di luar negeri bersama keluarga.

“Keluarga bisa tinggalkan ruang tamu untuk mendapatkan pengalaman penuh makna di sebuah kota baru,” tulis Airbnb dalam rilis yang diterima UrbanLife.id.

Nah, berikut rekomendasi destinasi unggulan versi Airbnb yang bisa dikunjungi saat Tahun Baru Imlek.

1. Miso Culture

Di tempat ini memungkinkanmu untuk mencoba secara langsung tradisi kuliner Jepang di Tokyo dengan belajar cara membuat dan memasak menggunakan miso berkualitas.

2. Shooting Stars

Memungkinkanmu memotret rasi bintang dari ketinggian di puncak gunung.

Selain itu kamu juga bisa mencoba peruntungan nasib baik dengan melihat di antara bintang-bintang.

3. Stitch in Time

Di tempat ini, kamu dapat memasuki dunia jahit menjahit Korea yang sudah lama terlupakan.

Seorang pembawa kegiatan yang telah menekuni seni tradisional Korea seumur hidupnya akan mengajari bagaimana menyulam ciptaan kreasimu sendiri.

4. These Streets Are Alive

Dalam kegiatan yang berlangsung di Cape Town, Woodstock, ini kamu bisa melukis dan merancang karya senimu sendiri melalui kegiatan These Streets Are Alive.

Tak heran jika kegiatan ini akan menjadi salah satu acara yang ditunggu bagi anak-anak muda.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Liquid Likwid E Juice.

10 Tempat Wisata Paling Populer Versi Instagram di Tahun 2016

instagram

Instagram merilis daftar tahunan tempat favorit mengambil foto dari berbagai tempat populer di dunia untuk tahun 2016 lalu.

Kamu bisa mengambil salah satu dari tempat yang ada dalam daftar tersebut sebagai tujuan wisata tahun ini.

Sepanjang 2016, tempat-tempat di Amerika Serikat dan Paris rupanya mencuri perhatian para pengguna Instagram untuk mempercantik galeri mereka.

Siapa tahu Urbaners pernah mengunjungi salah satu diantaranya? Jika belum, masukan saja dalam rencana perjalananmu. Berikut daftar 10 tempat tersebut secara berurutan dari yang terpopuler.

Disney Theme Park

Disneyland adalah tempat yang mampu memberikan kebahagiaan banyak orang, membawa pengunjungnya ke ‘dunia khayal’ penuh warna. Pantas saja Disneyland di berbagai tempat di dunia sangat populer di Instagram.

Universal Studios Theme Park

Tak sedikit orang yang senang dan bangga berpose di Universal Studios di seluruh dunia. Tempat ini pun menjadi salah satu tempat yang sering muncul di Instagram.

Central Park, New York

Tempat yang menjadi salah satu setting adegan di film Indonesia Ada Apa dengan Cinta 2 ini juga menjadi favorit para pengguna Instagram. Sebuah taman cantik yang mengesankan bagi siapapun yang melihatnya.

Times Square, New York

Times Square merupakan kawasan yang sangat ramai dengan deretan plaza, hotel, tempat hiburan hingga restoran. Letaknya di persimpangan antara Broadway dan Seventh Avenue.

Menara Eiffel, Paris

Kamu juga mungkin salah satu orang orang yang pernah berpose disini. Siapa yang tak bangga jika sudah mengunjungi Eiffel?

Museum Louvre, Paris

Tempat lain di Paris yang sering muncul adalah Museum Louvre. Museum yang menyimpan lukisan termasyhur Monalisa ini sangat cantik terlihat di Instagram.

Las Vegas Strip, Las Vegas

Wilayah ini disebut-sebut sebagai wilayah paling terang saat malam hari. Las Vegas Strip juga terkenal akan dunia malamnya.

Santa Monica Pier, Los Angeles

Santa Monica Pier adalah sebuah dermaga yang dibangun lengkap dengan toko, restoran dan fasilitas hiburan sehingga cocok untuk menjadi tujuan wisata.

Brooklyn Bridge, New York

Brooklyn Bridge merupakan jembatan gantung tertua di Amerika Serikat. Kamu mungkin sering melihatnya muncul di film.

VDNKH, Moskow

Vystavka Dostizheniy Narodnogo Khozyaystva (VDNKH) merupakan karya arsitektur yang elegan. Sebuah komplek yang terdiri dari taman, patung, hingga air mancur. Banyak sekali spot cantik yang cocok diabadikan dalam foto.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Liquid Likwid E Juice.

Ini Kebiasaan Para Mahmud yang Bikin Anggaran Belanja Rumah Tangga Jebol Tanpa Disadari

mahmud

Kamu para mamah muda alias mahmud sudah berupaya sekuat tenaga untuk berhemat dan berharap kekayaan keluarga cepat menggunung. Sayang kenyataannya, sulit banget buat mengumpulkan harta sesuai impian.

Padahal, banyak sekali impian keluarga yang belum terwujud, mulai dari beli rumah, beli apartemen, beli mobil, traveling bersama ke luar negeri dan umroh.

Ketika mengintip jumlah tabungan, kamu merasa sedih karena masih jauh dari harapan. Urbaners bahkan terpikir untuk mencari cara mendapatkan pemasukan tambahan.

Tujuannya agar tabungan cepat menggendut tentunya. Hanya saja, kamu tak punya waktu untuk menjalankan bisnis atau pekerjaan sampingan.

Jangan putus asa, mungkin ada beberapa kebiasaan yang tidak kamu sadari berpotensi menggerogoti keuangan keluarga.

Kebiasaan-kebiasaan di bawah ini bisa membuat pengeluaran belanja rumah tanggamu membengkak.

Buang makanan sisa

Ini nih kebiasaan jelek para mahmud. Mentang-mentang sudah berusaha memasak setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluargamu, tujuannya untuk berhemat.

Namun, kok rasanya pengeluaran untuk makan sehari-hari masih saja membengkak?

Coba kamu ingat-ingat, seberapa sering kamu membuang makanan sisa? Jika jawabannya hampir setiap hari, kamu harus pasang strategi baru.

Ingat, membuang makanan sisa sama saja membuang uang. Maka, jangan jadikan ini kebiasaan.

Masaklah seperlunya, buat estimasi berapa porsi yang akan kamu masak, misalnya hanya untuk dua orang sekali makan. Melihat kondisi seperti itu, jangan masak melebihi dua porsi.

Membeli stok bahan makanan dan bumbu terlalu banyak

Saking semangatnya memasak, saat berbelanja bahan makanan para mahmud sering kali kalap. Melihat wortel dengan warna oranye cerah, kamu langsung memborongnya setengah kilo.

Begitu pun saat melihat kangkung yang hijau dan masih segar, kamu membelinya sekaligus beberapa ikat.

Padahal, kamu hanya tinggal berdua dengan suami, kangkung seikat sudah cukup untuk sekali makan berdua, dan satu buah wortel cukup untuk tambahan bahan memasak sayur sop.

Akhirnya, bahan makanan sisa yang kamu beli menumpuk di kulkas. Apalagi kalau kamu terbilang kurang kreatif mengolahnya menjadi berbagai jenis masakan agar tidak bosan, bisa-bisa kangkung dan wortel yang kamu beli terbuang karena membusuk.

Mahmud yang malas masak

Nah kalau kamu tipikal yang malas masak, bisa juga membuat pengeluaran jebol lho! Coba tiru kebiasaan ibu atau nenekmu yang rajin memasak.

Dengan kebiasaan itu, mereka pun lebih leluasa membagi pemasukan rumah tangga untuk kebutuhan lain yang tak kalah penting.

Mahmud yang malas ke pasar tradisional

Niat memasak sudah ada, sayangnya kamu malas bepergian ke pasar tradisional. Kamu memilih belanja ke supermarket untuk membeli sayuran, buah-buahan, dan aneka daging.

Padahal, harga bahan makanan di pasar tradisional lebih murah dan biasanya kesegarannya lebih terjamin.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Liquid Likwid E Juice.

Harus Banget Ajukan KPR? Kudu Dong, Ini 6 Alasannya…

harus banget

Memangnya harus banget ya ngajuin KPR? Loh, kenapa gak? Toh kebutuhan akan hunian layak milik sendiri saat ini memang sudah menjadi sesuatu yang makin mendesak.

Gak heran perbankan juga jadi berlomba-lomba menawarkan produk Kredit Pemilikan Rumah alias KPR semenarik mungkin. Ya sudah nih simak dulu 6 alasan kenapa kamu harus mengajukan KPR.

1. Biar jelas gaji kamu larinya ke mana

Setuju gak kalau menghabiskan uang itu mudah? Semenit juga bisa.

Sementara untuk menghasilkan uang itu butuh kerja keras, kan? Nah, kalau sudah punya kesadaran kayak gini sih harusnya kita lebih bijak dan hati-hati saat akan menggunakan uang.

Banyak orang rela pergi pagi pulang pagi. Bahkan, sampai gak pulang-pulang kayak Bang Toyib. Semuanya demi menjemput rezeki.

Kalau sudah begitu, relakah uang yang dikumpulkan susah payah menguap entah ke mana. Begitu saja?

Nah, dengan mengalokasikan sebagian besar uang  kamu ke KPR, jelas dong wujudnya. Walau semisal setiap bulan uang kamu habis, tapi paling gak habisnya buat bayar cicilan KPR.

Kalau ada yang nanya atau nyinyir uangmu habis buat apa saja, tinggal kasih lihat foto rumah kamu sambil bilang, “Buat ini nih!”

2. Menghindari kenaikan harga

Properti, termasuk rumah dan apartemen, pasti bakal mengalami kenaikan harga setiap tahunnya.

Ini juga jadi salah satu alasan kenapa banyak yang ingin punya rumah. Semakin lama menunda beli rumah,  harganya bakal makin tinggi lho nantinya.

Semisal, kamu sudah incar rumah dengan harga Rp 400 juta, tapi karena ragu-ragu atau alasan lainnya kamu menunda ambil KPR. Gak terasa dua tahun waktu berlalu dan harga rumah yang kamu idamkan itu bisa jadi sudah naik dua kali lipat.

Secara materi tentu saja kamu bakal mengalami kerugian. Setelah itu akan timbul penyesalan “Ah, kenapa waktu itu gue kelewat santai dan gak nekat ngajuin KPR aja ya!” Tepok jidat deh.

3. Jadi motivasi kerja

Hidup butuh semangat dan kerja butuh motivasi agar bisa bangkit saat sedang down. Dimarahin bos atau malas kerja jadi semangat lagi deh karena terbayang-bayang sebentar lagi akan memiliki sebuah rumah impian.

Bekerja jadi lebih bermakna karena ada komitmen dan tanggung jawab melunasi cicilan setiap bulannya selama sekian tahun. Ibarat tubuh yang butuh vitamin saat mulai merasa gak fit.

Begitu juga dengan bekerja, jadi gak mudah patah arang karena sadar bukan orang yang terlahir kaya dan harus kerja keras demi memiliki sesuatu. Bukankah hidup jadi lebih berwarna dan komplit saat kita punya tujuan?

4. Lokasinya bikin kita harus banget dong

Kamu tahu kan kalau harga properti itu tergantung dari lokasinya. Semakin dekat dengan pusat kota maka harganya akan semakin tinggi dan sebaliknya.

Ditambah dengan kenaikan harga properti setiap tahun, makin lama pilihan properti yang masuk bujet kamu pun makin terbatas.

Kalau mengajukan KPR dari sekarang paling gak masih banyak pilihan lokasi yang sesuai dengan keinginan kamu. Iya kan?

5. Mengoptimalkan status kepegawaian

Mengajukan KPR itu sudah pasti bukan sesuatu yang sepele, jadi persyaratannya pasti juga gak semudah saat ingin membeli baju atau sepatu di mall.

Status kepegawaian bisa membantu kita makin dekat dengan impian memiliki rumah idaman lewat KPR. Memangnya kenapa?

Karena, bank harus banget butuh jaminan dari nasabah yang mengajukan KPR sebagai antisipasi gagal bayar.

Bank ingin memastikan para nasabah yang menikmati KPR adalah mereka yang punya kemampuan memenuhi tanggung jawab membayar cicilan setiap bulan.

Jadi, secara gak langsung, rencana ngambil KPR bisa jadi motivasi kamu untuk terus meningkatkan status kepegawaian di kantor.

6. Sebagai peninggalan alias warisan berharga

Siapa sih orangtua yang gak sayang sama anak? Kita pasti ingin bisa selalu — dan harus banget — memberikan yang terbaik buat anak-anak kita di kemudian hari.

Dengan punya rumah sendiri, kita sudah menginvestasikan uang dan jerih payah kita selama bertahun-tahun dalam bentuk yang nilainya tinggi.

Dan tentu saja, ini sama artinya dengan kita bisa menjadikan rumah tersebut sebagai peninggalan, yaitu warisan berharga bagi anak-anak nantinya.

Gimana nih? Setelah tahu alasan kenapa harus mengajukan KPR di atas sudah bisa ambil keputusan?
Apa mungkin masih ragu? Intinya mengajukan KPR memang keputusan dan tanggung jawab yang besar. Jadi, butuh pertimbangan dan kesiapan mental yang kuat.

Tapi, gak perlu khawatir dan takut berlebihan. Yakin saja selama kamu berniat untuk memperoleh peningkatan hidup yang lebih baik. So, selamat berjuang dan sukses ya!


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Jangan Bingung Dulu, Ini 7 Tahap Pengajuan KPR untuk Rumah Inden

rumah inden

Bukan hanya mobil atau sepeda motor yang bisa dibeli secara inden. Rumah inden yang belum ada wujudnya pun bisa dibeli.

Pemerintah memang sempat berencana melarang pembelian rumah dengan cara inden, khususnya via kredit pemilikan rumah (KPR). Tujuannya, mencegah penipuan properti oleh pengembang.

Hanya dengan modal brosur dan kantor sewaan, pengembang bisa memperdaya konsumen dengan janji rumah akan segera dibangun. Begitu konsumen menyetor duit sekian persen dana, kaburlah si pengembang.

Larangan itu juga untuk menghindari aksi spekulan atau investor memborong rumah di suatu kawasan. Aksi ini membuat harga properti melambung dan merenggut hak masyarakat yang belum memiliki rumah.

Untunglah pemerintah punya cara yang lebih ramah selain pelarangan. Dengan terbitnya Peraturan Bank Indonesia No. 18/16/PBI/2016, pengembang bisa menawarkan properti dengan cara inden asal memenuhi syarat yang berlaku.

Nasabah boleh beli rumah inden asalkan itu adalah pembelian pertamanya. Artinya, jika sebelumnya sudah KPR rumah inden, tidak bisa lagi mengajukan permohonan yang sama.

Lalu, bagaimanakah tahap pengajuan KPR rumah inden? Sebenarnya proses KPR rumah inden tidak beda jauh dengan rumah yang sudah jadi. Berikut ini tahap-tahapnya:

1. Booking fee khusus rumah inden

Tahap awal setelah sepakat dengan harga rumah inden adalah bayar booking fee alias biaya pemesanan. Besarannya bervariasi, sekitar Rp 10 juta. Biaya ini umumnya mengurangi besaran uang muka.

2. Perjanjian Pengikatan Jual Beli

Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) diperlukan untuk mengikat pengembang dan pembeli agar patuh dalam transaksi. Isinya antara lain detail rumah dan hak-kewajiban masing-masing pihak. Biasanya, PPJB dibuat dan ditandatangani setelah penyerahan booking fee.

3. Penyerahan dokumen

Dokumen syarat KPR diserahkan ke pihak bank. Setelah itu, bank melakukan penilaian untuk menentukan diterima atau tidaknya permohonan KPR, antara lain lewat wawancara dengan pemohon.

4. Uang muka

Jika permohonan diterima, bayar uang muka sesuai dengan ketentuan. Jika harga rumah Rp 500 juta dan DP ditetapkan 15 persen seperti saat dalam ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 18/16/PBI/2016, kita harus setor Rp 75 juta.

Selain uang muka, biaya pra-kredit yang mesti dibayar adalah provisi, appraisal, dan asuransi. Asuransi mencakup pertanggungan jiwa dan kebakaran.

5. Akad kredit

Ketika DP dibayar, harus ada notaris yang menyaksikan. Notaris ini ditugasi bank, tapi kita bisa juga mengusulkan notaris sendiri. Tugasnya mengurus segala dokumen KPR, seperti Perjanjian/Akad Kredit, Akta Jual Beli (AJB), biaya balik nama, pajak, cek sertifikat, dan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT).

6. Bayar cicilan

Seusai penandatanganan akad kredit, pengembang langsung membangun rumah sesuai dengan perjanjian. Sementara itu, kita bayar cicilan tiap bulan.

7. Evaluasi

Nah, inilah yang membedakan antara KPR rumah inden dan sudah jadi. Dalam perjanjian khusus antara pengembang dan bank, ditentukan target selesainya rumah. Rumah 1 lantai umumnya dipatok 12 bulan harus selesai, sementara rumah 2 lantai maksimal 18 bulan.

Adapun sebelum KPR cair, pengembang diminta membuat jaminan bahwa bangunan selesai sesuai jadwal dan spesifikasi. Jika ternyata molor atau ada spek yang berbeda, pembeli bisa meminta pengembang membeli kembali rumah tersebut.

Dalam proses pembangunan pun kita bisa memprotes jika tak sesuai dengan jadwal. Misalnya pada bulan kedua seharusnya sudah pasang plafon, ternyata belum.

Pihak bank sebetulnya wajib mengirim petugas untuk mengecek pembangunan juga. Nantinya hasil pengamatan dilaporkan ke atasan.

Progres pembangunan itu menentukan pencairan dana KPR dari bank ke pengembang selanjutnya. Jika pembangunan tersendat, pengembang bisa dipermasalahkan, termasuk dibawa ke meja hijau.

Tahap pengajuan KPR rumah inden sangat mirip dengan rumah biasa. Prosesnya sekitar 1 bulan. Namun agak berbeda kalau beli rumah second dengan KPR karena bank akan lebih berhati-hati memberikan kredit.

Yang pasti, beli rumah inden lebih berisiko ketimbang beli yang sudah jadi. Harus betul-betul dipastikan pengembang punya riwayat yang bagus dan bekerja sama resmi dengan bank.

Meski sudah ada peraturan dari pemerintah, risiko itu tetap ada. Tak ada yang mau tertipu pengembang nakal, kan?


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Supaya Gak Salah Pilih KPR, Pelajari Dulu Nih Suku Bunga Acuan Bank

suku bunga acuan

Masalah pinjam-meminjam uang bisa dibilang udah gak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, termasuk soal suku bunga acuan bank.

Coba, sekarang siapa sih yang gak pernah minjem duit? Mau itu pinjam ke teman buat sekadar makan siang, pinjam ke ortu lantaran gaji bulanan udah sekarat, sampai pinjam ke perusahaan leasing buat kredit kendaraan.

Berani jamin, semua orang pasti pernah ngelakuin salah satunya.

Nah, buat yang lagi butuh minjem duit dalam jumlah besar, sudah pasti bank yang jadi sasaran. Tapi pinjam uang ke bank tidak seperti pinjam ke teman atau orangtua.

Ada prosedur, persyaratan, dan ketentuan-ketentuan lain yang kamu harus tahu. Salah satunya adalah soal bunga pinjaman.

Kalau kamu pinjam uang ke teman, pastinya jumlah yang kamu balikin sama dengan jumlah uang yang kamu pinjam kan? Nah, kalau pinjam ke bank, kamu harus mengembalikan uangnya dengan jumlah yang lebih besar.

Kenapa? Karena bank memberlakukan bunga kredit atau bunga pinjaman.

Ini juga yang berlaku kalau kamu mau mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pinjaman untuk beli rumah atau apartemen kamu itu pasti dikenakan bunga oleh bank, sehingga jumlah uang yang kamu lunasi nanti pastinya akan lebih besar dari harga rumah.

Pertanyaan selanjutnya adalah berapa besarnya bunga yang dikenakan untuk KPR kamu? Nah, untuk menjawabnya, kamu harus tahu dulu suku bunga acuan yang dipakai oleh bank yang bersangkutan dalam menetapkan bunga KPR.  Ini yang akan kita bahas dalam artikel kali ini. Simak ya!

Suku Bunga Acuan Bank Indonesia (BI Rate)

Menurut situs Bank Indonesia, BI rate adalah suku bunga yang mencerminkan kebijakan sikap moneter yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan diumumkan kepada publik.

Besarannya berubah-ubah, tergantung kondisi ekonomi saat itu.

Nah, sekarang BI juga memperkenalkan suku bunga acuan baru, namanya BI 7-Day Repo Rate. Kalau BI rate biasa dievaluasi tiap tahun atau lebih, BI 7-day repo rate ini bakal terus diperbarui tiap bulan dan dinilai lebih akurat dijadikan acuan bagi pelaku di industri perbankan, pasar uang, dan sektor riil.

Suku bunga baru ini efektif berlaku mulai 19 Agustus 2016. Kamu bisa cek besaran suku bunganya di situs BI juga.

Pada dasarnya, semua kredit dari bank pasti mengacu ke suku bunga ini. Kalau BI rate naik 50 basis poin, sudah pasti bank langsung naikin suku bunga kreditnya 50 basis poin juga.

Cuma, ada beberapa bank yang menawarkan produk KPR yang langsung mengacu ke BI rate untuk menarik minat nasabah.

Soalnya, bunga KPR menjadi terlihat lebih rendah jika dibanding suku bunga kredit bank atau suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Padahal, perlu dicatat, kalau besaran BI rate pada akhirnya bukanlah bunga final yang kamu bayar, masih ada variabel lain yang akan ditambahkan.

Misalnya, kamu ngambil KPR dengan bunga floating di Bank ABC. Besaran bunga kamu dihitung dari BI rate yang berlaku saat itu ditambah variabel X yang ditetapkan oleh bank.

Besar variabel X ini tergantung dari profil risiko kamu dan kebijakan dari Bank ABC.

Contoh bunga di cicilan bulan pertama:

BI rate = 6,75 persen

Variabel X = 5 persen

Bunga final KPR kamu: 6,75 + 5 = 11,75 persen

Jadi, kalau bulan berikutnya BI rate naik jadi 7 persen, maka bunga KPR kamu menjadi 12 persen. Terus begitu setiap bulannya. Jadi, jangan terkecoh ya. Cek dulu besar bunga final yang harus kamu bayar.

Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Selain BI rate, suku bunga lain yang sering menjadi acuan untuk KPR adalah suku bunga SBI.

Apa sih SBI? SBI adalah surat berharga yang dikeluarkan Bank Indonesia untuk mengatur peredaran uang di pasar. Suku bunga SBI merupakan suku bunga yang terbentuk pada saat pelelangan SBI dalam satu periode waktu tertentu.

Karena SBI adalah surat berharga dan terdiri dari beberapa tenor, maka besaran suku bunganya pun berbeda-beda. Jadi kalau kamu mau ngambil KPR yang mengacu ke suku bunga ini, perhatikan SBI tenor berapa yang jadi acuan.

Kamu juga perlu rajin-rajin ngecek hasil lelang SBI di website resmi BI, biar ga kaget kalau sewaktu-waktu bunga SBI yang jadi acuan KPR kamu naik.

Besaran suku bunga SBI bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari BI rate, tergantung dari kondisi pasar saat itu. Sama kayak BI rate, bunga KPR yang mengacu kepada SBI, pasti lebih tinggi dari suku bunga SBI yang berlaku.

Karena, masih ada variabel lain yang ditambahkan ke perhitungan bunga seperti profil risiko dan kebijakan bank.

Contoh, Annas mengambil KPR floating di Bank XYZ. Besaran bunga Annas tiap bulan adalah SBI 12 bulan ditambah variabel O. Maka hitungan bunga kamu di bulan pertama cicilan:

Suku bunga SBI tenor 12 bulan = 6 persen

Variabel O = 3,25 persen

Total bunga KPR Annas = 6 + 3,25 = 9,25 persen

Kalau di bulan berikutnya SBI tenor 12 bulan naik jadi 8 persen, bunga KPR kamu berarti ikut naik jadi 8 + 3,25 = 11,25 persen. Begitu seterusnya sampai masa cicilan kamu habis.

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

SBDK adalah suku bunga acuan yang ditetapkan perbankan untuk memberikan kredit kepada debitur. Tiap bank menetapkan SBDK yang berbeda-beda, yang bisa kamu cek di situs BI secara berkala.

Besaran SBDK biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan BI rate atau suku bunga SBI. Bunga final KPR kamu yang mengacu ke SBDK, sudah pasti lebih tinggi dari SBDK bank karena belum termasuk hitungan premi risiko.

Rata-rata, produk KPR yang dikeluarkan bank-bank di Indonesia mengacunya ke suku bunga ini. Tapi untuk menarik nasabah, bank biasanya mengiming-imingi penawaran bunga kombinasi yang terdiri dari fixed rate di tahun-tahun pertama cicilan, dan floating setelahnya.

Nah, besaran bunga fixed di awal cicilan ini biasanya dipatok jauh lebih rendah dari SBDK bank.

Misalnya, Juni mengambil KPR di Bank PQR dengan kombinasi bunga fixed + floating yang mengacu ke SBDK. Tenor pinjaman adalah 20 tahun.

SBDK Bank PQR = 12 persen

Bunga fix 3 tahun pertama = 8 persen

Bunga floating  17 tahun setelahnya = mengikuti SBDK + 2 persen (premi risiko, dll)

Bisa dilihat kalau pada tiga tahun pertama, bunga KPR Juni berada jauh di bawah SBDK Bank PQR. Tapi setelahnya, bunga langsung naik sampai dua digit. Belum lagi ditambah premi risiko dan kebijakan bank PQR.

Nah, sekarang sudah tahu kan jenis-jenis bunga acuan buat KPR? Jadi kamu bisa lebih matang dalam memilih produk KPR nanti.

Buat yang suka transparansi, bisa milih bunga KPR yang mengacu ke BI rate atau SBI karena kamu bisa cek sendiri angkanya di website resmi Bank Indonesia.

Tapi, buat kamu yang pengen nabung dulu di tahun-tahun pertama cicilan, produk KPR yang mengacu ke SBDK bisa dijadikan pertimbangan.

Karena produk KPR jenis ini biasanya menawarkan bunga kombinasi antara bunga fixed dan bunga floating, sehingga cicilan kamu besarnya tetap sama selama masa awal pinjaman.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.