Kenapa Harus Beli Rumah di Sentul?

Dengan padatnya pertumbuhan di sisi barat dan timur Jakarta, baik oleh kawasan hunian maupun kawasan industri dalam beberapa tahun terakhir ini membuat banyak pencari rumah yang melirik kawasan Jakarta, salah satunya adalah Sentul.

Berada di Selatan Jakarta, Sentul merupakan kawasan yang cocok untuk dijadikan rumah tinggal. Kondisi alam yang masih asri, harga rumah yang relatif terjangkau, dan pertumbuhan infrastruktur bisa menjadi jawaban mengapa kamu dapat membertimbangkan untuk memiliki rumah di Sentul.

Untuk kamu yang masih ragu untuk membeli rumah di Sentul, ini dia beberapa keunggulan memiliki rumah di Sentul dibandingkan kawasan lainnya:

Infrastuktur Sudah Terbangun

Sebagai kawasan penyangga Jakarta, Sentul sangatlah mudah diakses. Kawasan Sentul dapat diakses dengan mudah lewat Tol Jagorawi, yang menyambung hingga ke Tol Lingkar Luar maupun Lingkar Dalam Jakarta.

Lingkungan Yang Lebih Alami

Sentul pasti sudah tidak asing bagi kamu penggemar traveling maupun olahraga, dengan adanya berbagai macam taman hiburan tematik, kualitas lingkungan alami yang lebih segar, dan letaknya yang dekat dari Jakarta, sentul memiliki “Kesegaran” yang tidak dimiliki daerah lain.

Jika kamu memiliki rumah di Sentul, kamu akan memiliki rumah di lingkungan yang menyehatkan dan memudahkan kamu untuk beraktifitas, mudah untuk bepergian ke Jakarta, dan ketika waktu santai tiba, kamu langsung dapat beraktifitas tidak jauh dari tempat tinggal.

Pengembangan Infrastruktur di Sentul

Sentul menyimpan potensi yang sangat besar dengan berbagai rencana pengembangan infrastuktur. Seperti rencana Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), Bogor Inner Ring Road (BIRR), Jalan Poros Tengah Timur (Jalur Puncak Dua), tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dan tol Bogor-Bandung.

Dari segi akses transportasi publik, Sentul juga akan tersambung dengan LRT Jabedebek. Jika kamu memiliki rumah di Sentul, kamu dapat mencapai Jakarta hanya dalam waktu 60 menit perjalanan, bebas macet.

Citra Sentul Raya – The New Integrated City

Ciputra Group turut ambil bagian dengan melakukan pengembangan Citra Sentul Raya, Kota Baru Terintegrasi dengan total luas pengembangan mencapai 1.000 Hektar.

Citra Sentul Raya akan menjadi kawasan terintegrasi yang memadukan hunian, area komersil, dan fasilitas publik.

Bagi Anda yang ingin membeli rumah di Sentul, Citra Sentul Raya sudah mulai menawarkan Cluster perdananya di kawasan River Park. Cluster Seine, rumah 1 lantai dengan harga mulai Rp 649 Juta (termasuk PPN) dan Cluster Thames, rumah 2 lantai dengan harga mulai Rp 1 Milyar (termasuk PPN).

Dapatkan promo spesial pada bulan maret ini, KPR DP mulai 5% dapat dicicil sd 23x, hadiah langsung Emas LM atau AC, Cash Back sd 110 Juta, dan voucher MAP sd 7,5 Juta.

Untuk info lebih lanjut Anda dapat menghubungi marketing Citra Sentul Raya di 021 8420 0999 atau klik www.citrasentulraya.com

Tips Beli Apartemen untuk Pasangan yang Baru Menikah

Apartemen mungkin menjadi satu kebutuhan pasangan baru menikah. Pasalnya, memiliki Apartemen sendiri dianggap lebih baik dibandingkan dengan mengontrak atau tetap tinggal dengan orang tua. Namun, sayangnya harga Apartemen selalu tinggi sehingga butuh dana yang tidak sedikit untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok yang satu ini.

Terlebih sesaat setelah menikah, tentu banyak penyesuaian-penyesuaian yang harus dilakukan. Walau begitu, Anda tidak perlu merasa berputus asa. Bagaimana pun juga, ada banyak jalan menuju Roma, pun banyak cara untuk bisa memiliki Apartemen sendiri. Untuk membantu Anda, berikut ini beberapa tips beli Apartemen untuk pasangan yang baru menikah.

Harga rumah yang semakin tinggi boleh jadi bikin banyak pasangan baru menikah untuk beli Apartemen. Pasalnya, punya Apartemen sendiri masih lebih baik dibandingkan dengan mengontrak atau tetap tinggal dengan orang tua. Belum lagi, jika nanti sudah punya cukup uang untuk membeli rumah Apartemen yang dimiliki bisa menjadi portofolio investasi yang menarik karena harganya pasti cenderung naik, dan dapat disewakan dengan lebih mudah.

Nah, untuk membantu Anda yang ingin segera membeli Apartemen, berikut beberapa tips beli Apartemen untuk pasangan yang baru menikah.

Menyusun skala prioritas

Setelah menikah Anda tentu perlu melakukan beberapa penyesuaian. Hal ini termasuk dengan menyesuaikan pemasukan dan pengeluaran bersama. Anda tentu tidak bisa menyamakan kondisi setelah menikah dengan saat masih sendiri. Ada banyak kebutuhan yang memang menjadi keperluan untuk bersama.

Untuk itu, Anda perlu menyusun skala prioritas. Dengan skala ini, Anda bisa menyortir mana kebutuhan yang sifatnya urgent dan mana yang bisa ditunda terlebih dulu. Anda sebaiknya menyusun skala prioritas ini bersama pasangan supaya ada kesepakatan yang jelas dan membeli Apartemen pun bisa segera dilakukan.

Membuka rekening tabungan khusus

Agar dana untuk membeli Apartemen tidak tercampur dengan kebutuhan lain, sebaiknya Anda membuat rekening tabungan khusus. Jika Anda berencana membeli Apartemen dengan cara KPA (Kredit Pemilikan Apartemen), maka sebaiknya membuka rekening baru di bank tempat Anda akan melakukan KPA. Ini karena biasanya bank akan memberikan beberapa kemudahan dalam KPA kepada nasabahnya sendiri.

Selain meghindari risiko dana terpakai untuk kebutuhan lain, membuka rekening khusus pembiayan Apartemen juga akan membuat Anda lebih fokus saat menabung. Sebagai ilustrasi, dana yang bisa dialokasikan untuk membeli Apartemen sebaiknya tidak kurang dari 30% total gaji setiap bulan supaya Apartemen bsa segera terlunasi.

Hindari menunggu pasar turun

Salah satu kesalahan saat membeli Apartemen adalah menunda-nunda waktu pembelian. Kebanyakan orang akan berharap harga Apartemen akan turun, padahal hal tersebut kemungkinan besar tidak akan terjadi. Entah Anda memutuskan untuk mencicil lewat KPA atau justru dengan cash, sebaiknya hindarilah menunggu harga pasar turun.

Pasalnya, harga property cenderung selalu naik dan juga suku bunga sangat tidak menentu. Akan sulit untuk memperkirakan kapan angka tersebut turun. Oleh karena itu, jika Anda menemukan Apartemen yang sesuai dengan bujet, jangan ragu lagi untuk membelinya. Apabila menunda-nunda, bukan tidak mungkin Anda justru akan kehilangan Apartemen tersebut.

Intinya selalu komitmen

Tips beli Apartemen yang keempat adalah, dalam membeli Apartemen bagi pasangan yang baru menikah adalah komitmen. Tanpa adanya komitmen, Anda akan selalu menunda untuk membeli Apartemen atau bahkan menabung untuk memenuhi kebutuhan yang lain. Di samping itu, komitmen juga dibutuhkan supaya Anda terus bersemangat dalam mencari penghasilan untuk membeli Apartemen.

Ajaklah pasangan untuk terus berkomitmen dalam membeli Apartemen. Dengan mengajak pasangan, maka akan ada yang selalu mengingatkan Anda untuk terus menjaga komitmen. Anda juga bisa mengatur kebutuhan bersama dengan lebih baik jika selalu transparan dengan pasangan perihal membeli Apartemen.

Selain empat tips beli Apartemen di atas, Anda juga sebaiknya giat untuk terus melakukan survei harga Apartemen. Pilihlah Apartemen yang sekiranya masuk bujet Anda dan memiliki fasilitas memadai. Untuk Anda yang menginginkan Apartemen di Tangerang, EcoHome Apartemen dari Ciputra Group dan Mitsui Fudosan, developer ternama asal Jepang bisa jadi pilihan Anda.

Apartemen di Tangerang berkonsep super block ini terintegrasi langsung dengan EcoClub dan EcoPlaza, pusat gaya hidup di CitraRaya Tangerang. EcoHome Apartment terletak di jantung kota CitraRaya, tepatnya di Ecopolis, kawasan ekslusif seluas 100 Ha yang dikelilingi beragam fasilitas unggulan, mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga rekreasi keluarga.

Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 80% dan direncanakan akan mulai diserah terimakan secara bertahap mulai Juli 2019. EcoHome Apartment ditawarkan dengan harga mulai Rp 219 Juta (termasuk PPN), dapatkan kemudahan cara bayar KPR DP 10% dicicil hingga 24 Bulan serta Lucky Angpao berhadiah iPad Mini, Apple Watch, Logam Mulia, dll.

Apa Saja Manfaat Beli Rumah Dengan Cara Bayar KPR?

Tidak bisa dipungkiri lagi, minat masyarakat untuk membeli rumah semakin meningkat. Harga rumah yang sekarang naik gila-gilaan tidak membendung keinginan masyarakat untuk mendapatkan rumah sendiri. Untuk menyiasati harga yang sangat mahal, biasanya masyarakat memilih rumah yang tidak terlalu besar atau memilih yang agak di pinggiran kota besar. Apalagi sekarang banyak sekali developer rumah yang menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan harga yang sangat menarik.

KPR akan sangat bermanfaat sekali untuk Anda yang baru pertama kali membeli rumah. Untuk Anda yang sekarang masih belum berpikir apa keuntungan dari membeli rumah dengan menggunakan KPR, di dalam artikel kali ini akan dibahas dengan detail bagaimana keuntungannya. Simak di bawah ini!

Anda tidak perlu menyiapkan dana yang sangat besar

Mungkin Anda pernah melihat rumah dengan harga Rp200 juta, Rp500 juta, atau bahkan Rp1 miliar lebih? Kemudian Anda pasti berpikir tentu tidak masuk akal Anda bisa mendapatkan uang sejumlah tersebut dengan waktu yang singkat. Itulah gunanya KPR, Anda tidak perlu menyiapkan dana yang sangat besar untuk melunasi rumah. KPR akan membagi harga rumah dengan cicilan per bulannya setelah dikurangi dengan uang muka.

Walaupun begitu, Anda harus tahu bahwa harga rumah dengan menggunakan KPR sangat berbeda dengan harga rumah jika Anda membeli dengan cara melunasi secara langsung. Biasanya, KPR akan membuat harga rumah naik sekitar 20% hingga 30% tergantung masa cicilan dan besarnya uang muka. Jadi, jika Anda sudah bertemu dengan agen developer, Anda harus mencari tahu bagaimana sistem KPR-nya, berapa lama cicilannya, besar bunga, dan sistem dendanya.

Anda bisa langsung menempati rumah walaupun cicilan belum lunas

Keuntungan kedua adalah Anda bisa langsung menempati rumah walaupun cicilan KPR Anda sedang berjalan atau belum lunas. Bahkan ketika Anda sudah membayar sejumlah uang muka, kemudian aplikasi KPR Anda sudah disetujui oleh bank, Anda bisa langsung menempati rumah tersebut pada cicilan bulan pertama. Ini adalah keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan KPR, khususnya untuk Anda yang baru saja menikah, sedang merantau dalam jangka waktu yang cukup lama, atau bahkan permanen.

KPR akan menyelamatkan Anda dari kenaikan harga properti

Sebagai informasi, ketika Anda mengajukan KPR, beberapa bank akan menggunakan dua jenis bunga KPR. Pertama adan bunga fixed atau tetap, misalnya selama 2-3 tahun pertama bunga yang harus Anda bayarkan adalah 8%. Lalu, kedua adalah bunga floating atau mengambang, ini adalah jenis bunga yang disesuaikan dengan pasar suku bunga. Jika ekonomi sedang bagus, maka bunga tidak akan terlalu besar, tetapi jika sebaliknya, bunga KPR bisa cukup tinggi.

Nah, walaupun bank Anda menggunakan sistem bunga KPR floating, harga akhir yang ditawarkan masih jauh lebih rendah jika Anda memutuskan untuk membeli rumah 3-4 tahun kemudian. Jadi,

bisa dikatakan bahwa KPR ini sangat menyelamatkan Anda dari kenaikan harga properti yang cukup tinggi setiap tahunnya.

Anda bisa menggunakan KPR sebagai investasi jangka panjang

Manfaat terakhir dari Anda yang mengajukan KPR adalah Anda bisa menggunakan KPR sebagai investasi jangka panjang. Misalnya, Anda mengajukan KPR dengan waktu cicilan 15 tahun. Katakanlah Anda membeli rumah dengan harga Rp400 juta dan akan lunas tahun 2025. Nantinya, harga rumah Anda yang sudah dilunasi tersebut akan naik hingga 50% bahkan sampai 100%. Jadi, ini bisa menjadi investasi jangka panjang karena Anda akan mendapatkan keuntungan sampai 100% dari harga rumah yang Anda beli di awal.

Artikel ini pertama kali dimuat di CitraRaya Tangerang (Baca: Ini Manfaat Beli Rumah dengan Cara Bayar KPR Untuk Milenial) dan merupakan kerjasama Marumah.com dengan CitraRaya Tangerang.

Temukan rumah di Tangerang dengan harga Rp 584 Juta di Lugano Lake Park, kawasan seluas 200 Ha di CitraRaya Tangerang yang terinspirasi dari danau Lugano di Swiss.

Tahun 2018, Berikut Cara Sukses Berkarier dengan Korbankan 8 Hal Ini

Cara Sukses Berkarier

Bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, kamu tentu ingin tahu cara sukses berkarier di tahun 2018 ini. Dan hal itu pun kerap jadi resolusi yang disuarakan di awal pergantian tahun. Tapi pertanyaannya adalah, apa kamu sudah siap untuk berkorban demi sukses di tahun ini?

Semua orang tentu punya definisi yang berbeda soal cara sukses berkarier. Namun mau bagimana pun juga, ada banyak hal bersifat universal yang memang berpotensi menjegal kesuksesanmu.

Untuk menggapai cara sukses berkarier di tahun 2018, ada beberapa hal yang harus kamu korbankan. Kelihatannya sih sepele, tapi pada kenyataannya gak mudah meninggalkan hal-hal ini, karena udah jadi kebiasaan.

So, demi karier sukses di tahun 2018 dan mumpung masih awal tahun nih, yuk kita introspeksi diri dan tinggalkan hal-hal ini:

1. Korbankan gaya hidup gak sehat sebagai cara sukses berkarier di tahun ini

Usia 20 hingga 30 tahun bisa dikatakan sebagai masa jaya kita semua. Mengapa demikian? Karena di usia produktif inilah kita bisa melakukan banyak hal, termasuk dalam hal karier.

Tapi wajib diketahui bahwa ketika kamu membiarkan dirimu hidup gak sehat, maka dampaknya akan terasa saat kamu meniup lilin di usia 40 tahun. Padahal di saat usia kepala empat itulah, kamu bakal dituntut untuk berpikir lebih dalam soal masa depan keluarga.

Jika di usia tersebut kamu sudah sakit-sakitan, gimana caranya dirimu bisa berpikir jernih untuk pekerjaan dan urusan rumah tangga? Mulai dari sekarang, mari tinggalkan gaya hidup gak sehat, perbanyak olahraga atau nge-gym, jaga pola makan, dan istirahat dengan cukup.

2. Mindset bahwa kerja cuma buat menunggu gaji

Mereka yang berhasil sukses berkarier, tentu punya target pencapaian karier dalam jangka panjang. Tahun ini masih jadi staf, dua tahun lagi harus jadi supervisor. Sementara itu yang sudah jadi supervisor harus punya target juga, kapan harus jadi manajer. Dan seterusnya.

Itu semua bisa dilakukan dengan mengorbankan mindset kalau kerja cuma untuk nunggu gaji bulanan. Dan mulai memberikan kontribusi nyata buat perusahaan.

Sejatinya kita kerja memang untuk bertahan hidup. Tapi jika hanya menunggu gaji bulanan saja tanpa ada kontribusi nyata, jangan heran kalau kamu masih bertahan di jabatan yang sama bertahun-tahun.

3. Kebiasaan ngeluh soal kerja

Kalau yang satu ini termasuk sulit dikorbankan, tapi demi karier yang sukses di tahun 2018 masa gak mau sih ngorbanin yang satu ini? Ngeluh soal kerjaan bisa berbahaya lho kalau jadi kebiasaan.

Patut diketahui, sekali mengeluh maka akan ada kecenderungan kamu bakal ngeluh lagi di kemudian hari. Nah semakin sering mengeluh maka hasil pekerjaanmu pun makin gak maksimal, hasilnya jauh dari apa yang diharapkan.

Dengan hasil pekerjaan yang apa adanya, penilaian bos terhadapmu juga gak akan bagus. Karena dia punya ekspektasi yang cukup tinggi terhadap performa kerjamu. So, gak usah ngeluh-ngeluh lagi ya di tahun ini.

4. Khayalan tentang kesuksesan yang instan

Kesuksesan instan dalam karier hanyalah sebuah mitos. Buat kamu yang mau naik gaji atau jabatan tapi gak diiringi peningkatan performa kerja, mending gak usah ngarep sukses di tahun 2018 deh.

Patut diketahui, demi menggapai sukses tentu harus ada peningkatan yang kamu capai setiap hari. Selalu tanamkan di pikiranmu bahwa hari ini harus lebih baik daripada hari sebelumnya.

5. Rasa takut akan kegagalan

Sampai kapan pun, gak ada suatu hal yang sempurna. Jangan sampai karena takut gagal, maka kamu pun hanya berani bertahan di satu bidang yang sudah dikuasai. Walhasil, kamu gak akan sanggup melakukan hal lain di luar kemampuanmu karena kamu takut mencoba hal baru.

6. Metode kerja multitasking

Beberapa di antara kamu tentu berpendapat kalau bisa mengerjakan banyak hal alias multitasking adalah kelebihan. Tapi jangan salah, hal itu juga bisa jadi kelemahanmu dalam bekerja.

Bekerja dengan sistem multitasking berpotensi membuatmu kehilangan waktu berharga untuk menyelesaikan pekerjaan inti dengan baik. Apalagi jika kamu kedapatan sering mengerjakan pekerjaan di luar divisimu.

So, bukan berarti gak boleh multitasking nih. Boleh saja, asal masih sesuai sama pekerjaan yang kamu emban di divisimu. Misalkan sebagai marketing, kamu harus ngurus pemasangan iklan di media dan bantu promosi lewat event.

7. Mental “iya-iya” aja

Buat kamu yang bekerja di perusahaan besar, kadang takut banget buat gak setuju terhadap permintaan bos. Walhasil, kamu bakal melakukan apa saja yang diperintahkan bos meskipun itu merugikan perusahaan sekalipun.

Di tahun ini, beranilah untuk menjadi seorang yang bisa mengatakan tidak. Tentunya tidak untuk suatu hal yang gak jadi tujuan perusahaan.

Sampaikanlah alasan penolakanmu dengan diplomatis. So, pak bos atau bu bos juga bakal sadar kalau saat itu kamu bisa memberikan kontribusi yang nyata.

8. Asal ngomong

Sudah gak zaman nih bos ngomong berdasarkan asumsi, apalagi kalau urusannya adalah menyusun strategi meningkatkan laba per tahun. Untuk hal yang satu ini, akan sangat baik tentunya jika kamu selalu menyertakan sebuah data yang mendukung argumenmu.

Dengan bicara hanya modal asumsi, maka gak bakal ada yang yakin kalau apa yang kamu katakan adalah tepat. Yang ada idemu hanya mental gitu saja, gak akan diterima atau dipertimbangkan oleh perusahaan.

Setelah mengetahui delapan hal di atas, apakah kamu sudah siap meninggalkannya demi sukses di tahun 2018? Yuk diwujudkan supaya bisa jadi bos sebelum usia 40 tahun nih!


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

6 Menu Makanan untuk Penderita Diabetes dengan Modal Rp 35 Ribu

6 Menu Makanan untuk Penderita Diabetes dengan Modal Rp 35 Ribu

Menu makanan untuk penderita diabetes tentu beda sama menu makanan biasa. Karena para penderita diabetes punya pantangan tertentu untuk urusan makanan.

Meski begitu, bukan berarti makanan untuk penderita diabetes harus menguras kantong. Jika kamu atau orang dekat di sekitarmu ada yang mengidap penyakit ini, kamu bisa bikin sendiri menu makan sehat cuma dengan modal Rp 35 ribu.

Diabetes merupakan kelainan metabolisme, sehingga pengidap penyakit ini sering kali merasa lebih cepat lapar dan haus, serta lebih sering capek dan lebih sering buang air kecil ketimbang orang normal. Oleh karena itu, asupan makanannya harus diperhatikan.

Pengidap diabetes gak boleh menyantap makanan tinggi karbohidrat dan rendah serat. Karena makanan-makanan itu umumnya mengandung kadar gula yang tinggi. Mereka juga gak boleh menyantap lemak berlebih.

Nah, dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia, UrbanLife.id mau memanjakan para penderita diabetes dengan makanan sehat, enak, dan yang paling penting: murah. Yuk intip enam menu makanan untuk penderita diabetes di bawah ini. Modalnya cuma Rp 35 ribu lho!

1. Tumis udang, brokoli dan tauge

Bahan-bahan yang kamu butuhkan untuk menu makanan yang satu ini adalah:

Udang 250 gram = Rp 10.000

Brokoli 125 gram = Rp 5.000

Tauge = Rp 4.000

Kentang 100 gram = Rp 2.000

2 siung bawang putih = Rp 5.500

4 buah tomat = Rp 5.000

125 gram cabe rawit = Rp 3.125

½ gelas air

1 sendok makan minyak goreng

1 sachet gula diabetes

Total: Rp 34.625

Pertama-tama, cuci dulu udangnya dan pisahkan kepalanya. Lalu cuci bersih brokoli dan taugenya. Haluskan cabe rawit dan tomat sebagai bumbunya, kemudian tumbuk bawang putih. Masukkan bawang putih ke wajan, lalu masukkan bumbu halus gabungan tomat dan cabe rawit. Tambahkan garam, gula, dan air.

Setelah itu, masukkan brokoli, udang, dan taugenya. Jangan lupa besarkan juga apinya agar cepat matang. Setelah matang, sajikan deh dengan kentang rebus.

2. Cap Cay Khusus Penderita Diabetes

Cap cay yang satu ini bakal dikasih irisan ayam untuk penambah protein. Berikut bahan baku yang harus kamu persiapkan:

Daging ayam 250 gram = Rp 10.000

Buncis 250 gram = Rp 2.500

Wortel 100 gram iris bulat = Rp 5.000

Kol 250 gram = Rp 3.000

Bawang putih 3 siung = Rp 5.500

Telur ayam 1 butir = Rp 2.300

1.300 ml air

1 sendok makan minyak goreng

Garam secukupnya

Total: Rp 28.300

Pertama-tama, potong-potong dulu daging ayam, buncis, wortel, dan kolnya. Lalu tumbuk bawang putih, dan masukkan ke dalam wajan yang sudah diisi minyak goreng.

Jangan lupa bikin juga orak-arik telur ya sebagai pelengkapnya. Dan buat juga kaldunya berupa rebusan air dengan tulang ayam.

Setelah itu, masukkan ayamnya ke wajan, tuang kaldunya sedikit, dan masak hingga bumbunya meresap. Baru deh masukkan sayur-sayurannya ke wajan, masak sampai matang dan hidangkan. Oh ya, cap cay ini gak mesti dimakan dengan nasi lho, bisa digado juga.

3. Tumis sawi

Tumis sayur yang satu ini, enak disantap dengan nasi merah. Dan tentunya sehat buat penderita diabetes. Berikut bahan-bahannya:

Sawi hijau 250 gram = Rp 3.000

Bawang putih 3 siung = Rp 5.500

Bawang merah 3 siung = Rp 5.000

125 gram cabe rawit = Rp 3.125

Beras merah 100 gram = Rp 5.000

Garam secukupnya

2 sendok makan minyak goreng untuk menumis

Total: Rp 21.625

Bersihkan sayur sawi dan iris. Iris juga bawang merah, bawang putih, serta cabe sebagai bumbu. Panaskan minyak gorengnya di wajan, masukkan sayur serta bumbunya, dan tumis hingga harum dan matang. Setelah itu, santap deh sama nasi merah.

4. Tumis pare dan ikan teri

Apakah pare ini pahit? Bisa dibikin gak pahit kok. Tapi walaupun ada pahit-pahitnya dikit, kombinasinya dengan teri pasti jadi enak. Berikut bahan-bahannya:

Pare 250 gram = Rp 3.750

Ikan teri medan 100 gram = Rp 11.000

Bawang putih 250 gram = Rp 5.500

Bawang merah 3 siung = Rp 5.000

Kunyit 125 gram = Rp 1.500

Cabe rawit 125 gram = Rp 3.125

Secukupnya garam

Secukupnya gula diabetes

Secukupnya minyak goreng

Secukupnya air

Total: Rp 29.875

Pertama-tama, goreng dulu ikan terinya dan tiriskan. Potong-potong parenya dan rendam dengan air yang sudah dicampur garam. Peras parenya sampai airnya berwarna hijau. Cuci lagi parenya dan tiriskan.

Siapkan bumbu dengan mengiris tipis bawang merah dan bawang putih, serta cabe rawit. Untuk kunyit, baiknya diblender saja. Setelah semuanya siap, masukkan ke wajan, dan tumis hingga harum. Lalu masukkan deh teri dan parenya, tumis hingga matang.

5. Sayur bayam jagung

Nah ini adalah menu paling aman dan sehat. Cara membuatnya bisa dibilang mudah. Berikut bahan-bahannya:

Bayam 3 ikat = Rp 3.000

Jagung ½ kg = Rp 2.500

Bawang putih 250 gram = Rp 5.500

Bawang merah 3 siung = Rp 5.000

Beras merah 100 gram = Rp 5.000

Secukupnya air

Secukupnya garam

Secukupnya gula diabetes

Total: Rp 21.000

Pipil jagung dengan pisau biar cepat. Cuci daun bayamnya hingga bersih dan potong tangkainya sambil mengupas kulit arinya. Jangan lupa, geprek bawang merah dan bawang putihnya ya, karena akan berfungsi sebagai bumbu.

Rebus jagung yang sudah dipipil dengan air secukupnya. Setelah lima menit, masukkan bumbunya, dan tunggu selama tiga menit.

Masukkan tangkai bayam yang kamu potong, beri garam, dan gula diabetes secukupnya. Tes dulu rasanya, bila sudah sedap baru deh masukkan daun bayamnya.

Masak hingga matang dan santap dengan nasi merah. Dijamin kenyang dalam waktu lama deh. Makanan ini tinggi serat, lho!

6. Tim ayam beras merah

Nasi tim ayam rasanya tentu manis karena kecap. Nah kalau buat penderita diabetes, kecapnya harus diganti ya sama kecap khusus diabetes. Ini bahan bakunya:

Nasi merah 200 gram = Rp 10.000

Daging ayam 250 gram = Rp 10.000

Bawang putih 3 siung = Rp 5.000

Garam secukupnya

Merica secukupnya

2 sendok makan kecap diabetes

1 sendok teh minyak wijen

Total: Rp 25.000

Haluskan bawang putih, dan campur dengan ayam, lalu aduk secara merata. Siapkan mangkuk tahan panas dan oles dengan minyak wijen. Masukkan ayam yang sudah dibumbui dan nasi setengah matang.

Masak dengan cara ditim, angkat, dan sajikan selagi hangat. Menu makan ini praktis banget dan benar-benar menggugah selera deh.

Setelah tahu enam menu makanan untuk penderita diabetes di atas, tentu gak ada lagi alasan buat cuek sama orang-orang di sekeliling kita yang menderita penyakit ini. Yuk, ajak mereka jadi lebih sehat dengan mengonsumsi menu makanan ini!


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Terlalu Cepat Resign Bisa Buruk untuk Karir Anda

Buruk untuk Karier

Hari Senin semakin terasa menyebalkan bagi Anda? Terpikir untuk resign kerja dalam waktu dekat? Jangan buru-buru menyerahkan surat pengunduran diri pada kantor Anda. Keputusan mengundurkan dari pekerjaan merupakan keputusan besar. Walau sah-sah saja berpindah kantor, pastikan keputusan tersebut berdasarkan alasan yang jelas, matang dan tidak emosional. Salah-salah bisa berdampak buruk untuk karier Anda.

Pikirkan empat hal penting ini sebelum Anda memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan Anda sekarang, hasil riset HaloMoney.co.id:

  1. Rumput tetangga selalu lebih hijau

Pepatah ini sering benar. Seseorang kerap terpukau dengan “kehebatan” tempat kerja orang lain. Padahal, belum tentu apa yang dilihat dan dengar adalah seperti yang sebenarnya. Sebelum memutuskan resign, cobalah menyisihkan waktu sejenak untuk mendaftar kelebihan dan kekurangan tempat kerja Anda saat ini. Apakah kelebihannya masih lebih banyak? Apakah masih banyak peluang Anda berkembang di sana?

 

Baca juga: Tiga Keuntungan Terbaru Kartu Kredit HSBC

 

  1. Apa yang Anda jual selanjutnya?

Anda sudah bosan di tempat kerja sekarang dan sudah tak sabar melompat ke perusahaan baru. Pertanyaannya, apa, sih, yang akan Anda tawarkan pada perusahaan baru di depan sana? Apakah Anda memang layak diberikan penghargaan lebih dibandingkan kantor Anda sekarang? Baik dari sisi gaji, tanggungjawab dan lain sebagainya.

 

Bila Anda resign sekadar karena alasan yang emosional tanpa bisa memperjelas daya tawar Anda di depan nanti, ketidaknyamanan yang sama akan berulang lagi. Yang apes, ketika akhirnya Anda terhenti mendapatkan ganti pekerjaan yang tidak lebih baik dan tidak lebih menguntungkan serta buruk untuk karier Anda.

 

Baca juga: Kredit Tanpa Agunan Tanpa Syarat Punya Kartu Kredit

 

 

  1. Risiko reputasi

Jarang sekali perusahaan yang senang dengan karyawan dengan bakat “kutu loncat”. Sering bergonta ganti pekerjaan dalam jangka waktu singkat, bisa mengirim pesan yang salah pada pengembangan karir Anda ke depan. Orang bisa menilai Anda sebagai orang yang pembosan, senang cari masalah, oportunis, tidak memiliki fokus jelas, dan hal-hal lain yang kurang positif bagi pembentukan citra profesional Anda.

 

  1. Konsekuensi

Mungkin Anda mendapat tawaran gaji yang jauh lebih menarik di pekerjaan baru. Bayangan akan mendapatkan pendapatan lebih besar tentu membuat Anda bersemangat. Belum lagi berbagai fasilitas dan benefit lain yang diberikan oleh calon kantor baru. Namun, percayalah, tidak ada  makan siang yang gratis. Pekerjaan dengan gaji menarik dan fasilitas keren hampir pasti menuntut tanggungjawab yang tidak sedikit. Berhitunglah juga tentang waktu yang akan Anda habiskan untuk pekerjaan tersebut, tingkat fleksibilitas dan hal lain yang akan Anda hadapi begitu resign dan berpindah kantor.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan HaloMoney.

Rumah Vertikal Berkualitas Areal Bogor

Cibinong

Bogor dikenal sebagai kota transit yang dipenuhi oleh angkutan kota. Memasuki kota kecil ini, Anda harus memiliki kesabaran ekstra untuk menghadapi perilaku para pengendara angkot yang memiliki visi lebih banyak ke sisi kiri jalan ketimbang sisi kanan jalan. Mereka misalnya yang memacu kendaraannya di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, ini hanya akan memalingkan arah pandangannya ke arah jalan apabila kendaraan umum yang mereka kemudikan sedang berjalan.

Bogor memiliki penduduk sebanyak kurang lebih 5,7 juta jiwa di tahun 2017. Apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun sebelumnya, Bogor mengalami peningkatan jumlah penduduk sebanyak 4%. Pertumbuhan penduduk ini juga dipartisipasi oleh para pendatang yang bekerja di areal DKI Jakarta namun memiliki hunian di Bogor. Kebanyakan dari para pekerja lintas provinsi ini menggunakan KRL sebagai fasilitas transportasi sehari – hari.

Melihat fenomena pertumbuhan penduduk ini, sekarang ada beberapa rumah vertikal yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan para konsumen yang tinggal di Bogor. Semuanya dibangun dengan kualitas terbaik dari segala aspek. Tentunya dengan tidak melupakan lokasi yang strategis dan fasilitas – fasilitas yang memadai.

1.New Bogor Mansion

Dengan hanya berjarak tempuh 5 menit dari tol Jagorawi menuju Jakarta, apartemen ini juga menawarkan sejumlah fasilitas seperti kolam renang keluarga, jogging track, access card system, dan keamanan 24 jam. Dengan menerapkan konsep menyatu dengan alam, hunian ini terasa asri dan segar karena dirancang menyatu dengan keindahan dan bentang alam kota Bogor.

2. Jakarta Pavilion Cibinong

Pada awal diluncurkannya apartemen, Jakarta Pavilion Cibinong menawarkan dengan harga mulai dari 100 jutaan. Pihak PT Megakarya Propertyndo sebagai pihak pengembang menyasar pekerja kelas menengah dengan lokasi dekat kantor Pemda Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Dengan luas area 1,3 ha, hunian ini terdiri dari tiga tower setinggi 22 lantai yang memiliki 400-an unit di tiap towernya. Rencananya, pihak pengembang akan menyediakan shuttle bus untuk melayani para penghuni menuju pusat – pusat kegiatan atau transportasi umum seperti stasiun. Progres persiapan lahan untuk nantinya dilakukan pembangunan apartemen ini sudah dimulai sejak akhir tahun 2016. Pembangunannya sendiri diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2019.

3. Apartemen Gardenia Bogor

Apartemen yang berlokasi tidak lebih dari 1 km dari pintu tol BORR (Bogor Outer RIng Road) ini terletak persis bersebelahan dengan kantor Polsek Sukaraja. Di sekitar apartemen, terdapat berbagai fasilitas pendukung seperti Plaza Jambu 2, Botani Square, Yogya Dept. Store, ATM Center, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Selain itu, dengan lokasinya yang terletak persis di Jl. Raya Bogor akan memudahkan para penghuninya untuk beraktifitas di kota Bogor dan Jakarta.

4. El Centro Apartemen Bogor

Dengan mengusung konsep 4 in 1, El Centro Apartemen Bogor terdiri atas 2 tower (Montana dan Palazzio)yang dirancang sebagai hunian One Stop Living dan memiliki nilai investasi tinggi.Konsep 4 in 1 diterapkan dengan menghadirkan food arcade, outlet, service apartment dan apartemen itu sendiri. Apartemen ini terletak di lokasi yang dekat dengan akses tol Bogor – Jakarta, Jalan Raya Bogor – Jakarta, BORR (Bogor Outer Ringroad) dan pusat wisata.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

5 Tips untuk Bisa Sukses Bekerja Sambil Kuliah Kelas Karyawan

Kuliah Kelas Karyawan

Belakangan ini sering kita temukan mahasiswa yang mengambil kuliah kelas karyawan. Kuliah sambil kerja dilakukan orang banyak pada saat ini dengan berbagai alasan.

Mayoritas perusahaan di Indonesia masih mementingkan gelar pendidikan. Semakin tinggi jenjang kuliah, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan gaji dan jabatan tinggi. Umumnya, gelar kita akan berbanding lurus dengan gaji yang didapat.

Namun, tak semua orang bisa mengenyam pendidikan tinggi. Karena masalah ekonomi, tak jarang tamatan SMA memilih tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Banyak yang langsung terjun ke dunia kerja karena tidak punya cukup dana untuk melanjutkan kuliah.

Akibat persaingan yang keras dalam berkarir, karyawan dituntut memiliki level pendidikan yang cukup. Untuk beberapa level jabatan, latar belakang pendidikan akan menjadi pertimbangan.

Sebanyak apapun pengalaman seseorang, bisa kalah untuk naik jabatan dengan orang lain yang memiliki pendidikan lebih tinggi.

Ketika sudah mengalami hal seperti ini, banyak orang yang baru sadar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.

Demi karir dan pendapatan, tak ada pilihan lain untuk kuliah lagi dan mendapatkan gelar yang lebih tinggi.

Bagi para pekerja, tak perlu khawatir membagi waktu untuk menjalankan aktivitas kuliah sambil bekerja. Kini banyak universitas yang menawarkan kuliah kelas karyawan.

Ketahui dulu serba-serbi kuliah sambil kerja jika ambil kelas karyawan

Apa sebenarnya kuliah kelas karyawan? Apa yang membedakannya dengan perkuliahan biasa? Mungkin pertanyaan-pertanyaan tersebut ada dalam benak para pekerja yang berminat untuk kuliah lagi.

Karena diperuntukan bagi pekerja, kuliah kelas karyawan tentu memberikan perlakuan khusus bagi para mahasiswanya, terutama soal fleksibilitas.

Meski fleksibel, bukan berarti kita bisa melakukan aktivitas kuliah semau kita. Tak jarang karyawan yang berhenti di tengah jalan ketika sedang menempuh perkuliahan. Sulitnya membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan kerap dijadikan alasan.

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah sambil bekerja, sebaiknya ketahui dulu secara rinci serba-serbi kuliah kelas karyawan berikut ini.

Waktu perkuliahan

Jika kuliah reguler dimulai dari pagi hingga sore hari, lain halnya dengan kuliah kelas karyawan. Karena mayoritas mahasiswa bekerja dari pagi hingga sore hari, waktu perkuliahan di kelas karyawan menyesuaikan dengan jam kerja.

Biasanya kegiatan belajar mengajar dilakukan pada malam hari dan tidak berlangsung selama lima hari penuh. Tentu hal ini dilakukan agar tidak menganggu jadwal para mahasiswa.

Tugas yang diberikan

Status sebagai karyawan tidak seketika membuat mahasiwa kelas karyawan terbebas dari tugas. Tentu dosen tetap memberikan sejumlah tugas untuk memenuhi syarat kelulusan.

Namun jangan khawatir, biasanya dosen lebih banyak memberikan tugas kelompok dan cenderung menoleransi keterlambatan pengumpulan tugas.

Lama studi

Lamanya waktu kuliah kerap membuat orang mempertimbangkan kembali untuk melanjutkan studi. Sebenarnya saat ini sudah banyak kampus yang menawarkan kelas karyawan dengan masa perkuliahan yang singkat.

Biasanya tergantung dari jumlah SKS yang diambil atau gelar yang sudah dimiliki sebelumnya. Jika kita punya sudah punya gelar diploma, tentu masa tempuh kuliah akan lebih singkat dibandingkan dengan orang yang berijazah SMA.

Strategi bisa sukses bekerja sambil kuliah kelas karyawan

Kuliah sambil bekerja memang terasa berat awalnya. Pekerjaan kantor sekaligus tugas kuliah yang datang bertubi-tubi tak ada habisnya rasanya membuat kita ingin menyerah saja.

Tak perlu panik, semua bisa dijalankan asal kita disiplin dan pintar mengaturnya. Berikut tips sukses bekerja sambil kuliah agar keduanya bisa berjalan dengan lancar.

  1. Beritahu atasan bahwa kita berencana untuk melanjutkan kuliah
    Sebelum memilih universitas yang tepat, hal yang pertama kali harus dilakukan adalah memberitahukan atasan dan perusahaan bahwa kita memiliki rencana untuk melanjutkan kuliah. Tak perlu sungkan karena biasanya perusahaan justru akan mendukung.

    Pasalnya, pengetahuan karyawan yang meningkat tentu akan turut mengembangkan perusahaan ke arah yang lebih baik. Kita juga akan semakin mudah untuk meminta izin yang berkaitan dengan perkuliahan ketika perusahaan mengetahui rencana ini.

  2. Pilih universitas yang membuka kelas karyawan di hari Sabtu & Minggu
    Tugas utama kita sebagai karyawan adalah mematuhi peraturan yang dibuat perusahaan, salah satunya soal waktu. Ketika karyawan memiliki peran ganda sebagai mahasiswa, wajib hukumnya untuk bisa membagi waktu dengan cermat.

    Sesuaikan jadwal pulang kantor dengan jadwal masuk kelas perkuliahan. Jika biasanya jam pulang kantor pukul 17.00, pilih kampus yang memiliki jadwal kuliah mulai dari pukul 18.00. Jangan lupa juga untuk pertimbangkan waktu tempuh dari kantor ke kampus.

    Apabila kantor tempat kita bekerja memiliki jam kantor yang tidak pasti, sebaiknya pilih universitas yang membuka kelas karyawan di hari Sabtu dan Minggu. Sehingga kita tak perlu kepusingan membagi jadwal kerja dan kuliah.

  3. Pilih jurusan yang sejalan dengan profesi yang ditekuni
    Akan lebih baik jika kita memilih jurusan kuliah yang sejalan dengan profesi yang dijalani saat ini. Kita bisa lebih mudah saat menjawab pertanyaan seputar teori perkuliahan karena sudah pernah mempraktekannya sebelumnya.

    Begitu juga saat mengerjakan pekerjaan kantor, kita bisa terbantu dengan ilmu yang didapat dari pelajaran di kampus. Hal ini tentunya juga baik untuk perkembangan karir di kantor.

  4. Hitung biaya kuliah
    Pertimbangan biaya kuliah juga tidak kalah penting. Cari informasi selengkapnya tentang biaya masuk dan biaya kuliah tiap semesternya.

    Sebagai contoh, Lala ingin melanjutkan kuliah di jurusan bisnis dengan biaya masuk Rp 10 juta dan biaya per semester Rp 8 juta. Maka Caca harus menyiapkan Rp 10 juta di awal dan menyisihkan kurang lebih Rp 1,3 juta dari gajinya per bulan untuk membayar biaya kuliah satu semester.

  5. Gak cukup bujet? Banyak pilihan tempat kuliah kelas karyawan berbiaya murah
    Kuliah kelas karyawan kerap memberi tarif lebih mahal dibandingkan kelas reguler. Ini merupakan hal yang wajar mengingat pihak kampus harus menentukan jadwal mahasiswa, jadwal dosen, hingga kurikulum yang paling memudahkan mahasiswa.

    Namun jangan patah semangat dulu jika sumber penghasilan tidak mencukupi biaya kuliah tiap bulannya. Jika ditelusuri lebih cermat lagi, banyak universitas yang berkualitas namun harganya masih terjangkau. Misalnya Universitas Terbuka yang kini sudah menjadi universitas negeri. Biaya per semesternya bahkan tidak mencapai Rp 3 juta.

    Manfaatkan juga fasilitas beasiswa yang diberikan beberapa kampus. Bahkan tak jarang universitas yang menyediakan beasiswa hingga 100% untuk mahasiswa kelas karyawan.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Jadi “Kutu Loncat” dan Menekuni Bidang Baru, Kenapa Gak? Terapkan 5 Triknya Berikut Ini

Kutu Loncat

Gak semangat berangkat kerja? Gak pernah bisa memenuhi target? Mungkin inilah saatnya untuk pindah kerja dan menekuni bidang baru. Gak apa-apa deh dibilang “kutu loncat”!

Sebagai karyawan, pindah kerja ke perusahaan baru pasti menjadi tantangan yang menarik sekaligus mendebarkan.

Tantangan itu makin besar ketika memutuskan pindah ke bidang baru. Dari awalnya di dunia hiburan malam, terus terjun ke industri perbankan, misalnya.

Sudah rekan kerja baru, garapan yang perlu diselesaikan pun lain dibanding sebelumnya. Makanya, keputusan pindah kerja dan menekuni bidang baru sering kali sulit sekali rasanya.

Meski begitu, terkadang jalan inilah yang mesti ditempuh demi menyelamatkan karier. Ibaratnya seperti mau menikah, bila kamu berniat merintis jalan baru ini, mesti siap lahir dan batin.

Beberapa tips berikut ini mungkin bisa diterapkan ketika hendak pindah kerja ke industri baru:

1. Sebelum jadi “kutu loncat”, ketahui basic knowledge bidang baru

Gak perlu jadi pakar di bidang baru yang akan ditekuni. Cukup ketahui pengetahuan dasar alias basic knowledge di industri tersebut.

Perbanyak baca-baca buku tentang bidang yang akan digeluti. Browsing Internet juga buat cari informasi sebanyak-banyaknya.

Gak kalah penting, banyak bergaul dengan orang-orang di industri itu agar lebih dekat dengan lingkungan kerja yang baru.

Misalnya sebelumnya jadi sales asuransi, kemudian pindah jadi sales executive perusahaan media massa. Selain teknik marketing, harus diketahui kode etik jurnalistik agar pemasaran yang dilakukan tetap berjalan di koridor yang seharusnya.

2. Bener-bener berkomitmen untuk pindah kerja

Kalau pindah kerja ke bidang baru, jangan setengah-setengah. Mesti berkomitmen sepenuhnya sehingga pengorbanan gak sia-sia.

Coba karier di bidang sebelumnya dijadikan bahan evaluasi. Dari situ, tingkatkan level kemampuan diri agar lebih berhasil di dunia kerja yang baru.

3. Siap mulai dari nol

Berhubungan dengan poin nomor dua, komitmen itu diwujudkan dengan kemauan memulai karier dari nol lagi. Misalnya sebelumnya jadi supervisor, sekarang mungkin jadi staf dulu. Sambil bekerja, teruslah belajar agar karier gak terhambat.

Karena merangkak dari bawah lagi, ada kemungkinan gaji pun lebih rendah daripada sebelumnya. Kita mesti siap bila memang itulah yang terjadi. Kalau benar-benar berkomitmen, gaji pasti bertambah seiring dengan prestasi kerja.

4. Mau nerima kritik

Sebagai bagian dari pembelajaran, kritik pasti datang. Tugas kita adalah menerima kritik tersebut dan menjadikannya motivasi perbaikan diri.

Namun bukan mustahil kritik itu berupa celaan dari orang tertentu. Gak perlu bawa perasaan atau “baper” deh, biarkan omongan itu masuk telinga kanan dan keluar dari telinga kiri. Kita hanya perlu memilah mana kritik yang kira-kira memang penting dan mana yang cuma bully.

5. Gak gengsi

Kemampuan untuk beradaptasi diperlukan ketika bergelut dengan lingkungan kerja yang baru. Biar adaptasi lancar, buang jauh-jauh rasa gengsi.

Kalau perlu, lihat film Warkop DKI zaman dulu yang berjudul “Gengsi Dong” biar tahu bagaimana rasa gengsi itu bikin buntung. Gengsi kok dipelihara. Kambing itu dipelihara, biar gemuk.

“Jaim” alias jaga imej juga gak perlu dilakukan. Terbuka saja, sebisa mungkin cari kenalan baru sebanyak-banyaknya. Tapi jangan sampai kelewat supel juga. Bisa-bisa dianggap SKSD atau sok kenal sok dekat dan nanti malah dijauhi.

Wajar saja, berikan salam perkenalan, jabat tangan dan ucapkan nama. Saat jam makan siang, bergabunglah dalam obrolan. Jangan menyendiri terus kayak orang baru putus cinta!

Sejatinya, setiap lingkungan kerja memberikan peluang bagi kita untuk berkembang dan mencerahkan masa depan. Namun kadang peluang itu tertutup oleh pihak lain atau gak kelihatan karena faktor tertentu.

Dalam kondisi seperti itu, jadi kutu loncat dengan pindah kerja dan menekuni bidang kerja lainnya bisa jadi solusi. Namun bukan berarti setelah pindah kerja terus karier jadi melesat. Semuanya kembali kepada kita, mampu gak mengasah diri untuk memberikan kinerja yang super dan melapangkan karier.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

Ini Simulasi Cicilan Kredit Kalau Kamu Mau Beli Mitsubishi Xpander

Mitsubishi Motors Corporation baru saja meluncurkan mobil yang bernama Mitsubishi Xpander. Mobil ini bisa dibilang masuk ke dalam kelas MPV. Hanya saja beda sama MPV lain di pasaran, Xpander dinilai punya cita rasa SUV yang kental.

Dari sisi ketangguhan dan eksteriornya, sejumlah media bahkan menyebut mobil yang dipampang di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017 (GIIAS) ini dengan sebutan “Baby Pajero”.

Pasti sudah tahu dong sama yang namanya Pajero. SUV yang keren itu merupakan salah satu produk andalan pabrikan mobil asal Jepang ini. Kalau Xpander disebut “Baby Pajero”, berarti ketangguhannya mirip-miriplah.

Nah sekarang, apakah Xpander itu bisa dikategorikan sebagai mobil yang pas buat Urbaners dari sisi biaya perawatan dan lainnya? Ayo, kita simak ulasannya lebih lanjut di bawah ini!

1. Penampilan Mitsubishi Xpander yang gagah

Sejatinya, mobil ini adalah perpaduan MPV dan SUV. Jadi wajar kalau kelihatan gagah dan kekar. Wajah depan Xpander didesain dengan konsep dynamic shield, desain yang pernah dipakai Pajero dan Outlander.

Pilihan warnanya juga ada lima, yaitu hitam, putih mutiara, silver, abu-abu metalik dan merah metalik. Kalau kamu berniat ambil yang termurah, pilihannya cuma warna hitam dan putih mutiara saja.

Selain itu, ground clearance Mitsubishi Xpander juga cukup tinggi. Amanlah dipakai buat menerjang medan berat saat di perjalanan jauh.

2. Interior

Bicara soal interior, Mitsubishi Xpander punya kabin yang luas. Mobil ini juga merupakan mobil seven-seater yang joknya terbuat dari bahan sintetik. Katanya, interior Xpander juga dibuat lebih luas ketimbang kompetitornya. Jadi, pas banget nih buat kamu yang memang mencari mobil keluarga yang berdesain gagah!

3. Mesin

Karena ini adalah Baby Pajero, maka kapasitas mesinnya juga lebih kecil dan irit. Mitsubishi Xpander menggunakan mesin empat silinder 1.5L Mivec DOHC. Ada dua transmisi yang bisa kamu pilih yaitu, otomatis dengan empat percepatan atau manual dengan lima percepatan.

Bila dilihat dari kapasitas mesinnya, pas lah tentunya buat jadi kendaraan operasionalmu sehari-hari. Sebab, 1.500 cc masih terhitung irit.

4. Harga

Nah kalau bicara soal harga, ini tergantung dari tipe apa yang akan kamu beli. Mitsubishi Xpander punya enam tipe, yaitu Ultimate alias tipe tertinggi, diikuti dengan Sport, Exceed manual dan otomatis, GLS, serta GLX alias yang paling murah.

Ultimate harganya paling mahal, yaitu Rp 245 juta dengan transmisi otomatis. Adapun GLX merupakan varian dengan harga paling murah, yakni Rp 189 juta.

Varian GLS dan GLX cuma tersedia yang manual. Kalau kamu mau beli Mitsubishi Xpander dengan transmisi otomatis termurah, kamu harus memilih tipe Exceed yang harganya Rp 224 juta

Bila ingin membeli mobil ini dengan cicilan, gimana ya skemanya?

Membeli mobil ini dengan tunai tentu bakal terasa berat. Nah, beruntung nih sekarang udah ada yang namanya kredit mobil. Kamu cuma perlu kumpulkan uang muka 20 persen dari harga mobil dan mobil pun bisa kamu bawa pulang.

Misalnya kamu memutuskan untuk membeli Xpander GLX yang harganya Rp 189.050.000. Kamu pun memilih leasing dengan tenor 60 bulan. Sebelumnya mari kita hitung dulu berapa DP (uang muka) yang harus kamu bayar, sekaligus jumlah pinjamannya.

Harga mobil: Rp 189.050.000

DP: 189.050.000 x 20% = Rp 37.810.000

Jumlah pinjaman = Rp 151.240.000

Leasing memberlakukan suku bunga flat, yaitu 6,19 persen per tahun. Maka, kurang lebih skema cicilannya seperti ini:

kredit-mitsubishi-xpander

Berdasarkan skema perhitungan di atas, maka kamu harus mengeluarkan uang sebesar Rp 3,3 juta untuk mencicil mobil ini. Ingat ya, idealnya, sebuah cicilan gak boleh lebih dari 30 persen pendapatan per bulanmu, termasuk kalau kamu sedang berniat beli hunian modern seperti apartemen.

So, minimal kamu harus punya gaji Rp 11 juta kalau mau nyicil Mitsubishi Xpander termurah. Kalau gaji belum sampai segitu? Mendingan pikir-pikir lagi deh. Tentu masih ada kebutuhan yang lebih penting untuk dicukupi ketimbang maksa beli mobil kan? Masih lebih penting kebutuhan hunian seperti apartemen dong.

Intinya, jangan maksa beli mobil jika kondisi finansial emang belum mencukupi. Tapi kalau memang sanggup, langsung deh: bungkus.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.