Dengan 5 Tips KPA Ini, Punya Apartemen di Usia Muda Bukan Lagi Mimpi!

Dengan 5 Tips KPA Ini, Punya Apartemen di Usia Muda Bukan Lagi Mimpi!

Bisa tinggal di apartemen milik sendiri adalah salah satu tanda kamu bisa hidup mandiri. Namun semakin hari, semakin mahal pula harga apartemen. Padahal semakin lama kita menunggu, semakin tak terjangkaulah KPA yang kita bidik.

Triknya, kamu tak perlu membeli apartemen baru. Apalagi saat ini meskipun membeli apartemen bekas, Urbaners pun masih dapat menggunakan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Apakah beda pengajuannya dengan apartemen baru? Jawabannya tidak.

Walau begitu, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dengan seksama. Karena menyangkut kondisi apartemen, kamu juga harus meluangkan banyak waktu untuk melakukan survei langsung ke lokasi yang ditawarkan.

Namun, dibalik kerepotannya, terkadang kamu pun bisa mendapat apartemen dengan harga lebih murah. Berikut adalah beberapa hal yang harus di perhatikan saat mengajukan KPA untuk apartemen bekas.

Lokasi Kondusif

Membeli apartemen bekas tidak bisa sembarangan. Jangan percaya saja dengan iklan penjual di internet. Kamu juga harus mengecek ke lokasi secara langsung.

Tanyakanlah pada penduduk sekitar soal masalah lingkungan, jika perlu tanpa perlu diketahui si penjual atau broker. Kamu bisa menanyakan masalah banjir, misalnya.

(Baca juga: Urbaners Mau Beli Apartemen Lewat Broker? Ajukan Dulu Pertanyaan Ini)

Kamu juga bisa bertanya langsung ke Ketua RT atau RW jika masih merasa belum cukup dengan informasi dari penduduk di sekitar apartemen. Urbaners juga sebaiknya menanyakan sering tidaknya terjadi tindak pencurian.

Kondisi Bangunan

Pemilik apartemen atau penjual biasanya akan membawa kamu melihat-lihat bangunan apartemen yang ia tawarkan. Tanyakan usia bangunan kepada penjual.

Kekuatan konstruksi bangunan yang berusia lebih dari 20 tahun biasanya sudah lemah sehigga mungkin dalam waktu dekat akan membutuhkan renovasi.

Periksalah fasilitas bangunan, seperti sambungan listrik, telepon atau air. Membeli apartemen yang akhirnya tidak nyaman untuk ditinggali akan merugikan kita sendiri.

Penuhi Syarat Pribadi

Syarat pribadi yang dimaksud di sini adalah syarat-syarat yang berkaitan secara langsung dengan diri kita sebagai calon nasabah KPA.

(Baca juga: Mau Ajukan KPA untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya…)

Syarat yang biasanya diminta bank biasanya adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), slip gaji tiga bulan terakhir atau bukti lain untuk membuktikan jumlah pendapatan kamu tiap bulan dan rekening koran tiga bulan terakhir.

Cek Dokumen Si Pemilik/Penjual Unit

Pengecekan dokumen ini sangatlah penting. Urbaners bisa meminta bantuan dari pihak ketiga untuk memeriksa keaslian dari dokumen-dokumen ini.

Ini adalah langkah pencegahan terhadap penipuan. Kamu harus memiliki salinan dari dokumen penjual untuk dibawa ke bank. Salinan yang pasti kamu perlukan antara lain salinan surat bukti-bukti legalitas. Misalnya, seperti HGB, IMB dan SIPPT.

Selain itu, kamu juga harus memiliki salinan kontrak perjanjian dengan penjual. Dalam perjanjian ini akan ada pernyataan tertulis bahwa penjual setuju untuk menjual unitnya kepada kita dengan harga yang telah disepakati bersama.

Siap dengan Uang Muka

Mempersiapkan uang muka untuk apartemen bekas memang agak sulit. Biasanya bank akan menilai harga apartemen yang akan kamu beli secara langsung.

Tak jarang harga taksiran bank nantinya tidak sama dengan harga dari pemilik unit. Nah, ini adalah kesulitan dari membeli apartemen bekas.

(Baca juga: 5 Tips Beli Apartemen Bekas yang Bisa Bikin Kamu Untung Berlipat)

Bank akan memberikan pinjaman dengan berpegang pada nilai taksirannya sendiri. Bank juga tidak akan memberi pinjaman penuh sesuai taksirannya. Biasanya bank hanya akan meminjamkan 70 persen dari uang taksiran.

Uang muka yang kita bayarkan pun jadi bertumpuk karena harus menutup 30 persen dari taksiran bank dan selisih taksiran bank dengan pemilik bank, belum lagi bunganya.

5 Tips Beli Apartemen Bekas yang Bisa Bikin Kamu Untung Berlipat

5 Tips Beli Apartemen Bekas yang Bisa Bikin Kamu Untung Berlipat

Mempunyai investasi apartemen di usia muda bukanlah hal yang mustahil. Selain mengandalkan KPA, kamu juga bisa mulai step-by-step beli apartemen bekas meskipun dengan sedikit renovasi disana-sini.

Pasalnya, sebagai properti, apartemen adalah instrumen investasi yang banyak diminati karena menawarkan imbal hasil tinggi. Harga apartemen bahkan bisa melonjak hingga 70 persen jauh melampaui semua instrumen investasi lainnya yang ada di pasar.

Nah, bagi kamu yang mau mulai berbisnis di bidang ini, apartemen second alias bekas pakai tanpa bergantung pada Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) juga tak kalah menguntungkan, lho!

Asalkan jeli, apartemen second menjanjikan untung lumayan. Untuk membantu Urbaners yang ingin berbisnis apartemen bekas, berikut ini tips yang harus kamu perhatikan.

Akses atau Lokasi

Apa sih rumus utama investasi apartemen? Kebanyakan orang akan menyebut lokasi strategis. Lantas, lokasi yang strategis itu seperti apa?

Apakah di tengah kota yang harganya sudah sangat mahal atau dekat dengan akses transportasi? Inilah yang membedakan investasi apartemen di kota besar seperti Jakarta dan luar Jakarta.

(Baca juga: 4 Cara Mudah untuk Memulai Investasi Properti dengan Gaji Pas-pasan)

Bagi kamu yang mau berinvestasi di luar Jakarta, misalnya, rumus lokasi yang dekat dengan kota masih berlaku, tapi untuk di kota besar seperti Jakarta yang macet, waktu tempuh lebih penting ketimbang jarak tempuh. Sudah pasti akses transportas jadi faktor dominan.

Beli Apartemen Rusak

Cara lain untuk memaksimalkan keuntungan adalah membeli apartemen yang sudah agak tua atau kondisinya sudah mulai rusak dengan harga semurah-murahnya. Kondisi apartemen yang rusak adalah alasan untuk menekan harga beli serendah-rendahnya.

Setelah jadi hak milik, perbaiki atau renovasi apartemen itu. Kemudian jual dengan harga tinggi. Harga beli apartemen dan biaya renovasi merupakan komponen modal awalnya, untuk menentukan harga jualnya tinggal tambahkan nilai profit.

Bebas Banjir

Ini faktor penting yang sering terlupa. Sebelum kamu membeli apartemen bekas, pastikan jika lokasi apartemen tersebut bukan langganan banjir.

(Baca juga: Kiat Sukses Memiliki Apartemen di Usia 20-an, Tanpa Mengandalkan KPA dari Bank)

Sebaiknya Urbaners melakukan riset dengan bertanya pada penduduk sekitar atau mencari tahu lewat internet.

Pastikan Surat-surat Lengkap

Alangkah baiknya, jika kamu ingin membeli atau berinvestasi pada sebuah apartemen, maka pastikan kelengkapan surat-suratnya. Surat bukti-bukti legalitas itu misalnya, seperti HGB, IMB dan SIPPT.

Seperti contohnya, nomor register HGB bisa dicek di BPN untuk mengetahui status kepemilikan tanahnya, serta nomor register IMB dan SIPPT dapat dicek di BPP Pemda.

Tentukan Keuntungan

Untuk memperoleh harga jual yang tinggi, kamu harus tentukan untung atau profit yang ideal. Jangan sampai harga jual terlalu mahal, sehingga apartemen kamu sulit laku atau terlalu murah.

(Baca juga: Mana Lebih Untung: Investasi Apartemen atau Rumah Tapak?)

Cara menentukan harga ideal, bandingkan dengan harga properti setara di wilayah tersebut. Selanjutnya tentukan harga apartemen setelah lebih dulu menghitung faktor belanja modal yang sudah kamu keluarkan.

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya…

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya...

Tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Tapi setelah menempati hunian pertama selama beberapa tahun, mungkin terlintas di benakmu untuk mengajukan kredit properti kedua untuk tujuan investasi atau sebagai tempat tinggal yang lebih layak.

Hal ini kerap dirasakan oleh sebagian kita yang sudah memiliki anak lebih dari dua atau memiliki penghasilan lebih untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) baru. Namun apapun alasannya, berburu properti kedua atau second house akan menjadi pengalaman yang tak kalah menyenangkan!

Hanya saja, meski sudah berpengalaman, mengajukan kredit properti kedua ternyata berbeda dengan yang pertama. Selain proses riset dan pencarian yang cukup panjang, Urbaners juga harus lebih teliti memperhitungkan untung rugi jika dibandingkan dengan properti sebelumnya.

Nah, bila kamu berencana mengambil kredit properti kedua dalam waktu dekat, ada baiknya kamu memerhatikan beberapa hal di bawah ini.

Evaluasi Tujuanmu dalam Membeli Properti Kedua

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya... - Evaluasi Tujuanmu dalam Membeli Properti Kedua
FOTO: timminnix.com

Sebagaimana pembelian properti pertama, pembelian yang kedua juga tak bisa serampangan kendati kamu memiliki penghasilan berlebih.

Kalau Urbaners ingin memiliki tempat tinggal yang lebih dekat dengan lokasi  kerja supaya lebih produktif  bekerja dan efisien, maka pembelian properti kedua boleh sedikit dipaksakan dengan kemampuan finansial yang ada saat ini.

Namun, tetap ingat, jangan sampai kondisi keuangan jadi kacau balau hanya karena ingin membeli hunian baru.

(Baca juga: Supaya Tak Sekedar Angan-angan, Ini 8 Langkah Mudah Wujudkan Impianmu Punya Hunian Idaman di Usia 20-an Jadi Kenyataan)

Rumus pembelian properti tetap berlaku yaitu menimbang lokasi yang paling tepat. Selain itu, lihat pula, kewajaran harga dan bentuk bangunan.

Apakah Kondisi Keuanganmu Sehat?

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya... - Apakah Kondisi Keuanganmu Sehat?
FOTO: usnews.com

Silakan meneliti terlebih dahulu kondisi keuanganmu saat ini. Urbaners bisa mengambil KPR atau KPA untuk properti kedua ketika kondisi keuangan sudah sehat.

Indikasi keuangan yang sehat antara lain ada dana darurat, kebutuhan proteksi seperti asuransi, lalu rasio utang di bawah 30% dari jumlah penghasilan.

Jika kesemuanya aman, kamu bisa segera mengambil KPR atau KPA untuk properti kedua sebagai tambahan aset atau investasi.

Pilih Jalur Kredit yang Sesuai

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya... - Pilih Jalur Kredit yang Sesuai
FOTO: calculators.org

Jalur kredit properti untuk second house banyak ragamnya. Pertama, utang bank melalui Kredit Pemilikan Properti (KPP). Kamu harus menyiapkan dana down payment (DP) setidaknya 40% dari harga properti kedua yang jadi incaranmu.

Kamu pun bisa memilih KPP dari bank yang bekerjasama dengan pengembang. Dengan begitu, Urbaners berpeluang mendapatkan diskon khusus jika memilih bank terafiliasi.

Selain itu, kamu bisa membeli lewat cicilan kepada pengembang. Para pengembang umumnya memberi kesempatan pembelian properti  melalui cicilan hingga 36 kali atau 36 bulan.

(Baca juga: Kiat Sukses Memiliki Apartemen di Usia 20-an, Tanpa Mengandalkan KPA dari Bank)

Keuntungan dari cicilan kepada pengembang–atau biasa disebut sistem kredit in-house ini–adalah bunga pinjamannya tidak setinggi bunga yang ditawarkan oleh perbankan.

Hitung Juga Biaya Lain-lainnya

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya... - Hitung Juga Biaya Lain-lainnya
FOTO: timminnix.com

Selain menyiapkan DP dan cicilan, Urbaners harus siap pula dengan biaya lain-lain yang menyertai setiap langkah dalam cicilan properti. Antara lain biaya pajak dan perawatan hunian.

Kamu mungkin mengenal pajak untuk properti pertama. Ada baiknya, kamu pun perlu mengetahui dan memahami aturan untuk pajak properti kedua yang umumnya berbeda dari yang pertama.

Konsultasikan dengan profesional pajak mengenai pajak properti kedua. Terutama, jika kamu ingin menyewakan rumah atau apartemen tersebut.

Untuk apartemen misalnya, tersewa atau tidak, kamu sebagai pemilik tetap harus membayar biaya perawatan bulanan kepada pengelola. Maka itu, coba ubah properti keduamu menjadi aset produktif alih-alih dibiarkan sekadar sebagai tambahan aset. Caranya, sewakan!

Trik Menyewakan

Mau Ajukan Kredit untuk Beli Properti Kedua? Ini Tipsnya... - Trik Menyewakan
FOTO: zillow.com

Menyewakan properti kedua memberikan dua keuntungan, yaitu capital gain dari kenaikan harga properti dan pendapatan pasif dari rent fee. Jika berniat menyewakan, selain memastikan target pasar sedari awal, kamu harus aktif pula memasarkannya.

Selain itu, kamu perlu cermat menentukan tarif sewa. Rata-rata kapitalisasi properti rumah lebih rendah ketimbang apartemen, yaitu hanya 3%–5%. Sedangkan, apartemen mencapai 7%–12%.

(Baca juga: Tips Meraup Untung dari Bisnis Sewa Properti)

Misalnya, apartemen seharga Rp 700 juta. Maka, tarif sewa minimal adalah Rp 700 juta x 12% ekuivalen Rp 84 juta per tahun atau Rp 7 juta per bulan. Jangan segan memberi diskon harga sewa apabila penyewa mau menyewa sekaligus selama setahun atau lebih.

 

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016

Industri olahraga, khususnya Olimpiade, memberi hasil yang sangat menggiurkan. Bahkan, banyak atlet tambah kaya raya karena berkiprah di ajang Olimpiade Rio kali ini.

Banyaknya atlet profesional bertanding di ajang olahraga internasional yang diselenggarakan empat tahun sekali ini menjadikan acara ini sebagai tempat berkumpulnya para olahragawan paling tajir di dunia.

Sebanyak 207 negara dengan total atlet mencapai lebih dari 11 ribu orang ikut serta dalam ajang Olimpiade Rio 2016 ini, termasuk diantaranya nama atlet-atlet terkenal dengan kekayaan berlimpah.

Dilansir dari laman Bankrate, berikut lima atlet terkaya di ajang Olimpiade Rio 2016. Kekayaannya bikin kita ngiler!

1. Serena Williams

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016 - Serena Williams
FOTO: telegraph.co.uk

Nama Serena Williams berada di puncak dalam daftar atlet terkaya kali ini. Kekayaannya ditaksir mencapai nilai 145 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1,8 triliun.

(Baca juga: 5 Tanda Kamu Sudah Berada di Jalan yang Tepat untuk Menjadi Orang Kaya)

Jumlah kekayaannya ini menjadikan Serena sebagai atlet terkaya pada ajang Olimpiade Rio 2016.

2. Novak Djokovic

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016 - Novak Djokovic
FOTO: thenational.ae

Lagi-lagi atlet cabang olahraga tenis yang bertengger di daftar prestisius ini. Petenis asal Serbia, Novak Djokovic, memiliki kekayaan mencapai 130 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1,68 triliun.

Menurut Forbes, dalam 12 bulan terakhir Djokovic memperoleh pemasukan sekitar 55,8 juta dollar AS atau setara dengan Rp 738 miliar.

Hampir setengah dari pendapatan Djokovic diperoleh dari hadiah menjuarai kejuaraan tenis dengan total mencapai 21,8 juta dollar AS. Sisanya, pemasukan lain yang diperoleh Djokovic dari iklan.

3. Rafael Nadal

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016 - Rafael Nadal
FOTO: latimes.com

Nama Rafael Nadal tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta olahraga tenis. Pria asal Spanyol ini menduduki peringkat ketiga atlet terkaya dalam Olimpiade Rio 2016 dengan kekayaan senilai 125 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1,62 triliun.

Bahkan, pria Spanyol ini dalam satu tahun terakhir berhasil meraup 37,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 496 miliar.

(Baca juga: Mau Punya Mobil dan Apartemen Sendiri dalam 5 Tahun? Ikuti Tips Ini!)

Sumbangsih terbesar dari kekayaan Nadal didapat dari sponsor pribadi. Nadal hanya mendapat 5,5 juta dollar AS dari hadiah mengikuti kejuaraan tenis. Pasalnya, akhir-akhir ini Nadal sering absen akibat cedera.

4. Kevin Durant

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016 - Kevin Durant
FOTO: gq.com

Kali ini Amerika Serikat ikut menyumbang salah satu atlet basketnya dalam daftar atlet terkaya di Olimpiade Rio 2016. Kevin Durant yang saat ini bermain untuk Golden State Warriors sudah mengumpulkan kekayaan hingga 100 juta dollar AS atau setara Rp 1,29 triliun.

Kevin menjadi salah satu atlet paling kaya yang main di Olimpiade 2016. Bintang NBA ini memiliki pendapatan 56,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 743 miliar dalam setahun terakhir.

Sebelumnya, pemasukan terbesar Durant didapat dari gaji yang diterimanya di Oklahoma City Thunder senilai 20,2 juta dollar AS. Namun gaji Durant telah melonjak menjadi 26,5 juta dollar AS semenjak bergabung dengan Golden State Warriors.

Dengan gaji yang tinggi, wajar Durant mendapat pengawalan super ketat di Olimpiade. Durant bakal jadi incaran utama penjahat lokal di Brasil.

Bahkan, saking banyaknya miliarder di tim basket putra Amerika Serikat–mulai dari Carmelo Anthony, Paul George hingga Kyrie Irving–Durant dan kawan-kawan pun akhirnya memilih tinggal di kapal pesiar selama Olimpiade.

5. Andy Murray

5 Atlet Terkaya di Ajang Olimpiade Rio 2016 - Andy Murray
FOTO: skysports.com

Lagi-lagi cabang tenis menyumbang nama untuk daftar atlet terkaya kali ini. Petenis pria muda berusia 24 tahun ini sukses meraih medali emas pada cabang tenis pria.

(Baca juga: Mau Kaya di Usia Muda? 5 Film yang Ajarkan Cara Kumpulkan Uang Ini Wajib Masuk dalam Daftar Tontonanmu!)

Andy memiliki total kekayaan senilai 85 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1,1 triliun.

(Featured image credit: CHRISTOPHE SIMON/Getty Images)

 

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah

Selepas sarjana, tak sedikit dari kita yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mengejar karier dengan melanjutkan pendidikan pascasarjana memang disarankan.

Ada banyak keuntungan yang bisa Urbaners peroleh ketika berhasil menjalani dua kehidupan seperti itu sekaligus, seperti mempercepat karirmu. Namun, ketika kamu bekerja sekaligus menjalani kuliah, ada dua faktor besar yang harus kamu kelola dengan baik: waktu dan uang.

Bukan perkara mudah memang ketika seseorang dituntut untuk menjadi mahasiswa sekaligus karyawan. Manajemen waktu merupakan salah satu tantangan besar yang harus kamu hadapi, jadi biarkan pihak atasan di tempat kamu bekerja maupun pihak kampus mengetahui keadaan kamu yang bekerja sambil kuliah.

Selain itu, kamu diharapkan dapat bersikap bijaksana dan mandiri dalam mengatur keuangan pribadi. Nah, soal ini ada beberapa tips menabung yang bisa kamu terapkan.

Rencanakan Anggaranmu

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah - Rencanakan Anggaranmu
FOTO: shutterstock.com

Pengeluaran untuk biaya kuliah dan transportasi merupakan masalah utama bagi seorang mahasiswa. Ditambah lagi, biaya tempat tinggal bagi kamu yang memilih menetap di asrama atau kos-kosan juga membuatmu harus berpikir dua kali lipat untuk masalah pengeluaran.

Untuk menghindari terjadinya pembengkakan pengeluaran, cara yang efisien dilakukan adalah dengan membuat skala prioritas atau rancangan biaya yang akan dialokasikan terlebih dahulu.

(Baca juga: Tips Alokasi Penghasilan untuk Mencicil Properti buat “First Jobber”)

Aturlah pengeluaran dengan mengurutkan dari yang paling banyak memakan biaya, serta rancang perkiraan biaya tiap semesternya. Anggaran yang terencana dapat membuatmu lebih jeli dalam mengelola keuangan.

Catat Pengeluaran Harianmu

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah - Catat Pengeluaran Harianmu
FOTO: huffingtonpost.ca

Penting halnya untuk membuat catatan pengeluaran bulanan, mencatat berapa pengeluaran yang dihabiskan setiap harinya, seperti biaya makan dan keperluan harian lainnya.

Ada benarnya jika Urbaners membagi pengeluaran dalam beberapa pos, seperti pengeluaran untuk sandang, pangan, hiburan, transportasi dan lain sebagainya.

Pastikan pengeluaran untuk masing-masing kelompok kategori masuk dalam perkiraan pengeluaran bulanan dan akumulasikan pengeluaran yang terjadi dalam waktu sebulan misalnya. Cara ini adalah cara mudah untuk menghindari pengeluaran berlebih terjadi.

Tingkatkan Jumlah Pemasukan

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah - Tingkatkan Jumlah Pemasukan
FOTO: shutterstock.com

Pemasukan atau pendapatan merupakan salah satu aspek penting dalam membantu biaya pendidikan. Pendapatan merupakan sumber dana yang digunakan untuk membayar biaya pendidikan.

Membuka usaha kecil-kecilan yang mudah dan tidak menguras waktu dapat membantu untuk menambah penghasilan selain dari penghasilan bulanan yang diperoleh.

(Baca juga: Ini 5 Bisnis Sampingan yang Bisa Urbaners Lakukan Saat “Weekend”)

Hal ini demi kebaikan kondisi keuanganmu. Bisa juga mencari informasi tentang beasiswa dimana belajar karena beasiswa sendiri memiliki banyak keuntungan dimana selain memberikan uang kuliah, beasiswa biasanya memberikan tempat gratis.

Siapkan Sebagian Penghasilan untuk Disisihkan

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah - Siapkan Sebagian Penghasilan untuk Disisihkan
FOTO: gettyimages.com

Bagi kamu yang belum mulai menyisihkan penghasilan kamu, maka mulailah lakukan sekarang. Ini merupakan salah satu langkah dasar dalam membentuk setiap tabungan, seperti tabungan dana darurat ataupun tabungan pensiun.

Idealnya, kamu menyisihkan 10 persen hingga 20 persen per bulan. Jika bisa lebih, tentu akan lebih baik.

Pertahankan Performa di Kantor

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah - Pertahankan Performa di Kantor
FOTO: huffingtonpost.com

Tetaplah bersemangat di lingkungan kerja kamu yang sekarang. Tergantung jenis kompensasi karyawan yang kamu terima, kamu tentu akan mendapat insentif atau bonus yang lebih tinggi jika kerja kamu bagus.

(Baca juga: Ini 3 Cara Jitu Ajukan KPA untuk Kamu yang Berstatus Karyawan)

Bukan itu saja, saat kamu nantinya lulus kuliah, perusahaan bisa jadi memberikan penghargaan kepada kamu berupa promosi dan kenaikan gaji karena kualitas pekerjaan kamu semakin baik.

Coba Cari Beasiswa

6 Tips Atur Uang Bagi yang Bekerja Sekaligus Kuliah - Coba Cari Beasiswa
FOTO: kanecountyconnects.com

Beasiswa merupakan salah satu usaha yang perlu dilakukan kalau kamu ingin memotong biaya kuliah. Namun, perlu diingat bahwa beasiswa bukanlah sesuatu yang mudah diperoleh oleh siapa saja.

Selain itu, tidak semua kampus menyediakan beasiswa penuh. Ada juga yang hanya memotong sebagian uang kuliah, sehingga tetap saja kamu perlu menyiapkan dana tabungan untuk kuliah.

5 Pilihan Investasi untuk Dana Pendidikan Anak

5 Pilihan Investasi untuk Dana Pendidikan Anak

Semua orangtua pasti mengharapkan anak-anaknya bisa mendapatkan pendidikan terbaik. Namun faktanya, dunia pendidikan terbaik di Indonesia bukan sesuatu yang murah.

Melihat kenyataan ini, pengelola keuangan keluarga yang tak lain adalah istri atau ibu di rumah, perlu mencari solusi terbaik demi pendidikan anak yang berkualitas.

Secara umum, data menunjukkan bahwa rata-rata uang sekolah naik sekitar 15- 20 persen per tahunnya. Padahal, pendapatan masyarakat Indonesia cenderung stagnan.

Artinya, Urbaners bisa bekerja lebih giat untuk mengejar laba lebih besar, mencari pendapatan tambahan, atau malah menurunkan standar sekolah yang dituju. Namun memilih sekolah untuk anak, pada akhirnya kembali ke persoalan kesiapan dan ketersediaan dana.

Triknya, kendati biaya pendidikan meningkat dari tahun ke tahun, besaran kebutuhan dana untuk sekolah si kecil sebenarnya sudah bisa diprediksi sejak jauh-jauh hari. Sehingga orangtua dapat lebih matang dalam merencanakan dan mempersiapkan kebutuhan dana pendidikan sejak dini.

Untuk itu, investasi adalah jalan keluar yang paling tepat untuk menyiapkan dana pendidikan anak yang setiap tahun naik. Pasalnya, investasi mengurangi sifat stagnan nilai mata uang tunai, yang bahkan cenderung menurun.

Ada berbagai tawaran investasi yang dapat dilakukan demi mengamankan dana pendidikan untuk anak. Berbagai tawaran itu seyogianya dilihat sebagai peluang untuk memilih produk investasi yang paling tepat, sesuai kebutuhan dan ketersediaan dana.

Investasi untuk dana pendidikan anak dapat berupa produk dengan penghasilan tetap. Seperti tabungan, deposito dan asuransi. Alternatif lainnya, produk dengan penghasilan bertumbuh, seperti emas (logam mulia), reksadana, properti, obligasi atau saham.

Jika harus disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan waktunya, seperti dirangkum dari berbagai sumber oleh UrbanLife.id, ada baiknya pertimbangkan sejumlah alternatif produk investasi di bawah ini.

5 Pilihan Investasi untuk Dana Pendidikan Anak - Infografis

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad

Selain punya sosok pahlawan super yang jadi idola banyak orang, DC Comics juga punya banyak karakter penjahat atau villains yang cukup digandrungi.

Karakter-karakter penjahat ini muncul dalam film Suicide Squad. Beda dari film yang diangkat dari komik-komik DC Comics sebelumnya, para penjahat ini jadi pemeran utama yang ambil andil dalam keseluruhan cerita.

Mereka dikumpulkan dan diberi misi berisiko tinggi oleh pemerintah Amerika Serikat dengan iming-iming peringanan hukuman.

Berpusat di penjara, penjahat yang tergabung dengan Suicide Squad adalah Deadshot (Will Smith), Harley Quinn (Margot Robbie), Joker (Jared Leto), Kapten Boomerang (Jai Courtney) dan Enchantress (Cara Delevingne).

Meski dibintangi para aktor papan atas, siapa sangka kalau film ini juga menyimpan sejumlah kejadian finansial yang mengejutkan?

Suicide Squad Berhasil Cetak Rekor Rp 1,7 Triliun

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad - Suicide Squad Berhasil Cetak Rekor Rp 1,7 Triliun
FOTO: dailymail.co.uk

Film besutan DC Studios ini berhasil mencetak rekor senilai 135 juta dollar AS (Rp 1,7 triliun) selama akhir pekan penayangan perdananya di bioskop-bioskop Amerika Utara.

Dengan angka tersebut, “Suicide Squad” telah berhasil mengalahkan pencapaian “Guardians of the Galaxy” dengan angka 94,3 juta dollar AS, serta “I Am Legend” yang sukses meraih 77,2 dollar AS pada debutnya di tahun 2007.

(Baca juga: 7 Fakta Menarik tentang Film “Suicide Squad”, Dimana Orang-orang Jahat Bersatu Menjadi Pahlawan!)

Padahal, gak sedikit penggemar dan penonton yang kecewa terhadap film yang menampilkan para super villains ini.

Harga Komiknya Mencapai Rp 270 Juta

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad - Harga Komiknya Mencapai Rp 270 Juta
FOTO: wikia.com

Kalau Urbaners berpikir bahwa komik hanya untuk anak-anak, kamu salah besar! Komik seri pertama “Suicide Squad” berjudul The Brave and the Bold Volume 1 #25, berhasil dijual dengan harga 20,5 ribu dollar AS atau setara dengan Rp 270 juta. Wow, fantastis bukan?

Pemeran “Deadshot” Sempat Bangkrut

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad - Pemeran Deadshot Sempat Bangkrut
FOTO: joblo.com

Saat ini, Will Smith yang memerankan karakter Deadshot dalam film Suicide Squad memiliki kekayaan sebesar seperempat miliar dolar Amerika Serikat. Namun, ternyata Will Smith pernah bangkrut dan berutang sebesar 2,8 juta dollar AS terhadap dinas pajak AS IRS.

(Baca juga: 5 Strategi Bebas Utang Saat Kredit Apartemen)

Kisah Will Smith yang berhasil kembali berjaya setelah melalui masa kebangkrutan tersebut, baik dijadikan panutan. Jangan pernah menyerah dan teruslah berusaha untuk mendapatkan yang terbaik.

Pemeran Enchantress, Seorang Model Kelas Atas

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad - Pemeran Enchantress, Seorang Model Kelas Atas
FOTO: mirror.co.uk

Kamu tahu Enchantress? Seorang penyihir yang jadi musuh utama para “penjahat” di Suicide Squad?

Yup, karakter Enchantress diperankan oleh Cara Delevigne. Dulu, Cara merupakan salah satu model dengan bayaran tertinggi di dunia.

Per harinya, Cara rata-rata memiliki pendapatan senilai 18 ribu dollar AS atau setara dengan Rp 236 juta selama tahun 2015.

Belum Bisa Mengalahkan “The Dark Knight”

5 Kejadian Finansial yang Mengejutkan di Balik Hebohnya Film Suicide Squad - Belum Bisa Mengalahkan The Dark Knight
FOTO: theredlist.com

Hingga saat ini, film DC paling sukses yang melibatkan dunia Batman masih dipegang oleh “The Dark Knight”–sebuah film superhero garapan sutradara terkenal Inggris Christopher Nolan.

(Baca juga: 6 Tips Dekorasi Bertema “Superhero” yang Dapat Membuat Apartemenmu Tampak Unik dan Berbeda)

Film tersebut berhasil meraih pendapatan sebesar 643 juta dollar AS di Amerika Serikat saja.

(Source of featured image: people.com)

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI

Siapa sih yang gak familiar dengan momen proklamasi kemerdekaan Indonesia? Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur. Wakil Presiden Mohammad Hatta berdiri di sisi kiri.

Banyak yang hafal dengan momen ini, tapi barangkali tak banyak yang tahu kisah tersembunyi di baliknya. Dirangkum dari berbagai sumber oleh UrbanLife.id, berikut serentetan kisah tersembunyi di balik proklamasi kemerdekaan RI yang belum banyak orang ketahui. Daripada panjang lebar, silakan langsung simak saja, yuk!

Bung Karno Sakit dan Gak Berpuasa Saat Proklamasi Kemerdekaan RI

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI - Bung Karno Sakit dan Gak Berpuasa Saat Proklamasi Kemerdekaan RI
FOTO: wikipedia.org

Upacara Proklamasi Kemerdekaan RI bertepatan dengan puasa Ramadhan. Namun kala itu, Bung Karno sedang terkena gejala malaria tertiana sehingga ia tidak berpuasa.

Saat dibangunkan pada pagi hari, 17 Agustus 1945, Bung Karno mengeluhkan badannya yang sakit. Ia kemudian disuntik dan meminum obat.

(Baca juga: 5 Langkah Pertolongan Pertama kepada Penderita Sakit Jantung yang Mengalami Serangan Mendadak)

Kemudian Bung Karno tidur dan bangun pada pukul 09.00 WIB, tepat satu jam sebelum upacara berlangsung. Usai proklamasi, Bung Karno pun kembali ke kamar untuk istirahat.

Indonesia Bisa Saja Memiliki Lima Proklamator

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI - Indonesia Bisa Saja Memiliki Lima Proklamator
FOTO: okezone.com

Naskah proklamasi disusun oleh lima orang di kediaman Laksamana Maeda. Selain Bung Karno dan Bung Hatta, terdapat pula Achmad Soebardjo, Sajuti Melik dan Soekarni.

Saat itu, Bung Hatta mengusulkan kelima orang yang hadir pada rapat penyusunan naskah proklamasi turut menandatangani teks tersebut. Hanya saja usul itu ditolak Soekarni. Akhirnya tetap Bung Karno dan Bung Hatta yang menandatangani.

Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih Terbuat dari Kain Seprai

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI - Bendera Sang Saka Merah Putih Terbuat dari Kain Seprai
FOTO: keepo.me

Sehari sebelum Upacara Kemerdekaan RI, Fatmawati yang merupakan istri Bung Karno telah menjahit bendera merah putih. Sayangnya bendera berukuran 50 cm itu dianggap terlalu kecil. Fatmawati pun membongkar lemarinya dan menemukan kain seprai putih tetapi ia tak menemukan kain merah.

Fatmawati meminta tolong seorang pemuda bernama Lukas Kastaryo untuk mencari kain merah. Akhirnya, Lukas membeli kain tenda warung yang berwarna merah milik seorang penjual soto di Jakarta.

(Baca juga: Ini 5 Tempat Kongkow yang Wajib Dicoba Anak Nongkrong Jakarta)

Fatmawati kemudian menjahit menjadi bendera yang baru berukuran 276 x 200 cm, bendera pusaka Sang Saka Merah Putih.

Naskah Proklamasi Sempat Hilang

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI - Naskah Proklamasi Sempat Hilang
FOTO: wikipedia.org

Naskah proklamasi ditulis tangan oleh Bung Karno di secarik kertas dengan Bung Hatta yang mendikte isi naskahnya. Ternyata usai Upacara Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, naskah tersebut hilang karena ikut terbuang di tempat sampah.

Beruntungnya, B.M. Diah menemukan naskah bersejarah tersebut. Wartawan ini menyimpannya dan baru menyerahkan ke pemerintah pada 29 Mei 1992. Hal ini menunjukkan bahwa naskah proklamasi tersebut sempat menghilang selama 46 tahun, 9 bulan dan 19 hari.

Gulungan Negatif Film Disimpan di Bawah Pohon

Sederet Kisah Tersembunyi di Balik Proklamasi Kemerdekaan RI - Gulungan Negatif Film Disimpan di Bawah Pohon
FOTO: kompas.com

Fotografer yang mengabadikan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI kala itu adalah Frans Mendur. Ironisnya, begitu upacara selesai, Frans didatangi tentara Jepang yang ingin merampas gulungan negatif film foto tersebut.

Frans pun berbohong dan mengatakan bahwa gulungan negatif film yang berisikan foto para pahlawan proklamasi kita tersebut sudah diserahkan kepada Barisan Polopor.

(Baca juga: 7 Fakta Menarik tentang Film “Suicide Squad”, Dimana Orang-orang Jahat Bersatu Menjadi Pahlawan!)

Kejadian yang sebenarnya, Frans menanam gulungan negatif film momen bersejarah tersebut di bawah pohon di halaman kantor Harian Asia Raja. Dengan demikian, hingga saat ini, seluruh rakyat Indonesia bisa mengetahui gambaran kemeriahan proklamasi melalui foto Frans.

(Source of featured image: kompas.com)

10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Kehidupan Pembalap MotoGP

10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Kehidupan Pembalap MotoGP

Melaju dengan kecepatan tinggi dan mempertaruhkan nyawa memang jadi bagian yang gak terpisahkan dari kehidupan pembalap MotoGP.

MotoGP sendiri adalah kelas tertinggi dari balapan sepeda motor. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) untuk pertama kalinya pada 1949.

Saat ini, MotoGP terbagi dalam tiga kelas yang dikelompokkan berdasarkan kapasitas mesin, Moto3, Moto2 dan MotoGP itu sendiri.

Motor-motor yang digunakan pada MotoGP adalah motor yang dibuat khusus untuk balap serta gak dijual. Hal ini berbeda, misalnya, dari balapan World Superbike yang mengadu versi modifikasi dari motor produksi massal.

Untuk itulah, para pembalap MotoGP harus punya skills mumpuni untuk melaju kencang di lintasan dan bersaing memperebutkan tempat di podium. Kesalahan kecil di lintasan bisa berakibat fatal, seperti mengalami clash, crash atau gagal finis.

Namun, banyak fakta unik seputar kehidupan rider MotoGP yang jarang terungkap ke publik, seperti rata-rata kecepatan motor saat di lintasan, berapa lama mereka harus menjelajahi dunia dalam setahun, maupun berat motor yang harus dipacu.

Berikut ini fakta-fakta unik seputar kehidupan pembalap MotoGP, yang diungkapkan rider asal Inggris Raya, Bradley Smith, beberapa waktu lalu, seperti dilansir oleh UrbanLife.id dari berbagai sumber.

Pembalap MotoGP Berada di Luar Negeri Hampir Setengah Tahun Lebih Tiap Musimnya

Musim MotoGP biasanya berlangsung selama kurang lebih sembilan bulan, dari Maret hingga November. Jadi memang gak ada waktu istirahat buat mereka.

Mereka bisa berada di luar negeri hingga 180 hari tiap tahunnya. Smith mengaku bahwa tempat yang menurutnya paling oke adalah sirkuit di Kuala Lumpur, Malaysia dan dekat dengan gedung kembar, Petronas.

(Baca juga: Buatmu yang Berniat Membeli Unit di Gedung Apartemen untuk Pertama Kalinya, 7 Tips Ini Membuatmu Tak Lagi Buta)

Pembalap MotoGP Memacu Motor hingga 346 Km Per Jam Saat Balapan

Menurut Smith, kecepatan motor MotoGP hingga 346 km/jam.”Motor ini memiliki kecepatan 250 tenaga kuda, yang jauh lebih cepat daripada mobil. Tapi kamu bersandar pada dua roda, jadi cukup banyak tantangannya,” kata Smith.

“Hanya dibutuhkan waktu 2,5 detik dari posisi diam hingga mencapai 95km/jam.” ucap Smith.

Bobot Sepeda Motor Dua Kali Lipat Berat Laki-laki Dewasa

Motor MotoGP berbobot 160 kg sehingga cukup bagi benda-benda berat membuat motor keluar dari lintasan.  Guna mengendalikan motor, latihan beban diperlukan untuk memperkuat lengan, bahu untuk membangun kekuatan dan stabilitas pembalap ketika di atas motor.

“Kelihatannya mudah, tapi dibutuhkan konsentrasi dan kerja keras untuk mengendalikan motor ini,” kata rider asal Inggris ini.

(Baca juga: Bukan Cuma Kerja Keras, Orang Sukses Juga Melakukan 6 Kebiasaan Ini Saat Datang ke Kantor)

Pembalap MotoGP Kehilangan 2 Liter Keringat Setiap Balapan

Kombinasi fisik dan pikiran untuk mengikuti setiap bentuk lintasan membuat olahraga ini jauh lebih melelahkan dibanding olahraga lainnya. Setidaknya, begitu anggapan dari pengamat balapan.

“Situasinya semakin bertambah buruk ketika balapan di Malaysia dengan tempratur 36 derajat celsius atau di Jepang dengan tingkat kelembapan hingga 70 [persen]. Ini membuat tubuh kamu stres,” tambahnya.

Kulit Kanguru

Pakaian balapan berbahan dasar dari kulit kanguru, karena menurut penelitian, kulit kanguru memiliki ketebalan 3 mm dari kulit sapi dan lebih fleksibel.

“Baju balap kamu harus seperti kulit kedua sehingga kamu bisa bergerak leluasa namun harus tetap melindungimu dari gesekan dengan aspal,” ungkap Smith sembari menjelaskan risiko terjatuh dari motor.

(Baca juga: Turunkan Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda dengan Melakukan 5 Jenis Olahraga Ini!)

Pembalap Mengenakan Pelindung Lebih Banyak dari Batman

Pakaian balap pembalap MotoGP harus bisa memberikan perlindungan ekstra pada pembalap ketika mereka terjatuh dari kecepatan tinggi.

“Harus ada perlindungan yang baik di are bahu, siku, lengan, sarung tangan, buku-buku jari dan di sekitar telapak tangan,” kata Smith. “Kami juga memiliki pelindung dada, punggung pelindung, pelindung pinggul dan tulang kering dan perlindungan lutut.”

“Para produsen juga mengembangkan sistem airbag (balon udara) built-in untuk meredam benturan pembalap dengan aspal. Jadi perlindungan pembalap MotoGP lebih banyak dari Batman,” tambahnya.

Motornya seperti Sebuah Komputer Besar

Sepada motor berisi 500 data yang tersimpan ECU. Perangkat keras pada motor ini membantu tim untuk menganalisa motor dan hal yang terjadi.

“Sebagai pembalap, saya tertantang mengalahkan waktu di putaran atas. Dengan perangkat komputer ini, saya tahu kecepatan di berbagai sektor. Jadi saya tahu kelemahan dan kelebihan di setiap sirkuit,” kata Smith.

“Kemudian,ada juga lampu indikator kapan saya harus mengoper gigi untuk mencapai kecepatan optimal,” jelasnya.

(Baca juga: 5 Indikator Kamu Sudah Berada di Jalan yang Tepat untuk Menjadi Orang Kaya)

Latihan Motor Tanpa Mesin Alias Bersepeda

Pembalap harus tetap mengembangkan kebugaran otot jantung untuk membantu tubuh mengatasi tuntutan fisik balapan di MotoGP.

“Saya bersepeda agar tetap fit,” jelas Smith. Bahkan, pembalap MotoGP lainnya, Cal Crutchlow berlatih sepeda dengan pembalap sepeda, Mark Cavendish.

“Bersepeda olahraga yang tidak menimbulkan dampak terlalu serius tapi sangat membantu pembalap untuk mencapai kebugaran tubuh yang optimal.”

Selain bersepeda, Smith juga melakukan variasi latihan biar gak monoton, seperti bermain motorcross untuk menambah daya tahan jantung.

Menghapus Trauma Kecelakaan dengan Cepat

Smith merasa, 2014 lalu terlalu sering terjatuh. Namun, sebagai pembalap, mereka harus melupakan trauma dengan cepat.

“Kami harus buru-buru melupakan kecelakaan di dalam pikiran. Itu membuat kamu sulit mencapai kecepatan terbaik. Bahkan seperseratus detik, trauma bisa menyebabkan kamu kecelakaan lagi. Kamu harus memulai balapan dengan pikiran dengan jernih,” katanya.

(Baca juga: Ini Lho, 5 Pola Pikiran yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya…)

Sarapan Para Juara

Pasta Cokelat dan Nasi menjadi ‘sarapan para juara’ buat pembalap. Menurut Smith, dua makanan ini bisa menjadi sumber energi terbaik ketika balapan berlangsung selama 45 menit. Asupan makanan yang salah menyebabkan stres pada tubuh dan membuat perut menjadi kram.

“Menu terbaik saya adalah cokelat pasta atau nasi merah dengan ayam atau tuna. Saya cenderung makan tiga jam sebelum balapan,” pungkas Smith.

 

Ini Lho, 5 Pola Pikir yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya…

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, sudah hidup berkecukupan, fasilitas lengkap, melek teknologi dan media, tapi kebanyakan kelas menengah kok gak kaya-kaya?

Pasalnya, walaupun kelas menengah sering diasosiakan sebagai golongan mampu, hanya saja mereka masih mungkin mengalami penurunan status sosial dan finansial.

Mereka yang termasuk dalam kelas menengah ini gak kaya, tak juga miskin, tapi berada di tengah-tengah. Istilah ini juga dipakai untuk mendeskripsikan karakter dan angka penghasilan yang wajar.

Kelas menengah gak hidup dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Kehidupan primer dan sekunder mereka telah terpenuhi dan mereka punya akses ke beberapa kebutuhan tersier.

Jadi apakah Urbaners termasuk kelas menengah? Menurut Diana Farrell, Wakil Direktur Dewan Ekonomi Nasional Amerika, seseorang dikatakan kelas menengah ketika sepertiga pendapatan yang tersisa digunakan untuk kebutuhan sekunder dan tersier setelah kebutuhan primer terpenuhi.

Namun kini, kebutuhan sekunder terasa semakin sulit dijangkau. Kebutuhan primer seperti perumahan pun semakin sulit dijangkau.

Walhasil, tak jarang mereka yang sebenarnya termasuk ke dalam kelas menengah mengalami serangkaian kesulitan keuangan. Seperti dilansir dari  berbagai sumber oleh UrbanLife.id, pola pikir kelas menengah yang menyebabkan mereka sulit untuk “naik kelas” menjadi orang kaya.

Kelas Menengah Berpikir Belum Mampu Beli Properti

Ini Lho, 5 Pola Pikir yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya... - Belum Mampu Beli Properti

Gaji lebih dari cukup, pekerjaan pun terbilang mapan. Tapi, membeli properti masih jadi perkara sulit bagi kebanyakan kelas menengah.

Para kelas menengah yang tinggal di kota besar tentunya ingin punya rumah atau apartemen dekat dengan kantor dan fasilitas umum lainnya. Tapi, harga properti di pusat kota tidaklah murah.

Harga hunian bahkan bisa melonjak hingga 300 persen dalam 10 tahun ke depan. Wilayah-wilayah yang dulu tidak dilirik kini menjadi mahal setelah pemekaran dan dibukanya akses transportasi.

Daripada gak kunjung punya hunian, kelas menengah akhirnya mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) yang artinya harus menyisihkan gaji paling sedikit 30 persen untuk membayar cicilannya.

(Baca juga: Kiat Sukses Memiliki Apartemen di Usia 20-an, Tanpa Mengandalkan KPA dari Bank)

Kelas Menengah Menghabiskan Duitnya Biar Kelihatan Kaya

Ini Lho, 5 Pola Pikir yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya... - Kelas Menengah Menghabiskan Duitnya Biar Kelihatan Kaya

Cara hidup kelas menengah ditujukan demi mereka terlihat kaya. Mereka akan selalu mencari jalan, mencari celah agar rasa haus untuk terlihat kaya tercapai.

Jika kamu memperhatikan dengan seksama, kelas menengah begitu agak berduit sedikit sudah beli ini, beli itu. Padahal, orang kaya, begitu mendapatkan uang dari hasil investasi, mereka akan kembali memutar uang tersebut untuk dijadikan investasi agar pendapatan mereka semakin tinggi.

Orang kaya gak ragu-ragu untuk menahan hasratnya dalam berbelanja serta tidak malu untuk memakai barang lama. Jika mobil lama mereka umurnya bisa diperpanjang sekian tahun lagi, mereka akan bakalan merawat mobil tersebut dan tetap memakainya.

Kelas Menengah Merasa Investasi Itu Sia-sia

Ini Lho, 5 Pola Pikir yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya... - Kelas Menengah Merasa Investasi Itu Sia-sia

Cicilan rumah atau apartemen, cicilan kendaraan, biaya sekolah anak, tabungan liburan dan tabungan pensiun, membuat kelas menengah sulit melakukan investasi. Alasannya, kebutuhan hidup semakin banyak sedangkan hasil investasi tidak bisa langsung dirasakan dalam jangka pendek.

(Baca juga: 4 Cara Mudah untuk Memulai Investasi Properti dengan Gaji Pas-pasan)

Kelas Menengah Suka Meremehkan Potensi dalam Dirinya

Ini Lho, 5 Pola Pikir yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya... - Kelas Menengah Suka Meremehkan Potendi dalam Dirinya

Terkadang kapasitas tujuannya yang membedakan orang di kelas menengah dan kaya. Tujuan yang ditetapkan orang kaya cenderung mustahil, sulit dan gila.

Sementara, kelas menengah menetapkan tujuan yang mudah didapat. Ketika menetapkan tujuan hidup, tanyakan kembali ke diri kita apakah semuanya bisa menjadi lebih besar.

Kelas Menengah Terlalu Percaya pada Kerja Keras

Ini Lho, 5 Pola Pikir yang Menyebabkan Kelas Menengah Susah Jadi Orang Kaya... - Kelas Menengah Terlalu Percaya pada Kerja Keras

Bekerja keras adalah suatu keharusan. Masalahnya, hal ini tidak serta-merta membuat orang jadi kaya. Urbaners harus memperbanyak keuntungan. Caranya, bisa dimulai dari bikin bisnis sampingan.

(Baca juga: Ini 5 Bisnis Sampingan yang Bisa Urbaners Lakukan Saat “Weekend”)

Sebanyak apapun uang mereka, kelas menengah yang tak berusaha “meng-upgrade diri” tak akan bisa mampu memanfaatkan uang mereka ini untuk merasa bebas.

Uang mereka habis karena tekanan sosial–untuk membeli barang kekinian, mendatangi acara atau konser hanya karena diajak teman-teman, dll., bukan karena membeli barang yang benar-benar mereka mau atau menabungnya demi hal-hal yang mereka perlu.

Orang kaya atau calon orang kaya tak akan membiarkan mereka terus ditekan secara sosial. Uang yang mereka miliki mampu membeli jalan keluar dari atasan yang semena-mena atau mewujudkan cita-cita. Uang adalah kebebasan, bukan hanya kekuatan untuk membeli.

Ambil catatanmu dan camkan hal-hal di atas. Mulai hari ini berpikirlah seperti orang kaya, bekerjalah seperti mereka. Sudah siap?