Ini 5 Sneakers Termahal di Dunia, Harganya Dijamin Bikin Urbaners Geleng-geleng Kepala

Sepatu kets–alas kaki yang terbuat dari sol karet dan bagian atas berbahan kanvas–atau populer disebut sneakers, dulu hanya dikenakan untuk olahraga. Namun, seiring dengan perkembangan mode yang juga terjadi di dunia olahraga, model dan fungsi sneakers saat ini kian beragam.

Banyak orang mengenal sneakers sebagai sepatu olahraga yang bergaya kasual dan ringan hingga bisa dipakai sehari-hari meski sebenarnya sneakers merupakan salah satu slang untuk menyebut sepatu olahraga.

Nama lainnya adalah trainerskicks, plimsolls, takkies, dan keds. Istilah terakhir ini sebenarnya merupakan salah satu merek sneakers dari Amerika Serikat yang sudah ada sejak tahun 1916.

(Baca juga: Ini 5 Bisnis Sampingan yang Bisa Urbaners Lakukan Saat “Weekend”)

Saat ini sneakers pun mulai memiliki ruang publik yang lebih luas. Tak hanya di dunia olahraga, namun juga musik dan fashion. Hal ini tentunya menjadi inspirasi tersendiri bagi sportswear brands untuk lebih mempopulerkan produk-produk sepatu mereka dengan menggandeng para selebriti dan musisi.

Kontribusi para pemusik dan selebriti tersebut sangatlah besar bagi perkembangan sejarah sneakers terutama di masa kini. Sneakers pun menjadi lebih fashionable dan menjadi must-have-item di dunia fashion.

(Baca juga: Ini 5 Tempat Kongkow yang Wajib Dicoba Anak Nongkrong Jakarta)

Akhirnya, kebanyakan anak muda di dunia pun gemar mengoleksi sepatu jenis sneakers. Berikut ini adalah lima sneakers termahal di dunia.


Ini 8 Lokasi Kuliner yang Wajib Urbaners Kunjungi Saat Berada di Bogor

Bogor memang memberikan banyak alasan bagi wisatawan untuk mengunjunginya. Selain main ke beragam destinasi wisata alam maupun buatan, berkunjung ke Bogor rasanya belum “afdhol” jika belum mencicipi berbagai kulinernya yang memanjakan lidah.

Berbagai kuliner tradisional hingga modern dapat dinikmati di sini. Kuliner-kuliner yang harus Urbaners coba ini, tersebar di penjuru kota prabu Siliwangi tersebut.

Berikut delapan tempat berkumpulnya kuliner-kuliner Bogor yang UrbanLife.id himpun untuk referensi Urbaners saat berwisata kuliner di Bogor. Kedelapan tempat tersebut termasuk yang paling banyak menyediakan pilihan kuliner dan kerap diramaikan oleh pembeli baik hari kerja maupun akhir pekan.

Jalan Veteran (Merdeka)

Selain Air Mancur, kamu bisa menikmati kuliner dengan suasana perkotaan malam Bogor di kawasan Jalan Veteran. Jalan ini lebih terkenal dengan kawasan Merdeka Bogor, nama tersebut telah ada sejak zaman kemerdekaan, sebagai salah satu pusat kota Bogor di zaman itu.

Puluhan ruko yang menutup rolling door-nya sejak sore, satu persatu ditutupi gerobak-gerobak dan tenda kuliner. Di sini, kuliner-kuliner yang tersaji dominan berbentuk gerobak dan tenda-teda.

Untuk kamu yang mencari doclang, salah satu kudapan tradisional khas Bogor berisi potongan lontong, kentang, tahu, disiram bumbu kacang, sangat banyak ditemui di sini. Selain itu terdapat juga variasi lain seperti cakwe, bubur ayam, soto, martabak, sate, pempek hingga angkringan.

Jangan khawatir kehabisan, kuliner di sini masih eksis hingga pagi hari. Bahkan di pagi hari, akan berganti dengan kuliner lain di beberapa tempat yang sama. Lokasi ini memang aktif 24 jam, alias tidak ada matinya.

(Baca juga: Ini 5 Tempat Nongkrong Asyik di Jakarta untuk “Weekend” Saat Tanggal Tua)

Gang Selot

Gang Selot terletak persis di samping Komplek SMP Negeri 1 Bogor. Jika Urbaners datang dari arah Stasiun Bogor, cukup berjalan kaki menuju ke arah Jalan Ir H Djuanda. Tak sampai 5 menit, traveler sudah sampai ke Gang Selot.

Ada banyak pilihan kuliner yang tersedia di Gang Selot. Tinggal pilih saja mana yang sesuai selera. Mulai dari jajanan ringan seperti batagor dan siomay, hingga makanan berat seperti soto mie khas Bogor dan tongseng pun ada.

Ruko Perumahan Taman Yasmin

Berlokasi di sisi jalan raya yang memebelah Perumahan Taman Yasmin, kawasan ini lebih mudah diakses dari pintu tol keluar Bogor Ringroad (BORR), bagi yang dari luar kota. Dari pintu keluar tol tersebut hanya membutuhkan waktu 10 menit.

Tepatnya berada di deretan ruko Taman Yasmin Sektor VI. Dengan ruko yang berderet sepanjang 200 meter, terdapat puluhan tenda kuliner yang berhadapan dengan bangunan ruko tersebut. Kamu tinggal memilih makan di tenda atau ruko yang sama-sama menggugah selera.

Hidangan disini lebih banyak seafood, nasi uduk, nasi liwet, aneka bakaran, hingga kuliner dengan menu tradisional Sunda, Aceh, Betawi, dan Padang.

Layaknya sebuah perumahan, kuliner yang tersaji di sini mulai ramai dikunjungi di siang hari hingga malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Jalan Suryakencana

Lokasi ini berada di sepanjang Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, dekat dengan pintu utama Kebun Raya Bogor, dan Tugu Kujang. Jalan sepajang lebih kurang satu kilometer tersebut merupakan kawasan Pecinan Bogor.

Keberadaan berbagai kuliner disana sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Oleh karena itu, jalan ini merupakan “surganya” bagi wisatawan yang mencari makanan khas yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu. Sebut saja soto kuning, soto mie, bir kotjok, asinan, laksa dan sebagainya.

Berbagai kudapan disini lebih banyak menggunakan tenda, gerobak, atau biasa disebut “street food”. Walaupun begitu, kelezatan kuliner di daerah ini sudah tersohor ke berbagai kota. Terdapat pula ruko-ruko atau rumah kuliner nusantara, jepang, hingga restoran china peranakan.

Bagi yang ingin berkunjung ke sini, baiknya kamu mengunjungi mulai pagi hari hingga sore hari. Karena setelah pukul 20.00 WIB mayoritas pedagang makanan sudah menutup kedainya.

(Baca juga: 5 Tips Biar Bisa Makan Banyak, tapi Tetap Langsing)

Jalan Raya Bangbarung

Kawasan kuliner ini berlokasi di sepanjang Jalan Raya Bangbarung Bogor, Kecamatan Tegalgundil, Bogor Utara, Kota Bogor. Jika kamu keluar dari pintu tol Baranagsiang, arahkan kendaraan ke kiri atau Jalan Pajajaran, sekitar 15 menit dalam kondisi jalan lancar, anda langsung dapat berbelok ke Jalan Raya Bangbarung.

Berbagai kios makanan kekinian, hingga tradisional hadir di sini. Kamu dapat memilih hidangan yang bervariasi, mulai sop durian, ayam kalasan, aneka bakso, dan berbagai kedai lainnya yang sudah terkenal kelezatannya di Bogor.

Ratusan penjual makanan di sini mayoritas menempati bangunan kios atau ruko, sehingga kita akan jarang sekali menemui tenda-tenda kuliner. Meski begitu, kawasan kuliner ini ramai mulai siang hingga malam hari.

Jalan Pandu Raya

Tak jauh dari Jalan Raya Bangbarung, sama-sama berlokasi di Bogor Utara. Jalan ini dapat ditemukan setelah kita melalui Jalan Bangbarung, maupun lewat alternatif lain.

Kuliner yang berada di sepanjang jalan ini lebih bernuansa kekinian, seperi kafe-kafe es krim atau kopi nan cantik. Meski begitu terdapat pula beberapa kuliner tradisional yang legendaris, seperti Bakso PMI dan Surabi Durian.

Kawasan kuliner ini ramai mulai siang hingga malam hari, beberapa kedai kopi yang berdiri bahkan melayani hingga larut malam.

Kawasan Air Mancur

Inilah salah satu “surganya” kuliner malam Bogor, karena kuliner yang tersaji mayoritas buka mulai sore hingga dinihari.

Kawasan kuliner ini berlokasi di pertemuan Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani. Cukup mudah menemukannya, hanya berjarak lebih kurang 700 meter dengan menempuh jalan lurus dari Istana Bogor. Di akhir pertemuan jalannya, terdapat bundaran dengan tulisan besar “Air Mancur”.

Berbagai kuliner “street food” yang dijual di sini seperti Soto Kuning Bogor, nasi goreng, bubur ayam, martabak, sate madura, sate padang hingga minuman khas di malam hari bandrek, wedang, dan sekoteng. Ada pula bangunan kios martabak yang sudah sejak puluhan tahun, yaitu Martabak Air Mancur.

(Baca juga: Ini 5 Tempat Kongkow yang Wajib Dicoba Anak Nongkrong Jakarta)

Jalan Tegar Beriman

Jalan Tegar Beriman adalah salah satu tempat yang menarik untuk dijadikan wisata kuliner. Tempat ini dijadikan warga sebagai salah satu lokasi wisata murah di Bogor. Terbentang sepanjang tiga kilometer, jalan ini menembus antara Jalan Raya Bogor hingga Jalan Raya Pemda dan berlanjut hingga ke ruas Jalan arah Citayam.

Jalan Tegar Beriman ini menjadi pilihan unik liburan di Bogor. Apalagi saat ini didukung dengan adanya Mall Cibinong City yang berdiri indah, melengkapi pusat hiburan bagi warga di Kab. Bogor, khususnya disekitaran Kecamatan Cibinong. Dari pintu gerbang Pemda Bogor, kita bisa melihat betapa tempat ini ramai oleh pengunjung di sekitar mal dan tempat pedagang kaki lima.

Suasananya, benar-benar mampu menjadi pelepas lelah setelah seharian beraktivitas. Gerobak-gerobak dengan aneka jajanan, seperti sosis bakar, es durian, ketan manis, mie ayam, bakso dan nasi goreng, disertai hiruk-pikuk jalanan dan semilir angin disini menambah kehangatan yang dapat kita rasakan.

Meskipun terasa kontras antara pedagang kaki lima dengan bangunan gedung mal yang berdiri megah, namun keunikan dua suasana yang berbeda ini menjadi ciri tersendiri dari tempat ini.

Bosan dengan suasana mal, tinggal turun ke bawah dan menyeberangi jalan untuk berbaur dengan pengunjung lainnya di trotoar yang sedang menikmati kuliner sajian para pedagang kaki lima.

3 Tips Buat Hubungan Jarak Jauh Tetap Romantis

Pekerjaan dan pendidikan adalah dua alasan yang paling banyak menyebabkan sepasang kekasih harus menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship, populer disingkat menjadi LDR.

Menjaga kadar keharmonisan dan loyalitas pada hubungan jarak jauh tak semudah mengucapkan janji pada pasangan. Sebab, krisis komunikasi, perbedaan waktu dan perubahan gaya hidup serta godaan lainnya seringkali menggagalkan hubungan LDR.

Jumlah hubungan LDR yang kandas di tengah jalan terbilang banyak, tetapi tak sedikit juga hubungan yang berhasil dan bertahan. Prinsipnya, masing-masing pasangan harus berupaya menjalankan komitmen tanpa peduli rintangan yang menghadang kamu dan si dia.

Nah, bagi kamu yang sedang menjalani hubungan jarak jauh dan ingin mempertahankan hubungan agar tetap harmonis dan romantis, ada baiknya perhatikan beberapa tips berikut ini.

Efektif Berkomunikasi

Betapa pentingnya komunikasi terjalin bagi pasangan yang terpisah. Jika zaman dulu orang-orang mengirim pesan lewat asap, kemudian, tulang belulang dan kertas. (Baca juga: Tips Hemat “Traveling” untuk Pasangan Muda)

Sekarang kita diuntungkan dengan perkembangan teknologi dimana bukan cuma telepon atau SMS, media sosial dan Skype di internet pun bisa digunakan.

Triknya, sesekali kamu mengirimkannya surat lewat kantor pos. Kenapa? Kok lo ketawa, sih? Jangan anggap surat konvesional itu basi, lho! Pacar kamu bisa terharu kalau melihat tulisan tangan pacarnya yang asli. Bahkan, bisa dicium-cium sebelum tidur.

Berikan Kejutan-kejutan Kecil

Untuk mencairkan suasana di kala hubungan sedang mengalami pasang surut akibat hubungan jarak jauh, kamu dapat memberikan kejutan-kejutan kecil, seperti mengirimkan video untuk menunjukkan rasa cinta kepada dirinya yang jauh disana. (Baca juga: Plus Minus Menikah di Usia Muda)

Kamu pun bisa mengirimkan benda-benda unik dan menarik yang dapat membuat pasangan terkesan dengan pemberian tersebut. Misalnya, barang-barang kesukaan si dia dari daerah asalnya.

Tetap Terbuka

Penting untuk terbuka mengenai apa yang kamu harapkan ketika akan LDR, seperti seberapa sering kamu akan saling bicara atau saling berkunjung satu sama lain. (Baca juga: 5 Tips Traveling Hemat ala UrbanLife.Id untuk Urbaners)

Bicarakan juga kapan kamu akan bepergian untuk menjumpai si dia atau kapan si dia akan bergantian mengunjungi kamu. Selain itu, rencana spesifik tentang masa depan juga sangat perlu untuk dibicarakan oleh pasangan yang menjalin hubungan jarak jauh, agar hubungan tentunya memiliki arah tujuan yang jelas.

Ini 5 Bisnis Sampingan yang Bisa Urbaners Lakukan Saat “Weekend”

Ini 5 Bisnis Sampingan yang Bisa Urbaners Lakukan Saat "Weekend"

Gaji yang kita terima setiap bulan sebagai karyawan bukan satu-satunya sumber pemasukan yang bisa didapatkan. Banyak pekerjaan lain yang bisa dikerjakan sebagai bisnis sampingan saat weekend.

Triknya, sesuaikan jenis pekerjaan dengan talenta atau keterampilan kita. Beberapa bisnis sampingan bisa saja tampak lebih menarik dari yang lain, terutama dalam segi waktu dan juga uang yang dihasilkan.

Kenapa bisa begitu? Karena di beberapa tempat, akhir pekan menjadi satu-satunya momen untuk mengundang keramaian. Jika kamu benar-benar melihat peluang dan jeli dalam memanfaatkannya, maka sangat mungkin bagi kita untuk mengais banyak uang saat weekend.

Kamu penasaran bisnis sampingan apa saja yang bisa kamu lakukan saat weekend? Berikut penjelasannya.

Food Truck

Di akhir pekan, kamu tentu pernah mendatangi acara “Car Free Day” atau yang biasa disingkat CFD. Nah, momen ini dapat kamu manfaatkan untuk berjualan makanan dalam konsep food truck. (Baca juga: 5 Tips Biar Bisa Makan Banyak, tapi Tetap Langsing)

Mengapa begitu? Karena saat CFD, beberapa jalan akan diramaikan dengan orang-orang yang sedang berolahraga. Ketika mereka semua selesai berolahraga, tentunya nafsu makan mereka meningkat.

Hadirnya food truck milikmu tentu akan membuat orang-orang tertarik dan membeli makanan untuk memuaskan rasa lapar mereka. Kamu juga bisa mendapatkan banyak uang mengingat konsumen yang membeli makanan disana biasanya jumlahnya lumayan banyak.

Event Organizer

Untuk bisnis sampingan saat weekend yang satu ini, tidak membutuhkan modal besar. Namun, memang membutuhkan kesungguhan untuk merancang dan membuat konsep acara yang menarik bagi konsumen.

Selain itu, biasanya kita juga membutuhkan modal pertemanan yang baik untuk memasarkan acara yang dibuat. Sedangkan untuk masalah anggaran, biasanya dananya nanti akan berasal dari pihak penyelenggara.

Dikutip dari artikel “Berawal dari hobi, Winny buat EO hingga kini punya sekolah model” yang dipublikasikan secara online oleh Merdeka, mahasiswa lulusan pendidikan Biologi ini bercerita, awalnya dia tertarik untuk membuat EO karena hobinya bersama teman-teman menghadiri acara-acara musik di Bandung.

“Pertamanya, aku ngobrol sama tiga temen aku, Bunny, Susi, dan Dini, sampai akhirnya sepakat buat mendirikan EO,” kata Winny dikutip dari artikel tersebut. Sedangkan untuk masalah modal, “Itu mah modal kadaek (kemauan) aja,” tambahnya.

Garage Sale

Kamu punya banyak barang bekas yang tak terpakai? Solusinya, jual saja di garasi kamu. Ide garage sale dengan menjual barang-barang bekas milikmu ini bisa mendatangkan banyak uang tentunya. (Baca juga: Tips Meraup Untung dari Bisnis Sewa Properti)

Pasalnya, daripada barangmu seperti pakaian atau sepatu yang menumpuk dan tak terpakai, lebih baik kamu jadikan uang dengan cara menjualnya lewat acara garage sale ini.

Jasa Katering

Bagi kamu yang tinggal di Makassar, mungkin jasa katering bernama “Dined!” sudah tidak asing lagi di telinga. Jasa katering ini didirikan oleh mahasiswa dua mahasiswa Akademi Pariwisata (Akpar) Makassar, Edwin Wirando dan Hardini Mukti WR.

Bisnis duo mahasiswa program studi Manajemen Tata Boga Angkatan 2012 ini kini telah berjalan sekitar tujuh bulan dengan omset setiap bulannya sekitar Rp7-8 juta.

Dikutip dari artikel “Dua Mahasiswa Akpar Makassar Rintis Usaha Bersama” yang diterbitkan secara online oleh Tribun, Edwin mengatakan ide untuk membuka bisnis kuliner bersama dengan Dini, muncul setelah mereka menyelesaikan Praktik Kerja Lapang (PKL) pada tahun 2014, meskipun dia mengikuti PKL di Jakarta dan Dini di Yogyakarta.

“Dalam menjalankan usaha ini, saya lebih banyak mengerjakan makanan besarnya dan dini lebih fokus ke pastry. Selain itu, Dini juga bertanggung jawab terkait urusan keuangan,” kata Edwin.

Selain menawarkan jasa katering, Dined! juga menawarkan makanan kecil seperti Dim Sum. Dimana, pesanan pelanggan dapat langsung diantarkan ke rumah mereka masing-masing.

Buat Nobar

Apabila memiliki tempat makan atau tempat nongkrong dengan target pasarnya kaum muda, kamu bisa melonjakkan penjualanmu pada akhir pekan dengan mengadakan acara nonton bareng. (Baca juga: Ini 5 Tempat Nongkrong Asyik di Jakarta untuk “Weekend” Saat Tanggal Tua)

Mengingat jadwal pertandingan sepak bola yang biasanya dilakukan pada akhir pekan, terutama untuk pertandingan antar klub besar, maka pastikan kamu mengadakan acara nobar di restoran atau di warung makan milikmu untuk meningkatkan penjualan dan merangkul pasar dari bisnis restoranmu.

6 Fakta Menarik Jelang Final Liga Champions 2016

Dalam sepak bola Eropa, turnamen Liga Champions dianggap sebagai salah satu ajang prestisius. Pastinya, suatu kehormatan dan kebanggaan bagi sebuah tim jika bisa menjuarainya.

Sejak pertama kali digelar pada 1955, Liga Champions (dahulu disebut Piala Champions) telah dijuarai oleh 39 klub sepak bola. Real Madrid jadi klub yang paling sering juara, yakni 10 kali.

Final Liga Champions 2016 ini sendiri mempertemukan Real Madrid dengan Atletico Madrid. Dua perwakilan dari ibukota Spanyol ini akan bersaing memperebutkan trofi ‘Si Kuping Besar’ di Stadion San Siro pada Minggu 29 Mei ini.

Final Derby Madridleno ini menjadi partai ulangan layaknya final musim 2013-2014 lalu. Ketika itu, Los Blancos berhasil keluar sebagai pemenang dengan menyingkirkan Los Rojiblancos 4-1 pada babak perpanjangan waktu.

Laga final Liga Champions yang juga bertajuk derby Madrid, dipastikan akan berlangsung sengit. Menilik sejarah, Real Madrid memang lebih digdaya ketimbang Atletico, namun fakta beberapa tahun terakhir menunjukkan anak asuh Diego Simeone adalah tim alot untuk ditaklukkan.

Namun demikian, peluang Madrid menambah gelar Liga Champions mereka di final musim ini tentu masih terbuka lebar.

Begitu pun dengan Atletico yang berpeluang menorehkan tinta emas pertama kalinya pada ajang paling bergengsi di Eropa tersebut. Berikut ini adalah fakta yang coba dirangkum UrbanLife.id dari berbagai sumber jelang duel Derby Madrileno di final Liga Champions.

Perwakilan dari Spanyol Mendominasi Liga Champions

Spanyol menjadi negara paling dominan mengirimkan wakilnya ke final Liga Champions. Terhitung, Wakil Spanyol telah 25 kali langganan masuk final Champions sejak pertama kali digelar pada 1955-1956 silam. (Baca juga: 5 Tips Traveling Hemat ala UrbanLife.Id untuk Urbaners)

Madrid Merupakan Perwakilan dari Spanyol yang Paling Sering Masuk Final

Madrid merupakan perwakilan Spanyol yang paling sering masuk ke final Liga Champions. Totalnya, Los Blancos berhasil menembus final sebanyak 13 kali (14 dengan final musim ini), 10 diantaranya menjadi juara dan tiga kali menjadi runner-up.

Atletico Tak Pernah Kalah dari El Real dalam 8 Pertemuan Terakhir

Atletico Madrid tidak pernah kalah dari Real Madrid dalam delapan pertemuan terakhir di kompetisi domestik. Catatannya, lima kali menang dan tiga kali imbang. (Baca juga: Ini 5 Tempat Nongkrong Asyik di Jakarta untuk “Weekend” Saat Tanggal Tua)

Sebelumnya, Atletico Baru 2 Kali Melaju ke Final

Atletico Madrid terhitung baru dua kali melaju ke final (musim ini final ketiga Atletico) dan selalu menjadi runner-up. Rekor tersebut sama dengan torehan Valencia yang juga selalu menjadi runner-up di dua laga final mereka.

Dua laga final sebelumnya, Atletico pun selalu mengalami kekalahan. Los Rojiblancos keok 4-0 oleh Bayern Muenchen di final musim 1973/74. Terakhir, Atletico menyerah 4-1 dari Real Madrid pada final musim 2013/2014 lalu lewat perpanjangan waktu.

Real Madrid Klub Pertama di Eropa yang Menyimpan Trofi Asli

Real Madrid menjadi klub pertama di Eropa yang menyimpan trofi asli Liga Champions tepatnya tahun 1967. (Baca juga: Kamu Mau Pelesir ke Luar Negeri? Lakukan Dulu 5 Persiapan Ini!)

Hal ini mengacu para peraturan UEFA, dimana sejak musim Liga Champions 1968-1969, klub yang memenangkan kompetisi Liga Champions lima kali atau tiga tahun secara berturut-turut dapat menyimpan trofi asli Liga Champions untuk koleksi galeri klub selama beberapa bulan.

Derbi Spanyol di Final Liga Champions Musim Ini Akan Menjadi Edisi Ketiga Kalinya

Derbi Spanyol di final Liga Champions pertama kali terjadi musim 1999-2000. Pada saat itu, Real Madrid keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Valencia 3-0.

Selanjutnya, Madrid kembali masuk final bertemu Atletico musim 2013-2014 dan menang dengan skor 4-1 lewat perpanjangan waktu.

Mau Tinggal di Apartemen? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tinggal di apartemen bisa menjadi alternatif bagi para urbaners, khususnya mereka yang tinggal di daerah padat penduduk dan rawan macet. Hunian ini menawarkan kenyamanan yang tak kalah dengan rumah tapak, namun dengan harga yang rata-rata lebih terjangkau.

Seperti layaknya rumah tapak, tinggal di apartemen juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Rumah tapak biasanya dipilih karena alasan tertentu, terutama karena lebih fleksibel dalam pengembangan lahan.

Dalam artian, rumah tapak dapat dibangun atau dikembangkan sesuai kebutuhan. Namun, seiring dengan makin sedikitnya lahan di perkotaan, rumah tapak baru di tengah kota pun makin jarang tersedia.

Dewasa ini, orang juga tak hanya butuh tempat tinggal yang nyaman, namun juga dekat dengan tempat kerja dan fasilitas lainnya. Nah, perkembangan apartemen menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan tempat tinggal dalam kota namun dengan pengembangan vertikal.

Pengembangan vertikal memiliki nilai lebih karena dengan keterbatasan lahan, dapat menampung lebih banyak hunian. Walhasil, lebih banyak orang memiliki akses ke dalam kota.

Kekurangannya Hanya Tak Bisa Diperluas

Mereka yang memilih rumah tapak sebagai tempat tinggal, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menanam tanaman dan merasakan unsur iklim dengan lebih banyak. Ini artinya dengan memiliki rumah tapak, kita masih bisa merasakan perasaan sentimental dengan memiliki jendela, pintu dan taman yang merupakan elemen rumah, berkaitan dengan hal-hal sederhana dalam kehidupan.

Rumah tapak unggul dibanding hunian jenis apartemen karena memiliki lahan yang dapat dikembangkan secara horizontal ataupun vertikal. Apabila memiliki lahan sisa, rumah tapak dapat dikembangkan secara horizontal, sedangkan bila lahan habis, rumah tapak masih dapat dikembangkan secara vertikal alias bertingkat. (Baca juga: Mana Lebih Untung: Investasi Apartemen atau Rumah Tapak?)

Ini berbeda dengan apartemen yang tidak memiliki kemungkinan pengembangan. Apartemen hanya bisa dikembangkan bagian interiornya, tapi tidak bisa diperluas baik secara vertikal atau horizontal.

Sementara itu, lahan untuk membangun rumah tapak saat ini makin sedikit. Artinya, memiliki rumah tapak yang berlokasi di kota berarti kita harus membeli rumah lama dan merenovasi atau membangun baru lagi.

Kelebihannya:

1. Mudah Dijangkau

Kelebihan apartemen yang utama adalah dari sisi lokasi. Biasanya, lokasi apartemen dapat dijangkau dengan mudah di dalam kota, bahkan berada di lokasi-lokasi yang tak mungkin dibangun menjadi rumah tapak karena faktor harga lahan. (Baca juga: Beda Biaya Rutin Penghuni Apartemen dan Rumah Tapak)

2. Fasilitas Lengkap

Di dalam apartemen, biasanya juga sudah tersedia berbagai fasilitas yang direncanakan, seperti minimarket, kolam renang, taman, jogging track, kafe, restoran, dan sebagainya. Selain itu, penghuni apartemen biasanya memiliki akses untuk menggunakan fasilitas tersebut dengan mudah.

Lain dengan rumah tapak yang biasanya harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan fasilitas yang sama, terutama apabila berada di kompleks perumahan atau di jalan yang jauh dari pusat kota.

3. Lebih Praktis

Ukuran apartemen yang lebih kecil memudahkan kita saat merapikan ruangannya. Kita tak perlu waktu dan energi yang besar bagi untuk membersihkannya. Beberapa perawatan seperti saluran pembuangan atau sirkulasi udara juga tidak perlu dilakukan sendiri karena sudah ditangani oleh pihak pengelola.

4. Keamanan Terjamin

Dengan akses masuk yang terbatas, ketersediaan petugas keamanan dan keberadaan kamera pengawas, tinggal di apartemen mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tinggal di rumah biasa. Petugas keamanan juga mudah dihubungi jika kita membutuhkan bantuan. (Baca juga: Tips Beli Apartemen untuk Investor Muda)

5. Pemandangan yang Indah

Tinggal di apartemen yang tinggi memungkinkan kita mempunyai pemandangan yang tak bisa didapatkan jika tinggal di rumah bertingkat tiga sekalipun. Kilau lampu jalanan dan gedung-gedung serta jarak pandangan yang lebih luas ke sekeliling dapat menjadi hiburan saat bersantai di rumah.

 

5 Tips Biar Bisa Makan Banyak, tapi Tetap Langsing

Nafsu makan besar namun apa daya jika kamu harus menahannya demi menjaga bobot tubuh tetap stabil agar tubuh selalu langsing. Ya, ini adalah masalah yang banyak dialami oleh para urbaners.

Pernahkah kamu bertanya-tanya sama orang yang makannya banyak namun tubuhnya tak juga gemuk? Sementara yang lain sedikit makan tapi berat badannya mudah naik.

Salah satu faktor yang menentukan naik atau turunnya berat badan tubuh adalah proses metabolisme tubuh seseorang. Setiap orang memiliki metabolisme yang berbeda-beda, ada yang cepat ada yang lambat. Metabolisme sendiri adalah sebuah proses yang mengubah makanan menjadi energi bagi tubuh.

Para ahli menyarankan untuk melakukan beberapa aturan makan agar tubuh bisa melakukan metabolisme dengan baik. Penasaran? Berikut caranya seperti dilansir dari berbagai artikel di situs kesehatan Health.

Lebih Aktif

Bagi sebagian orang, mengurangi porsi makan adalah sesuatu yang sangat sulit. Baru satu kali diet, otak terus membayangkan berbagai jenis makanan enak dan bayangan itu terus menghantui seharian. (Baca juga: Ini 5 Tempat Kongkow yang Wajib Dicoba Anak Nongkrong Jakarta)

Jika kamu termasuk salah satu di antaranya maka pilihlah bergaya hidup aktif. Targetkan waktu berolahraga minimal 150 menit perminggu.

Terapkan Aturan Crowding Out

Saat makan, penuhi piring kamu dengan makanan sehat terutama sayur-sayuran. Dengan cara seperti ini, hanya tersisa sedikit tempat bagi makanan tidak sehat.

Strategi ini disebut crowding out, dan ahli gizi, pelatih kesehatan, dan atlet menggunakannya sebagai alternatif untuk diet tradisional. Agar bisa sukses menerapkan aturan crowding out, kita harus terlebih dulu menyukai makanan sehat.

Perlahan-lahan, cobalah mengganti kebiasaan makan keripik kentang dan tart cokelat menjadi makan alpukat dengan saus salad rendah gula dan kalori atau stroberi denhan dark chocolate. Satu studi Eropa menemukan perlu waktu setidaknya 18 hari untuk membentuk kebiasaan makan yang baru.

Tambahkan Rasa Manis

Tambahan sedikit saus manis atau lauk dengan rasa manis ke dalam hidangan utama dapat melawan dorongan untuk menyantap makanan penutup yang sarat gula dan kalori. (Baca juga: 5 Cara Mudah Mendapatkan Berat Badan Ideal untuk Kamu yang Super Sibuk)

Misalnya, salad dengan apel atau pir. Ini trik sederhana yang bisa membuat kita merasa puas dengan makanan utama dan mengurangi keinginan ngemil yang manis-manis seperti puding atau kue sarat gula.

Perbanyak Konsumsi Protein

Penelitian menunjukkan tubuh lebih mudah membakar kalori yang terdapat pada protein dibandingkan pada lemak maupun karbohidrat. Oleh karena itu, pilih makanan kaya protein yang rendah lemak pada daging merah, ayam, ikan, tahu dan kacang-kacangan.

Lebih Sering Makan dalam Porsi Kecil

Jangan biarkan perut kosong selama tiga-empat jam. Membiarkan perut kosong selama itu bisa menurunkan metabolisme tubuh. (Baca juga: Tips Dapatkan Tubuh Idaman Tanpa Harus Pergi ke “Gym”)

Namun, pastikan snack yang dikonsumsi mengandung protein dan karbohidrat seperti pisang dan kacang, apel dengan keju.

Langkah Jitu Memilih Cicilan KPA yang Sesuai

Ingin memiliki apartemen sendiri namun masih belum yakin apakah kamu bisa membelinya dengan gaji saat ini? Ya, masalah ini sering dirasakan oleh banyak orang. Terlebih, harga properti yang semakin tinggi akhirnya membuat kita memutar otak untuk mencari jumlah harga atau cicilan yang sesuai.

Pembelian apartemen melalui Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) memang sangat membantu. Dengan cara ini, kita pun tak perlu pusing untuk membayar secara tunai atau menyiapkan sejumlah dana untuk properti yang ingin dibeli. Kita hanya perlu menyiapkan uang muka KPA yang ingin diajukan, kemudian membayar cicilannya.

Meskipun demikian, bukan berarti masalah langsung selesai. Sebab, jika gaji kamu masih sulit untuk menutupi kebutuhan hidup bulanan, bagaimana bisa membayar cicilannya nanti? Jadi, seberapa besar cicilan apartemen yang sesuai untuk kita? Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menentukan besar cicilannya.

Pilih Apartemen Sesuai Kemampuan

Apartemen besar nan megah memang membanggakan, apalagi diisi dengan furnitur dan perabotan mewah. Namun, apakah kamu mampu untuk membelinya dengan kondisi keuangan yang dimiliki saat ini?

Apartemen di tengah kota memang membuat segalanya jadi serba simpel karena dekat dengan pusat perbelanjaan, kantor dan ruang rekreasi publik. Namun, makin besar apartemen dan makin dekat lokasinya ke pusat kota, maka makin tinggi juga harganya. Walhasil, jumlah cicilannya per bulan pun semakin besar. (Baca juga: 5 Strategi Bebas Utang Saat Kredit Apartemen)

Kuncinya adalah ambil cicilan sesuai dengan kemampuan. Membeli apartemen di pinggir kota tidaklah seburuk yang kamu pikirkan. Kita bisa mencari apartemen yang letaknya tak begitu jauh dari stasiun kereta atau terminal bus.

Hitung Cicilan Per Bulan

Saat kamu mengajukan KPA, bank akan memberikan berbagai macam pilihan paket kredit. Kita bisa memilih panjang masa cicilan (tenor cicilan) yang kemudian akan berpengaruh dengan banyaknya cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya.

Bank biasanya akan memberikan tenor yang panjang ketika kita mengajukan KPA di usia yang relatif muda. Beberapa bank bahkan bisa memberikan tenor cicilan hingga 20 tahun. (Baca juga: Tips Alokasi Penghasilan untuk Mencicil Properti buat “First Jobber”)

Jika besar cicilan per bulan kamu melebihi sepertiga dari gaji per bulan, sebaiknya perpanjang tenornya. Semakin kecil cicilan, maka akan semakin mudah untuk mengatur biaya hidup per bulan.

Sesuaikan Pendapatan

Jika kita mendapati cicilan per bulan lebih besar dari batas sepertiga gaji, mungkin kita perlu menyesuaikan pendapatan. Kita bisa mencari pendapatan tambahan.

Namun biasanya cara ini tidak begitu efektif jika kamu adalah pekerja kantoran yang bekerja dari pagi hingga sore hari. Cara ini lebih efektif dilakukan oleh mereka yang berwiraswasta. Cara lain adalah mengurangi pengeluaran sehingga gaji yang tersisa cukup banyak untuk membayar cicilan. (Baca juga: 4 Cara Mudah untuk Memulai Investasi Properti dengan Gaji Pas-pasan)

Jika kita masih memiliki cicilan lain, maka tundalah dulu keinginan untuk memiliki apartemen. Selesaikan dulu segala cicilan yang dimiliki agar alokasi dana untuk membayar cicilan apartemen nantinya bisa lega. Selain itu, kita juga perlu menyisihkan sebagian gaji per bulannya untuk mengumpulkan uang muka pembayaran KPA.

Rencanakan pembelian apartemen dari jauh-jauh hari. Dengan demikian, kamu dapat membuat alokasi dana khusus untuk membeli apartemen.

7 Fakta Unik dan Menarik tentang Hari Waisak

Perayaan Trisuci Waisak menjadi momen yang paling dinanti-nantikan umat Buddha di seluruh dunia. Selain itu, upacaranya—yang dilangsungkan pada saat Purnama Sidhi atau terang bulan—juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

‘Waisak’ berasal dari bahasa Pali ‘Vesakha’ atau di dalam bahasa Sansekerta disebut ‘Vaisakha’. ‘Vesakha’ diambil dari bulan dalam kalender Buddhis yang biasanya jatuh pada bulan Mei di kalender Masehi.

Disebut demikian karena Waisak memperingati tiga peristiwa penting yang semuanya terjadi di bulan Vesakha dan pada waktu yang sama yaitu tepat saat bulan purnama. Waisak merupakan peringatan hari kelahiran, hari pencapaian penerangan agung atau menjadi Buddha, sekaligus hari kematian atau kenaikan Siddharta Gautama, Sang Buddha.

Selanjutnya ketiga peristiwa tersebut dikenal dengan istilah “Trisuci Waisak” yang dinyatakan dalam Konferensi Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists – WFB) yang pertama di Srilangka pada tahun1950, tepatnya pada purnama pertama bulan Mei.

Selain kata Waisak, peringatan hari besar keagamaan Buddha juga dikenal dengan nama Buddha Purnima di India, Visakha Bucha di Thailand, Saga Dawa di Tibet, serta Vesak di Malaysia, Singapura, dan Srilangka. Di Indonesia sendiri perayaan Waisak dipusatkan di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Selain itu, beberapa fakta unik dan menarik yang perlu kamu ketahui tentang perayaan umat Buddha ini. Penasaran? Yuk, kita simak bersama penjelasannya!


Ini 5 Tempat Nongkrong Asyik di Jakarta untuk “Weekend” Saat Tanggal Tua

Tanggal tua sampai kantung cekak bukan alasan untuk tak menikmati akhir pekan yang berkesan. Untuk itu pastikan rencana berakhir pekanmu bukan hanya sekadar murah, tetapi juga seru dan menyenangkan.

Buat kamu yang tinggal di Jakarta, ini beberapa tempat yang bisa kamu singgahi demi merealisasikan rencana weekend seru dan hemat sebelum gajian. Selain murah, beberapa tempat berikut ini juga dekat dari mana-mana.

Taman Suropati

Memiliki nama asli Burgemeester Bisschopplein, sekarang tempat ini dikenal dengan nama Taman Suropati. Taman ini bisa menjadi salah satu alternatif kamu untuk tempat nongkrong dengan bujet murah di Jakarta. (Baca juga: Ini 5 Tempat Kongkow yang Wajib Dicoba Anak Nongkrong Jakarta)

Disini kamu bisa menikmati jajanan-jajanan kecil mulai dari kue cubit hingga makanan berat seperti sate, nasi gila dan sebagainya. Selain itu, aura disini juga begitu unik karena dijadikan tempat berkumpulnya para musisi jalanan berkelas.

Kamu bisa menikmati indahnya suasana malam bersama teman-teman atau pasangan dengan adanya alunan biola dan tiupan suara saxophone yang menggema.

Taman Menteng

Taman Menteng adalah salah satu taman terbaik yang berada di DKI Jakarta. Berlokasi di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Taman Menteng bisa menjadi tempat pilihan bagi kamu yang ingin nongkrong atau kencan tanpa harus mengeluarkan uang banyak.

Disini kamu bisa menikmati tanaman dan pohon-pohon yang tertata rapi serta melihat banyak aktifitas anak nongkrong Menteng, mulai dari komunitas olahraga hingga komunitas-komunitas unik lainnya.

Monas

Monumen Nasional atau yang biasa kita kenal dengan Monas merupakan ikon DKI Jakarta. Yes, Monas merupakan menara dengan tinggi 132 meter yang berada di Jalan Merdeka, Jakarta Pusat yang identik dengan Jakarta bahkan Indonesia. (Baca juga: Ide Simpel untuk Kencan Istimewa Kamu di Akhir Pekan Ini)

Monas bisa menjadi pilihan alternatif bagi kamu yang ingin nongkrong atau pergi berkencan dengan pasangan. Cukup membayar biaya masuk dan parkir yang kurang dari 10 ribu rupiah kamu bisa menikmati pemandangan di wilayah Monumen Nasional bersama teman-teman atau pasangan.

Berbagai aneka jajanan makanan dan minuman juga ada di wilayah Monas untuk kamu nikmati bersama pasangan.

Kota Tua

Wisata Kota Tua di daerah Jakarta atau yang dulu dikenal dengan sebutan Oud Batavia merupakan wilayah peninggalan zaman penjajahan yang kini disulap menjadi daerah wisata.

Kamu bisa nongkrong dan menikmati malam yang indah di kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Biasanya, disini juga terdapat beberapa pertunjukan musik atau atraksi-atraksi unik lainnya yang digelar cuma-cuma untuk para pengunjung Kota Tua.

Taman Safari Indonesia di Cisarua

Kamu bisa menghabiskan waktu di Taman Safari Indonesia di Cisarua demi menikmati suasana asri nan rindang yang penuh dengan nuansa alami. (Baca juga: 5 Tips Traveling Hemat ala UrbanLife.Id untuk Urbaners)

Bawa buku yang sudah lama tak pernah kamu baca. Lalu nikmati makanan ringan sambil membaca di bawah pohon rindang. Atau, bawa buku tulis dan mulailah menulis.

Hindari membawa laptop atau peralatan elektronik lainnya. Karena peralatan elektronik hanya membuat kita mengingat pekerjaan. Matikan sementara handphone kita. Jika kebun binatang pilihan utamanya, maka ajak teman-teman berkeliling kebun binatang lalu diakhiri piknik bersama.